Wali Kota Christian Widodo: Hadirkan Pemerintah yang Peduli Umat Lewat Dukungan Pembangunan Gereja St. Andreas Lasiana
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 24 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, kembali menegaskan komitmennya membangun Kota Kupang yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan bantuan sosial senilai Rp 100 juta untuk pembangunan Gereja Kuasi Paroki St. Andreas Lasiana pada Minggu (23/11/2025).
Penyerahan dilakukan bertepatan dengan Misa Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam dan Hari Orang Muda Sedunia yang dipimpin oleh Pater Metodius Bria, CMF. Hadir mendampingi Wali Kota, Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, beserta jajaran Pemerintah Kota Kupang.
Sejak awal masa kepemimpinannya, Wali Kota Christian Widodo menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bantuan untuk rumah ibadah, pelayanan sosial, dan dukungan bagi masyarakat tidak akan dikurangi meski pemerintah kota sedang menjalani efisiensi anggaran besar-besaran.
Langkah efisiensi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Keuangan yang meminta penyesuaian belanja daerah hingga 50 persen.
Salah satu bentuk keberanian mengambil keputusan strategis adalah tidak membeli mobil dinas baru bagi pimpinan, meskipun hal tersebut lazim dilakukan dalam satu periode kepemimpinan.
“Biasanya satu periode itu pasti beli mobil baru. Tapi kami putuskan tidak beli. Satu mobil menghemat 800 juta. Dengan tidak membeli lima mobil, kami hemat 4 miliar rupiah,” ujarnya disambut tepuk tangan umat.
Penghematan tersebut dialihkan sepenuhnya untuk kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan rumah ibadah, bantuan sosial langsung, serta program pemberdayaan yang menyentuh kelompok-kelompok kecil di masyarakat.
Wali Kota Christian Widodo juga mengangkat kebanggaan Kota Kupang yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu dari empat kota paling cinta damai dan inklusif di Indonesia versi Kompas TV, serta kembali masuk dalam daftar 10 kota dengan indeks toleransi terbaik di Indonesia.
“Ini bukan kerja kami sendiri. Ini buah kerja sama antara gereja, masjid, pura, dan semua elemen masyarakat. Kupang damai karena kita saling menjaga,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya tentang fisik, tetapi tentang membangun ruang yang nyaman, aman, sehat, dan menyatukan semua umat.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menegaskan bahwa masa kepemimpinannya akan terus ditandai oleh kolaborasi lintas agama dan gotong royong antarwarga.
“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama. Kota Kupang memilih berjalan bersama,” ucapnya.
Ia pun mengajak kaum muda untuk terus menjadi motor pembawa persaudaraan dan kedamaian.
Pastor Kuasi Paroki St. Andreas Lasiana, RD Hironimus Nitsae, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Pemkot Kupang terhadap pembangunan gereja mereka.
Ia menjelaskan bahwa Gereja St. Andreas menaungi 6 wilayah, 21 lingkungan, dan lebih dari 3.300 jiwa umat yang setiap hari membutuhkan ruang pelayanan yang layak dan nyaman.
“Kami sangat bersyukur. Ini bukti perhatian pemerintah terhadap umat. Terima kasih banyak Bapak Wali Kota, Ibu Wakil, dan seluruh jajaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini menjadi penyemangat besar bagi seluruh umat, terutama menjelang perayaan Pesta Pelindung St. Andreas yang akan segera dirayakan. *** (Mario Langun/ADV).
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar