Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Modus Baru, Demi Menguntit Dana Desa Oknom Camat di Sumenep Jadi Makelar Jasa Wibsite

Modus Baru, Demi Menguntit Dana Desa Oknom Camat di Sumenep Jadi Makelar Jasa Wibsite

  • account_circle Putu Sta
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Oknom camat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mewajibkan setiap kepala desa harus membayar belasan juta rupiah dengan alasan untuk pembuatan website desa.

Pasalnya, oknom camat tersebut terkesan memaksa bahkan mengancam, jika pembayaran itu tidak dipenuhi oleh kepala desa akan mempersulit ketika ada kepentingan yang melibatkan dengan dengan camat.

“Saya tidak mau ribet, iya mau gimna lagi kalau wajib membayar. isunya jika tidak mengikuti, akan dipersulit kalau ada urusan dengan pak camat, iya kami bayar langsung belasan juta” ujar, salah satu perangkat desa, yang namanya tidak mau publish. (31/10/2025).

Bombom. nama samaran Salah satu Kepala Desa di Kabupaten Sumenep. mengeluhkan terhadap aturan yang terkesan dipaksakan oleh oknom camat. Karena anggaran belasan juta tersebut menggunakan dana milik desa yang seharusnya lebih bermanfaat digunakan program yang bisa manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

“belasan juta itu tidak sedikit, karena mendengar dari teman, untuk bikin website biayanya kurang lebih hanya menghabiskan 5 juta, itu kata teman yang yang pengalaman di IT” Pungkas Bombom, saat diwawancarai melalui no WhatsApp oleh media ini. (1/11/2025).

Dipastikan kepala desa di kecamatan ini bayar semua?, karena mereka kwatir akan dipersulit jika nantinya ada pekerjaan atau kebijakan yang berhubungan dengan camat.

Untuk diketahui, desa diwajibkan memiliki website sebagai bagian dari sistem informasi pembangunan desa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Website desa berfungsi sebagai sarana transparansi anggaran, informasi publik, promosi potensi desa, pelayanan administrasi, dan pusat data yang dapat diakses oleh masyarakat.

Sementara, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. memiliki 334 desa dan kelurahan yang terbagi dalam 27 kecamatan. Dengan adanya undang-undang tersebut diduga dijadikan bancakan dalam meraup uang desa oleh oknom camat yang tidak bertanggung jawab dengan modus pembiayaan pembuatan website

  • Penulis: Putu Sta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Kawasan Pelabuhan Dumai Laksanaka Giat Perawatan Dan Pengecekan Pertanian Mandiri

    Polsek Kawasan Pelabuhan Dumai Laksanaka Giat Perawatan Dan Pengecekan Pertanian Mandiri

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Dumai, JARRAKPOS.COM – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Dumai terus menunjukkan komitmennya melalui kegiatan pertanian mandiri berbasis hidroponik. Pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, personel Polsek Kawasan Pelabuhan melaksanakan kegiatan perawatan dan pengecekan bibit hidroponik tahap II di halaman Mako Polsek Kawasan Pelabuhan, Jalan Datuk Laksamana, Kelurahan […]

  • Bukan Sekadar Ukur, PLN UPK Timor Pastikan Lingkungan Kerja Aman bagi Pekerja

    Bukan Sekadar Ukur, PLN UPK Timor Pastikan Lingkungan Kerja Aman bagi Pekerja

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 76
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Keselamatan kerja tidak dimulai ketika kecelakaan terjadi, tetapi jauh sebelumnya, melalui langkah-langkah pencegahan. Prinsip itulah yang terus diperkuat PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor melalui kegiatan Pengukuran Lingkungan Kerja yang dilaksanakan di lingkungan kerja PLN UPK Timor. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, nyaman, […]

  • Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Ukir Prestasi Nyata, Potensi Jangan Sekadar Mimpi

    Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Ukir Prestasi Nyata, Potensi Jangan Sekadar Mimpi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com –Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu terus menggugah semangat generasi muda di Bengkulu untuk mengoptimalkan potensi diri dan meraih prestasi nyata. Melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Samsir, S.E., M.E., Dispora menyampaikan pesan motivasi kepada generasi muda untuk berani mengembangkan diri dan meraih mimpi. “‘Pemuda Bengkulu memiliki potensi luar biasa. Jangan biarkan potensi itu […]

  • Disini Tempat Makan Bebek Enak di Magelang

    Disini Tempat Makan Bebek Enak di Magelang

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dunia kuliner Magelang kembali diramaikan dengan hadirnya Warung Bebek Kendil Lamongan Spesial Sambel Korek. Mereka kini siap memanjakan lidah para pecinta kuliner pedas. Warung ini berlokasi strategis di Jalan Magelang–Yogyakarta, tepatnya di sebelah pintu masuk Makam Cina Salam, Rename, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Lokasinya yang mudah dijangkau membuat tempat ini menjadi salah satu […]

  • Jeje Ritchie Ismail Sikat Gratifikasi ASN di Bandung Barat 

    Jeje Ritchie Ismail Sikat Gratifikasi ASN di Bandung Barat 

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas praktik korupsi di lingkungan birokrasi. Langkah tegas itu ditandai dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor 1294 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pelaporan Gratifikasi oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis Pemkab Bandung Barat dalam membangun tata […]

  • Korban Banjir Gunung Merapi Belum Ditemukan, Harapan Keluarga Pupus

    Korban Banjir Gunung Merapi Belum Ditemukan, Harapan Keluarga Pupus

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Harapan keluarga untuk menemukan Hasyim, korban banjir lahar hujan Gunung Merapi di Sungai Senowo, akhirnya pupus. Basarnas resmi menghentikan operasi pencarian setelah tujuh hari upaya tanpa hasil, Senin (9/3/2026). Hasyim, satu dari dua korban yang belum ditemukan, diketahui baru lima bulan menikah. Dan sang istri kini tengah mengandung empat bulan. Kehilangan ini menjadi […]

expand_less