Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wahyu Hidayah antar Kuningan Masuk Enam Besar PNS Jabar, Melaju di Tingkat Nasional

Wahyu Hidayah antar Kuningan Masuk Enam Besar PNS Jabar, Melaju di Tingkat Nasional

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dikenal sebagai sosok ASN yang penuh dedikasi, inovatif, dan memiliki daya jejaring luas. Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Kuningan, tengah menjalani tahap penting dalam kompetisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berprestasi Jawa Barat 2025.

Inovasi bertajuk “Strategi Regenerasi Petani dalam Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan di Era Modern” yang digagasnya diuji melalui visitasi lapangan oleh tim juri di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Jumat (3/10/2025).

Visitasi tersebut dihadiri tim penilai dari berbagai perguruan tinggi ternama di Jawa Barat, yaitu Prof. H. Agus Ahmad Safei (UIN SGD Bandung), Prof. H. Karim Suryadi (UPI Bandung), Prof. Ridwan Sutriadi (ITB), dan Dr. Ferry Hadiyanto (Unpad Bandung).

Kehadiran mereka didampingi jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat sesuai Surat Kepala BKD Nomor: 2386/KPG.03.06/PKAP tanggal 10 September 2025.

Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKD Jabar, Nenden Tatin Maryati, S.STP., M.A.B., mengatakan, bahwa Pak Wahyu saat ini sudah berada di tahap ketiga dari 264 kandidat yang ikut serta dalam tiga kategori PNS Berprestasi Jabar 2025.

“Pak Kadis Wahyu masuk kategori inovatif, dan saat ini bersama sembilan kandidat lain disaring menjadi enam besar. Nantinya akan ada tahap adu gagasan, seperti debat kepala daerah, sebelum dipilih juara 1, 2, dan 3 untuk Anugerah PNS Berprestasi 2025,” jelas Nenden.

Nenden juga menekankan bahwa visitasi ini bukan sekadar mendengarkan paparan Wahyu, melainkan mendalami testimoni dari berbagai pihak, baik atasan, bawahan, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, hingga media.

“Jadi yang diuji hari ini bukan hanya Pak Wahyu, tapi juga para bobotoh atau pendukungnya,” ujarnya disambut tepuk tangan audiens.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan testimoni langsung di hadapan tim penilai. Ia menyebut Wahyu Hidayah sebagai sosok ASN yang penuh dedikasi, inovatif, dan memiliki daya jejaring luas.

“Sejak lama saya kenal beliau, dari masih Kabid di Bappeda hingga kini dipercaya menjadi Kadis Pertanian sekaligus Pj Sekda. Saya tidak heran ketika nama Pak Wahyu diajukan sebagai kandidat PNS Berprestasi Jabar 2025. Beliau tipikal ASN yang tidak pernah diam, selalu menciptakan inovasi-inovasi baru, dan pandai membangun kolaborasi,” ungkap Bupati.

Bupati juga menegaskan, di tengah keterbatasan APBD, Wahyu mampu melakukan lobi dan membuka jejaring ke kementerian, sehingga Kabupaten Kuningan mendapatkan berbagai bantuan, mulai dari alsintan, bibit, hingga program strategis lain.

“Bukan hanya pintar menyusun pandai program dan menjalankannya, tapi juga punya daya jelajah tinggi. Ini sangat penting bagi seorang kepala dinas di era sekarang,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati mengapresiasi terobosan Wahyu yang berhasil menarik minat generasi muda ke sektor pertanian. “Hari ini kita bisa melihat lebih dari 60 kelompok petani milenial dengan 685 anggota aktif. Ini bukti nyata transformasi pertanian dari yang konvensional menuju modern,” ungkapnya.

Menurutnya, langkahnya menjadikan petani profesi yang menjanjikan dan membalik stigma lama bahwa petani itu identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan.

Di akhir testimoni, Bupati menyampaikan keyakinannya bahwa Wahyu Hidayah layak meraih penghargaan ASN tingkat Jawa Barat. “Pak Wahyu sudah membuktikan inovasinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dikatakan Bupati Dian, bahwa prestasi ini bukan akhir, tapi awal semangat baru untuk terus berkarya demi Kabupaten Kuningan. “Khairunnas anfa‘uhum linnas – sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dan kami kira Pak Wahyu sudah membuktikannya,” ungkapnya.

Adapun inovasi Wahyu hadir dari keprihatinan akan krisis regenerasi petani di Kuningan, di mana lebih dari 60% petani berusia di atas 45 tahun sementara minat generasi muda rendah.

Ia merancang solusi integratif dari hulu ke hilir berupa pelatihan sekolah lapang bagi petani muda, distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan), penguatan peran Kelompok Wanita Tani (KWT), serta pemasaran digital dan fisik melalui Pasar Tani Milenial dan Masagi Mart.

Hasil nyata pun mulai terlihat. Hingga kini terbentuk lebih dari 60 kelompok petani milenial, distribusi 80 unit alsintan, serta partisipasi 685 petani muda aktif. Dampaknya, pendapatan dan produktivitas petani meningkat hingga 20 persen, serta muncul citra positif bahwa profesi petani bisa modern dan menjanjikan.

Wahyu menegaskan inovasi ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan gerakan nyata. “Saya ingin memastikan regenerasi petani berjalan, bukan hanya di Kuningan, tapi bisa direplikasi lebih luas, bahkan menjadi model nasional,” tegasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, perjalanan Wahyu Hidayah menuju enam besar PNS Berprestasi Jabar 2025 kini tinggal menunggu hasil penilaian tahap visitasi. Jika lolos, ia berkesempatan melangkah ke final dan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional dalam Anugerah ASN. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebut Jurnalis “Londo Ireng”, Pernyataan Presiden Prabowo Memicu Aksi Damai Ratusan Wartawan di Kuningan

    Sebut Jurnalis “Londo Ireng”, Pernyataan Presiden Prabowo Memicu Aksi Damai Ratusan Wartawan di Kuningan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com –  Gelombang protes atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut profesi jurnalis sebagai “Londo Ireng” sampai ke daerah. Ratusan jurnalis dari berbagai organisasi dan aliansi media menggelar aksi damai di depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin (03/08/2026). ​Massa aksi berkumpul untuk menyampaikan aspirasi dan sikap tegas menolak tuduhan serta stempel negatif […]

  • Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud di Kegiatan BSMSS Desa Cimenga

    Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud di Kegiatan BSMSS Desa Cimenga

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali diwujudkan melalui pembukaan resmi kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Kodim 0615/Kuningan Tahun Anggaran 2026. Acara pembukaan dilaksanakan di Dusun Ciawitali Blok Pamugaran, Desa Cimenga, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Rabu (13/6/2026). Kegiatan utama yang dikerjakan dalam program BSMSS tahun ini adalah pengerasan jalan […]

  • Ketua DPRD: Pancasila Sebagai Bintang Penuntun Dalam Merumuskan Setiap Kebijakan.

    Ketua DPRD: Pancasila Sebagai Bintang Penuntun Dalam Merumuskan Setiap Kebijakan.

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 123
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Pada momen peringatan Hari Lahir Pancasila para anggota DPRD Kabupaten Cirebon hadir mengikuti upacara bersama Pemerintah Daerah yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Cirebon. Kehadiran DPRD dalam peringatan tersebut sebagai bentuk komitmen kelembagaan bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pancasila yang lahir pada 1 Juni 1945 memiliki tonggak sejara yang diperingati oleh seluruh elemen […]

  • Sebuah Rumah Tempat Usaha Kebakaran Menimbulkan Dua Orang Korban Luka Bakar.

    Sebuah Rumah Tempat Usaha Kebakaran Menimbulkan Dua Orang Korban Luka Bakar.

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 176
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kebakaran rumah yang sekaligus tempat usaha milik seorang warga yang bernama Eko Tomihartono yang beralamat di Blok Grogol RT/RW 004/003, Desa Grogol , Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Kamis 26 Maret 2026. Menurut informasi dari salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, kebakaran  terjadi diduga dari konsleting listrik yang berada […]

  • Cegah Sengketa Tanah, DPKPP dan BPN Kabupaten Cirebon Gelar Penyuluhan Hukum di Kapetakan

    Cegah Sengketa Tanah, DPKPP dan BPN Kabupaten Cirebon Gelar Penyuluhan Hukum di Kapetakan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 116
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) menggelar penyuluhan hukum pertanahan. Kegiatan ini bertujuan mencegah sengketa dan konflik pertanahan di masyarakat. Penyuluhan berlangsung di Aula Caruban, Balai Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Kamis 18/6/2026. Acara ini juga berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Cirebon. Hadir […]

  • Try Sutrisno Meninggal Dunia

    Try Sutrisno Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pagi. Try Sutrisno mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat, sekitar pukul 06.58 WIB. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. “Benar,” kata Prasetyo melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Senin […]

expand_less