Usman Husin Cup III Resmi Bergulir di Rote Ndao, Dibuka Langsung Kapolres Henry Irawan: 48 Tim Berebut Piala Bergilir
- account_circle Mario
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Geliat sepak bola di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bergema. Turnamen Usman Husin Cup III Tahun 2026 resmi bergulir pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan melibatkan 48 tim yang akan bersaing memperebutkan piala bergilir.
Turnamen yang diinisiasi Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, ini dibuka langsung oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Kehadiran turnamen ini bukan sekadar menghadirkan persaingan antarklub. Lebih dari itu, Usman Husin Cup III menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, menyalurkan bakat, membangun mental bertanding, sekaligus mempererat persaudaraan melalui olahraga.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi PKB, Melkianus Frans Haning; tokoh masyarakat yang juga mantan Wakil Bupati Rote Ndao, Bernad Pele; serta tokoh agama, Pdt. Jois R. Tulle, M.Th., Ketua Majelis Jemaat Betania Ba’a.
Partai pembuka mempertemukan Mutiara Hitam Landu melawan Mataboen FC. Laga tersebut menandai dimulainya persaingan 48 tim yang akan berjuang melewati lawan masing-masing demi melangkah ke babak berikutnya dan membawa pulang piala bergilir.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, mengingatkan para pemain dan masyarakat agar menjaga sportivitas serta keamanan selama turnamen berlangsung.
Ia mempersilakan masyarakat memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing, tetapi menegaskan bahwa keamanan harus tetap menjadi prioritas.
“Yang kami harapkan dari masyarakat Rote Ndao dan para pemain sepak bola adalah menjunjung tinggi sportivitas. Apabila ada suporter, silakan memberikan dukungan, tetapi tetap menjaga keamanan. Keamanan jauh lebih penting. Kami mengucapkan selamat bertanding,” demikian pesan Kapolres Henry Irawan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan dan kekalahan. Sikap saling menghormati, menerima hasil pertandingan, dan menjaga persaudaraan merupakan bagian penting dari kompetisi yang sehat.
Bagi Usman Husin, turnamen ini diharapkan menjadi salah satu jalan untuk membuka ruang bagi anak-anak muda Rote Ndao agar dapat berkembang melalui olahraga sepak bola.
Usman Husin Cup III diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan sepak bola daerah sekaligus menyediakan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, bakat, dan kemampuan mereka.
“Saya berharap Usman Husin Cup III ini menjadi wadah bagi anak-anak muda Rote Ndao untuk mengembangkan bakat, mengasah kemampuan, dan meraih prestasi melalui sepak bola,”
“Kita ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk menyalurkan energi dan potensi mereka ke kegiatan yang positif. Dari lapangan sepak bola, mereka bisa belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan menghargai orang lain. Karena itu, saya berharap seluruh pemain menjunjung tinggi sportivitas dan tetap menjaga persaudaraan meskipun berbeda tim,” ucap Usman.
Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak merupakan fasilitas olahraga publik yang berada di Kelurahan Namodale. Selain digunakan untuk pertandingan sepak bola, lapangan umum tersebut juga menjadi tempat berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Keberadaan lapangan umum memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi ruang bersama yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga dan pembinaan talenta muda. Melalui turnamen ini, lapangan tersebut kembali menjadi tempat berkumpulnya pemain, klub, suporter, dan masyarakat dalam semangat kompetisi.
Panitia penyelenggara berharap Usman Husin Cup III berjalan sukses, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberi manfaat bagi perkembangan sepak bola dan kebersamaan masyarakat Rote Ndao.
Ketua Umum Panitia Penyelenggara, Endang Sidin, bersama Ketua Pelaksana, Derven Neolaka optimis, selain pembinaan pemain, turnamen ini diharapkan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan dimulainya pertandingan, perhatian kini tertuju pada perjuangan 48 tim yang akan berusaha memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang piala bergilir Usman Husin Cup III.
Kehadiran pemain, ofisial, suporter, dan penonton dari berbagai wilayah berpotensi meningkatkan aktivitas usaha warga, terutama pedagang makanan dan minuman serta pelaku usaha kecil di sekitar lapangan.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar