Terbongkarnya Korupsi di Bank Magelang Rp 4Miliar, Walikota Magelang: Momentum Perketat SOP
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono buka suara perihal skandal dugaan korupsi kredit fiktif di BPR Bank Magelang, perusahaan perbankan milik Pemerintah Kota Magelang.
Perkara rasuah itu merugikan keuangan negara hingga Rp 4 miliar. Kepada Kompas.com, Damar mengaku belum mengetahui secara detail konstruksi kasus korupsi kredit fiktif di Bank Magelang.
“Baru pagi tadi dikabari,” ucapnya usai menghadiri acara Dinas Sosial di Trio Azana Resort Magelang, Kamis (25/6/2026).
Dalam perkara tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Magelang menetapkan mantan Kepala Bagian Marketing Bank Magelang Suyamto sebagai tersangka.
Ia diduga meloloskan kredit senilai Rp 4 miliar kepada PT Niscala Bhumi Cundamani, meskipun komite kredit bank menyatakan kredit tidak layak dicairkan karena masalah status agunan perusahaan pengembang itu. Selain Suyamto, Kejari Kota Magelang juga menetapkan tersangka Direktur Utama PT Niscala Helmi Ismail.
Momentum Bank Magelang perketat SOP Damar menyatakan terbongkarnya kasus korupsi itu menjadi momentum Bank Magelang memperketat standard operating procedure (SOP) alias prosedur operasional standar. “Semua sudah ada SOP-nya. Taati SOP itu,” ujarnya.
Komisaris Utama BPR Bank Magelang Wawan Setiadi menyatakan menghormati penyelidikan kasus korupsi yang dilakukan Kejaksaan. Wawan, yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Magelang, tak ingin mengomentari perkara yang tengah ditangani itu.
“Pemerintah mendukung upaya penegakan hukum,” ujarnya dalam konferensi pers di Bank Magelang, Kamis.
Ia mengatakan belum bisa menyimpulkan apakah Bank Magelang kecolongan atas praktik jahat Suyamto. Manajemen bank memilih untuk mengikuti perkembangan hukum yang berlangsung. Adapun Bank Magelang telah memecat Suyamto per hari ini setelah dia ditetapkan tersangka kemarin.
Kepala Bagian Operasional Syarifah Tri Novita mengatakan Suyamto menjabat Kepala Bagian Marketing ketika meloloskan kredit ke PT Niscala. Novita mengungkapkan belakangan Otoritas Jasa Keuangan mengetahui praktik curang Suyamto dalam kasus rasuah tersebut.
“Setelah ada temuan OJK, mulai Januari (2026), Pak Suyamto kami downgrade menjadi staf marketing,” ungkapnya dalam kesempatan yang sama
Pada 13 Juni 2023, PT Niscala menerima pencairan kredit senilai Rp 4 miliar dari Bank Magelang.
Pengembang di Daerah Istimewa Yogyakarta ini semula mengajukan kredit Rp 4,5 miliar untuk proyek perumahan di Desa Mudal, Kabupaten Temanggung. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Magelang Muhammad Rosyidin mengatakan komite kredit Bank Magelang melakukan verifikasi dan penilaian agunan sebagai dasar penyetujuan kredit.
PT Niscala memberikan agunan 14 bidang tanah di Desa Mudal yang statusnya masih atas nama warga. Komite kredit tidak merekomendasikan pemberian kredit lantaran status tanah belum clear and clean.
“Komite kredit terdiri dari lima orang. Seharusnya, kalau memegang prinsip profesional dan kehati-hatian, pasti (kredit) enggak akan disetujui,” beber Rosyidin kepada media, Kamis.
Ia menyatakan, Suyamto termasuk dalam anggota komite kredit. Suyamto memerintahkan stafnya untuk memanipulasi data sehingga kredit lolos.
Kongsi jahat antara Suyamto dan Helmi Ismail terbongkar setelah Bank Magelang tidak bisa menyita dan melelang aset PT Niscala yang menjadi agunan kredit. Dengan tenor satu tahun, perusahaan itu mengalami kredit macet
Rosyidin mengungkapkan kredit tersebut jatuh tempo pada 1 Juni 2024. PT Niscala, kata dia, hanya membayar bunga sebanyak dua-tiga kali.
Proyek perumahan yang diklaim dibangun perusahaan pun tidak berjalan. Suyamto dan Helmi Ismail dijerat Pasal 603 atau Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Keduanya kini mendekam di Lapas Kelas IIA Magelang.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar