30 Siswa di Kuningan Diduga Keracunan MBG, Bupati Minta Usut Tuntas
- account_circle Ghana
- calendar_month 6 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) dan Dinas Pendidikan melakukan peninjauan langsung ke Puskesmas Ciwaru pada Senin (14/9/2026). Langkah ini diambil setelah puluhan siswa dilarikan ke puskesmas karena diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Sejak siang hingga petang hari, kondisi Puskesmas Ciwaru dipadati oleh para pasien dan orang tua siswa. Ruang pemeriksaan hingga lorong-lorong puskesmas penuh oleh 29 siswa-siswi SMPN 2 Ciwaru dan satu siswa SD Citikur. Para petugas medis tampak sibuk memasang selang infus dan tabung oksigen untuk memberikan pertolongan darurat kepada para siswa yang mengeluhkan pusing, mual-mual, hingga lemas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, H. Edi Martono, MARS, menyatakan bahwa pihak medis belum dapat menyimpulkan secara pasti penyebab utama kondisi para siswa tersebut.
”Kami belum bisa menyimpulkan bahwa peristiwa ini akibat keracunan dari MBG. Selain harus menunggu hasil pemeriksaan sisa makanan di laboratorium, ada hal yang cukup janggal. Dari total 300 lebih siswa SMPN 2, yang terkena dampak hanya 29 anak. Begitu pula di SD Citikur, dari sekian ratus siswa, hanya satu anak yang mengalami gejala,” jelas Edi saat berada di lokasi.
Di tempat yang sama, Bupati Kuningan menegaskan kepada Ketua Satgas MBG untuk bergerak cepat mengusut tuntas insiden ini dan segera mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium.
”Saya minta kepada Ketua Satgas agar secepatnya melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel laboratorium. Ini menyangkut nyawa orang. Saya tidak main-main, sanksi yang diberikan nantinya harus tegas dan sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku,” tegas Bupati. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar