Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Fakta Prabowo – Gibran Lewati Capaian Pemerintahan Jokowi di 100 Hari Kerja

Fakta Prabowo – Gibran Lewati Capaian Pemerintahan Jokowi di 100 Hari Kerja

  • account_circle Jumri
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com JAKARTA- Rakyat Indonesia kini tengah menikmati periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang penuh pujian atas berbagai gebrakan programnya. Dengan tingkat kepuasan publik mencapai angka luar biasa, 80,9 persen, berdasarkan survei Litbang Kompas, Prabowo disebut-sebut sebagai pemimpin fenomenal yang peduli, jujur, dan bekerja sesuai fakta.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai bahwa Prabowo adalah sosok pemimpin yang berbicara dan bertindak sesuai janji. Dalam waktu kurang dari 100 hari kerja, publik telah menunjukkan kepercayaan besar kepada Prabowo. “Ini jauh melampaui pencapaian Jokowi pada 2014 yang hanya memperoleh tingkat kepuasan 65,1 persen,” ujar Jerry dalam Webinar P3S bertajuk Menelisik 100 Hari Kerja Kabinet Prabowo-Gibran, Selasa (21/1/2025).

Prabowo disebut berhasil memukau publik dengan beberapa program inovatifnya, seperti pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun, makan bergizi gratis, pemutihan utang untuk UMKM, nelayan, dan petani, serta penghentian impor komoditas seperti jagung, garam, gula, dan beras. Selain itu, program pembangunan tiga juta rumah rakyat dan subsidi 50 persen biaya listrik menjadi sorotan utama.

Jerry juga mengapresiasi Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Trenggono, bersama pendahulunya Amran Sulaiman dan Abdul Karding, dapat dikatakan menunjukkan kinerja yang cukup solid dalam 100 hari pertama mereka. Lalu Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Sugiono, dan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon juga demikian.

Sementara Pakar politik Reza Haryadi menilai, respons positif ini mencerminkan keberhasilan program-program yang dianggap pro-rakyat. Namun, ia juga mencatat bahwa beberapa kebijakan strategis di masa lalu, seperti proyek strategis nasional (PSN) dan proyek pagar laut yang kontroversial, masih menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

“Hari ini saya kira menimbulkan berbagai macam apa namanya sentimen publik semisal tentang kebijakan PSN misalkan ya Yang dikaitkan dengan munculnya pagar laut yang katanya misterius jadi memang agak aneh,” ucapnya.

Di sisi lain, tantangan ekonomi menjadi catatan penting bagi pemerintahan Prabowo. Pakar ekonomi Fitra Faisal mengungkapkan, masalah struktural seperti penurunan kelas menengah sebanyak 9,5 juta orang sejak 2019 menjadi pekerjaan rumah besar. Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi yang stagnan, di mana konsumsi belum mampu melampaui angka 5 persen.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, memperingatkan potensi krisis fiskal jika pemerintah tidak mengelola rasio utang dan penerimaan pajak dengan cermat. Dengan rasio pajak hanya sekitar 9 persen, Anthony menyebut ada risiko kenaikan pajak yang dapat membebani masyarakat.

“Saya kira hasil penerimaan pajak ini di tahun 2005 ini akan turun dengan tingkat belanja sama makan mau tidak mau harus tambahan pinjaman yang lebih mengkhawatirkan bunga pinjaman mencapai 24% dari perpajakan dari kemampuan fisikal sangat rentan,” tuturnya.

Direktur Rumah Politik Fernando Emas menilai bahwa Prabowo perlu menjauhkan diri dari bayang-bayang pemerintahan sebelumnya. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah harapan publik akan pertemuan antara Prabowo dan Megawati Soekarnoputri, yang hingga kini belum terwujud.

“Terkait bagaimana sikap Pak Pak Prabowo terkait dengan anggapan masyarakat bahwa beliau itu sampai saat ini masih di bawah bayang-bayang Pak Jokowi. Pak Prabowo harus memiliki sikap yang jelas,” pungkasnya.

  • Penulis: Jumri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PM Kabupaten Cirebon 2025 Capai 73,27, Naik Konsisten Selama Lima Tahun

    PM Kabupaten Cirebon 2025 Capai 73,27, Naik Konsisten Selama Lima Tahun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 201
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS. COM I Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon tahun 2025 tercatat sebesar 73,27.   Angka tersebut menunjukkan peningkatan berkelanjutan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dalam periode 2021-2025.   Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, IPM Kabupaten Cirebon pada 2021 berada di angka 69,99. Nilai tersebut kemudian meningkat menjadi 70,92 pada 2022, kemudian naik […]

  • Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

    Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 165
    • 0Komentar

    ​Jarrakpos.com JAKARTA – Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Anton, ST, MM, Negeri Seribu Suluk ini resmi menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dengan predikat Kategori Madya. ​Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, […]

  • BAZNAS RI Resmi Luncurkan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Desa Sangkanerang

    BAZNAS RI Resmi Luncurkan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Desa Sangkanerang

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Peresmian Nasional dan Exit Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) yang berlokasi di Desa Sangkanerang, Kecamatan Jalaksana, pada Kamis (6/8/2026). ​Program yang digagas oleh BAZNAS RI ini bertujuan untuk membangun kemandirian dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana […]

  • Berkat Pelatihan dan Pembinaan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Siswa SMP N 1 Nunukan Raih Juara Umum PBB

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 510
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti Perlombaan Peraturan Baris Berbaris (PBB) Volume 3 Sekabupaten Nunukan Open Tahun 2025, personel Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Kotis memberikan pelatihan intensif kepada siswa-siswi SMPN 1 Nunukan. Perlombaan yang mengusung tema “Dari Perbatasan untuk Indonesia Emas” ini digelar di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan. Berkat pelatihan […]

  • Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor Cisarua Bandung Barat: Fokus Tangani Trauma Healing 

    Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor Cisarua Bandung Barat: Fokus Tangani Trauma Healing 

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    NGAMPRAH. JARRAKPOS.COM— Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Syahnaz Sadiqah, meninjau langsung warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para korban bencana. Selain menyalurkan bantuan, Syahnaz juga memberikan perhatian khusus terhadap […]

  • Judo Sumut Raih Emas Popnas 2025

    Judo Sumut Raih Emas Popnas 2025

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Medali emas untuk kontingen Sumatra Utara di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII 2025 akhirnya bertambah. Emas ketiga untuk Sumut itu dipersembahkan atlet judo Sumatra Utara Daffin Prayoga di kelas +81 kg putra. Pada final yang digelar di GOR Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (8/11/2025), Daffin menumbangkan pejudo Jawa Tengah Bintang Tegar Wiradhika. Sebenarnya Sumut berpeluang […]

expand_less