Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Penumpang Ojol Alami Kejadian Traumatis saat Menuju Tempat Kerjanya

Penumpang Ojol Alami Kejadian Traumatis saat Menuju Tempat Kerjanya

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SEMARANG JARRAKPOS.COM – Seorang penumpang ojek online (ojol) berinisial S mengalami kejadian traumatis saat hendak menuju lokasi kerjanya di daerah Kudu, Penggaron Lor, pada Selasa (17/3/2026).

Penumpang tersebut mengaku dimaki dengan kata-kata kasar hingga nyaris dipukul oleh sang driver hanya karena persoalan rute jalan.

Peristiwa bermula saat korban memesan layanan ojol dari Jl. Murbei menuju Kudu, Penggaron Lor untuk mendatangi pelanggan jasa salon panggilannya. Sejak awal penjemputan, korban mengaku sudah merasa tidak tenang melihat kondisi kendaraan driver.

“Dari awal jemput saya sudah perasaan tidak enak karena driver menggunakan motor Satria FU dan tidak ada tripod untuk HP. Pikiran saya pasti dia susah buat lihat maps,” ujar korban.

Kekhawatiran tersebut terbukti di tengah perjalanan. Driver mulai kebingungan arah dan terus menanyakan rute kepada korban. Meski korban sudah menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali ke lokasi tersebut dan kondisi baterai ponselnya kritis (5%), driver tetap bersikeras meminta petunjuk jalan manual.

Ketegangan memuncak ketika driver menolak melihat peta digital dengan alasan kesulitan berkendara tanpa tripod. Akibatnya, rute yang seharusnya melewati Sapen justru melambung jauh hingga ke daerah Jamus.

Kondisi semakin memanas lantaran korban tengah terburu-buru karena sudah ditunggu oleh pelanggannya. Alih-alih bertanggung jawab atas kesalahan rute, driver tersebut justru tersulut emosi.

“Driver malah menyalahkan saya. Dia memaki-maki saya dengan sebutan l***e dan hampir menonjok saya,” ungkap korban dengan nada kecewa.

Kejadian ini menambah daftar panjang konflik antara driver dan penumpang terkait penggunaan teknologi navigasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aplikator mengenai sanksi bagi oknum driver tersebut.

Korban berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para mitra pengemudi untuk melengkapi perlengkapan berkendara seperti tripod demi keamanan dan kenyamanan bersama.

 

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Kupang Serahkan Dana PEM 2025 di Kelurahan Nunhila Rp310 Juta, Perkuat Usaha Mikro dan Kesejahteraan Warga

    Wali Kota Kupang Serahkan Dana PEM 2025 di Kelurahan Nunhila Rp310 Juta, Perkuat Usaha Mikro dan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 322
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, menjadi lokasi pengguliran Dana Pemberdayaan Ekonomi Mikro (PEM) Tahun 2025 pada 25 Juli 2025. Sebanyak 70 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menerima bantuan senilai Rp 310.000.000, yang bersumber dari APBD Kota Kupang, sebagai wujud nyata perhatian pemerintah kota terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penyerahan dana dilakukan langsung oleh Wali […]

  • UNIKU Kembali Raih Penghargaan di Tingkat Nasional

    UNIKU Kembali Raih Penghargaan di Tingkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 328
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Universitas Kuningan kembali menoreh prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Award 2025, Uniku berhasil meraih penghargaan sebagai Universitas atau Perguruan Tinggi dengan Pembinaan terbaik pada PKM Tahun 2025 pada Klaster IV. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai bentuk apresiasi atas […]

  • Kementerian ATR/BPN Sambut Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Rumah Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Karo Humas ATR/BPN) melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis menyambut baik kepedulian Kejaksaan dalam melakukan Penyertifikatan tanah-tanah untuk rumah ibadah. Kata Harison, hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi Kementerian ATR-BPN. “Kalau ada inisiasi-inisiasi atau dukungan-dukungan yang dilakukan oleh para stakeholder baik dari pihak […]

  • 1,3 Ton Ketamine Diselundupkan dari Kapal Asing, Polda Kepri dan TNI AL Bongkar Modus Basement Lambung Kapal

    1,3 Ton Ketamine Diselundupkan dari Kapal Asing, Polda Kepri dan TNI AL Bongkar Modus Basement Lambung Kapal

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mengikuti Konferensi Pers TNI Angkatan Laut terkait keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat sekitar 1,3 ton dari kapal asing MV King Sun berbendera Tanzania di perairan Batam, Kepulauan Riau, Minggu (9/8/2026). Konferensi pers yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Raja Haji Fisabilillah […]

  • Nekat Curi Ratusan Kilogram Kapulogo Milik Majikan untuk Bayar Hutang, Pekerja Bangunan di Magelang Ditangkap Polisi

    Nekat Curi Ratusan Kilogram Kapulogo Milik Majikan untuk Bayar Hutang, Pekerja Bangunan di Magelang Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM — Terhimpit utang dan ancaman penyitaan rumah oleh pihak koperasi, seorang pekerja bangunan berinisial AK (27) asal Kajoran, Kabupaten Magelang, nekat mencuri ratusan kilogram kapulaga milik majikannya sendiri. Aksi pencurian ini terjadi di wilayah Tempuran, Magelang, pada kisaran bulan Mei 2026 dan baru dilaporkan oleh korban berinisial W (41) pada 13 Juni 2026. Wakasat […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 652
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

expand_less