Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Indonesia vs Vietnam, Syafril SH : Rizky Ridho Dkk Harus Kompak  

Indonesia vs Vietnam, Syafril SH : Rizky Ridho Dkk Harus Kompak  

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Medan – TIMNAS Indonesia akan menghadapi ujian terberatnya di Grup A Piala AFF 2026 saat menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, 3 Agustus 2026, pada pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu peluang skuad Garuda mengamankan tiket ke babak semifinal sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Indonesia memasuki laga dengan modal dua kemenangan beruntun. Tim asuhan John Herdman mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga pembuka sebelum menundukkan Timor Leste 3-0. Hasil tersebut menempatkan Indonesia di jalur yang tepat untuk lolos dari fase grup.

Vietnam juga datang dengan catatan yang tidak kalah meyakinkan. Juara bertahan Piala AFF itu membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Timor Leste, kemudian bermain imbang tanpa gol melawan Singapura di Stadion My Dinh.

Laga ini juga mempertemukan dua tim yang memiliki sejarah persaingan panjang. Seperti dikutip dari Antara, sejak pertama kali bertemu pada 1991, Indonesia dan Vietnam telah berhadapan sebanyak 31 kali di berbagai ajang. Indonesia mencatatkan 11 kemenangan, Vietnam meraih sembilan kemenangan, sedangkan 11 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Produktivitas gol kedua tim juga nyaris berimbang. Indonesia telah mencetak 36 gol ke gawang Vietnam, sementara Vietnam membalas dengan 35 gol. Khusus di ajang Piala AFF, kedua negara telah bertemu 11 kali sejak edisi 1996.

Indonesia membukukan tiga kemenangan, Vietnam meraih dua kemenangan, sedangkan enam pertandingan lainnya berakhir imbang. Skuad Garuda mencetak 18 gol dan kebobolan 15 gol, serta dua kali mencatat clean sheet saat menghadapi Vietnam. Pertemuan kali ini menjadi yang ke-12 bagi kedua tim di Piala AFF dengan komposisi pemain yang telah banyak berubah.

Indonesia diperkirakan kembali mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda. Di lini belakang, kapten Rizky Ridho diproyeksikan memimpin pertahanan bersama Jordi Amat, sementara lini tengah akan diisi Thom Haye, Marc Klok, dan Ivar Jenner.

Di sisi lain, Vietnam tetap mengandalkan organisasi permainan yang disiplin di bawah pelatih Kim Sang-sik. Lini serang mereka diperkuat Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Xuan Son, pemain naturalisasi asal Brasil yang menjadi salah satu ancaman utama bagi pertahanan Indonesia.

John Herdman sebelumnya memperkirakan pertandingan melawan Vietnam akan menjadi ujian berat bagi lini belakang timnya. Selain menghadapi ketajaman Xuan Son, Indonesia juga harus mampu mengimbangi kreativitas lini tengah Vietnam yang dikomandoi Nguyen Hoang Duc dan Nguyen Quang Hai.

Hasil pertandingan ini berpotensi menentukan langkah Indonesia menuju babak semifinal. Kemenangan akan memastikan skuad Garuda lolos dari Grup A, sedangkan posisi sebagai juara grup atau runner-up masih bergantung pada hasil pertandingan lain.

Namun, mantan pemain PSMS Syafril SH tak yakin timnas Indonesia bisa menang kalau anak didik pelatih John Herdman bermain individu.

“Saya belum punya keyakinan Indonesia bisa menang, tapi jika pemain Indonesia bermain dengan tim kompak tidak individu bisa menang. Mengandalkan bermain dengan tim bisa menang 1-0”, kata pria yang juga berprofesi sebagai lawyer ini

Vietnam katanya bermain ranggi dan kompak dalam tim, mereka tidak bermain dengan individu, namun hal ini harus diimbangi dengan kekompakan untuk meruntuhkan permainan Vietnam dan mempertahan kan permain yang mempermainkan bisa menang 1 – 0. Permainan cepat Vietnam cukup dikhawatirkan.

“Hal ini yang kita takuti, karena Vietnam daya juang nya luar biasa karena mereka ingin menunjuk kan kepada Dunia bahwa sepak bola di Vietnam sudah maju dan mempunyai rangking dunia”, sebut nya

Syafril melihat tim Indonesia, pemain bawahnya tidak padu dan mudah ditembus . Ini menandakan kurang berdaya menghadapi tim Vietnam.
Begitu juga pemain tengah tim Indonesia belum kompak masih menginginkan individu, maka nya serangan dan shooting tidak ada.

“Jika semua pemain Indonesia diambil dari tim naturalisasi maka Indonesia tidak akan bangkit sepak bola nya dan akan terpuruk selama nya, tapi jika ada pemain nya dari usia dini di bina terpadu bisa muncul pemain bertalenta.

“Maka pembinaan itu akan berkelanjutan menjadi pembinaan dan pemain yang dapat diandal kan di Indonesia” sebut nya

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karateka Sumut Lubis Raih Emas Sea Games Thailand

    Karateka Sumut Lubis Raih Emas Sea Games Thailand

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jakarta — Karateka putri Indonesia Lubis Leica Al Humaira asal Sumut menyumbang emas ketujuh untuk Indonesia di SEA Games 2025 Thailand, setelah meraih kemenangan pada nomor Women 68 kg. Bermain di Multi-Purpose Space 2nd Floor Ratthaprasasanphakdi Building Govermment Complex Chaeng Watthana, Kamis, Leica memenangkan emas setelah lawannya dengan meyakinkan. “Sobatpora, atlet karate Indonesia, Leica Al […]

  • ICMI Pacitan Dikukuhkan, Pemkab Ajak Cendekiawan Jadi Motor Gagasan Pembangunan

    ICMI Pacitan Dikukuhkan, Pemkab Ajak Cendekiawan Jadi Motor Gagasan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Pengukuhan Pengurus Organisasi Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Pacitan periode 2026–2031 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kalangan cendekiawan dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan. Pengurus ICMI Orda Pacitan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dan dilantik dalam acara yang digelar di Gedung Karya Dharma Pacitan, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota […]

  • Dikukuhkan Jadi Ketua KONI 2025-2029, Wabup Jigus: Target Lompatan Prestasi Olahraga Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 897
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS. COM— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon resmi memiliki nakhoda baru. Kepengurusan KONI masa bakti 2025-2029 dikukuhkan langsung oleh Ketua KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana dalam sebuah prosesi pelantikan terhadap 54 orang pengurus KONI Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (14/10/2025). Dalam pengukuhan tersebut, Agus Kurniawan Budiman resmi dipercaya memimpin KONI […]

  • Pimpin Perempuan Bangsa NTT, Merci Piwung Siapkan Kader Politik Perempuan dan Benahi Kepengurusan Lama

    Pimpin Perempuan Bangsa NTT, Merci Piwung Siapkan Kader Politik Perempuan dan Benahi Kepengurusan Lama

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 103
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Angela Merci Piwung, bertekad membangkitkan kembali Perempuan Bangsa NTT sebagai wadah strategis untuk memberdayakan perempuan, mencetak kader-kader politik perempuan, sekaligus membenahi organisasi agar lebih aktif dan berdampak bagi masyarakat. Susunan kepengurusan DPW Perempuan Bangsa Provinsi Nusa Tenggara Timur periode terbaru dipimpin oleh Angela Merci Piwung sebagai […]

  • Indonesia vs Vietnam, Petra Jaya Purba: Laga Penentu Grup A Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang

    Indonesia vs Vietnam, Petra Jaya Purba: Laga Penentu Grup A Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Indonesia akan menjalani laga krusial melawan Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 dan wajib menang jika ingin laju ke fase berikutnya. Duel yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB itu menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak semifinal. Skuad Garuda datang dengan modal sempurna setelah menyapu […]

  • Rafly Harun Berpendapat soal Polisi Persilahkan Roy Suryo Cs Ajukan Praperadilan Bisa Jadi Menjadi Jebakan

    Rafly Harun Berpendapat soal Polisi Persilahkan Roy Suryo Cs Ajukan Praperadilan Bisa Jadi Menjadi Jebakan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, menyebut praperadilan bisa menjadi jebakan batman bagi Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang kini berstatus sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Polda Metro Jaya sebelumnya mempersilakan Roy Suryo cs untuk mengajukan gugatan praperadilan jika tidak […]

expand_less