Musrenbang Kelurahan Kuningan: Tampung Aspirasi Berbasis Kebutuhan Warga dari Pembangunan Fisik hingga Penguatan UMKM
- account_circle Ghana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Pemerintah Kelurahan Kuningan sukses menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dihadiri oleh unsur RT, RW, LPM, kader PKK, serta Posyandu bertempat di aula Kelurahan Kuningan Selasa (13/10/2026). Kegiatan Musrenbang Berlangsung interaktif dan kondusif, forum ini berhasil menghimpun berbagai usulan pembangunan yang murni didasarkan pada kebutuhan mendesak di lingkungan warga, bukan sekadar keinginan semata.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai usulan strategis disampaikan langsung oleh para ketua RT dan RW. Berbagai aspirasi ini mencakup dua fokus utama, yakni pembangunan fisik wilayah perkotaan serta program pemberdayaan masyarakat.
1. Pembangunan Fisik dan Infrastruktur Lingkungan
Menurut Lurah Kuningan Edi Rohaedi, Kelurahan Kuningan sebagai kawasan perkotaan masih memerlukan banyak pembenahan infrastruktur agar mobilitas warga semakin lancar. Sejumlah usulan fisik yang mendominasi antara lain:
Perbaikan dan rehabilitasi jalan lingkungan serta gang.
Pembangunan dan perbaikan sistem drainase serta laktasir (saluran air) guna mencegah genangan.
Usulan pembangunan gedung kegiatan Posyandu untuk mendukung layanan kesehatan ibu dan anak.
Pihak kelurahan bersama kecamatan berkomitmen untuk memilah usulan tersebut berdasarkan skala prioritas. Rencananya, hasil Musrenbang ini akan segera diteruskan ke tingkat kecamatan maupun dinas-dinas terkait. Selain itu, pihak kelurahan juga akan berkoordinasi dengan anggota dewan melalui jalur pokok-pokok pikiran (pokir) untuk membantu merealisasikan rehabilitasi fisik yang masif di wilayah Kuningan.
2. Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan UMKM
Selain infrastruktur, sektor pemberdayaan ekonomi kerakyatan turut menjadi sorotan utama. Kelurahan Kuningan dikenal memiliki banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) potensial dengan beragam produk, mulai dari aneka kue kering, kerajinan tangan, hingga produksi batik skala kecil di pasar setempat.
Meski kualitas rasa dan produk sudah baik, para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu produsen makanan, menghadapi kendala klasik dalam hal pengemasan (packaging). Kemasan yang masih seadanya membuat produk mereka kesulitan menembus pasar yang lebih luas dan bersaing secara kompetitif. Menanggapi hal ini, pihak kelurahan berencana melayangkan surat kepada dinas terkait untuk memberikan pembinaan, penyegaran, serta pelatihan khusus seputar inovasi kemasan dan pemasaran produk.
3. Sinergi dan Apresiasi Kecamatan
Pihak Kecamatan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya Musrenbang di Kelurahan Kuningan. Pendekatan bottom-up (dari bawah ke atas) yang diterapkan dinilai sangat tepat karena mencerminkan kondisi riil serta mobilitas harian warga di lapangan—termasuk aspirasi tambahan terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Melalui sinergi yang kuat antara warga, pengurus RT/RW, LPM, kelurahan, kecamatan, hingga dukungan legislatif, Musrenbang Kelurahan Kuningan diharapkan mampu menjadi momentum percepatan pembangunan yang merata dan tepat sasaran. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar