Masyarakat Nunleu Sambut Positif Bantuan Ayam Petelur dan Lele dari Usman Husin untuk Dorong Ekonomi Warga
- account_circle Mario
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Masyarakat Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, menyambut positif rencana bantuan ayam petelur dan budidaya ikan lele dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin. Bantuan tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam mendorong peningkatan ekonomi warga.
Tokoh masyarakat setempat, Yosken Khoyungan, mengungkapkan bahwa rencana bantuan tersebut sangat dinantikan oleh warga. Menurutnya, Usman Husin selama ini dikenal konsisten hadir dan membantu masyarakat.
“Bantuan ayam petelur dan ikan lele itu sangat positif. Bapak Usman Husin memang sudah sering ke sini. Kalau mau bantuan, kita tinggal urus kelompok dan administrasi. Dalam waktu dekat ini beliau janji akan kasih 600 ekor ayam petelur lengkap dengan pakan dan kandang, juga ikan lele beserta wadahnya. Sekarang kami sedang urus persyaratan administrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat tengah membentuk dua kelompok sebagai syarat penerimaan bantuan tersebut
.“Kalau sudah selesai, kami akan dapat bantuan itu dari Pak Usman,” tambahnya.
Yosken juga berharap perhatian terhadap masyarakat terus berlanjut, mengingat sosok Usman Husin dinilai dekat dan peduli.
“Harapannya beliau selalu perhatikan masyarakat. Memang beliau orangnya suka membantu. Kehadiran beliau hari ini kami puas dan sangat berterima kasih,” katanya.
Ia juga menuturkan kedekatan personal dengan Usman Husin yang telah terjalin sejak lama.
“Sejak tahun 80-an kami sudah bersahabat. Bahkan sebelum jadi anggota DPR RI, beliau sudah sering datang ke sini. Orangnya sederhana, tidak sombong, dan memang baik, tidak pura-pura,” ungkapnya.
Sementara itu, kehadiran Usman Husin di Nunleu juga diisi dengan kegiatan sosialisasi dan pelatihan diversifikasi serta nilai tambah produk hasil perikanan yang digelar di RT 18 RW 04 pada Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang merupakan kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Komisi IV DPR RI ini menjadi langkah nyata dalam mendorong ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Selain di Nunleu, kegiatan serupa juga berlangsung di Oebobo dan Oesapa pada hari yang sama.
Sekitar 50 warga mengikuti kegiatan yang memadukan sosialisasi dan pelatihan praktis, khususnya dalam pengolahan ikan menjadi produk bernilai ekonomi seperti bakso ikan.
Tokoh masyarakat lainnya, Welem Lete, turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Usman Husin bersama masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih banyak. Bapak Usman bukan baru pertama, tapi sudah sering bersama kami. Kegiatan ini sangat penting dan bermakna,” ujarnya.
Perwakilan KKP yang mengikuti kegiatan secara daring menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan DPR RI dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah produk perikanan agar memiliki nilai tambah, bergizi, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Usman Husin menegaskan bahwa potensi perikanan di Nusa Tenggara Timur sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal.
“Di NTT ini ikan sangat banyak. Tinggal bagaimana kita mengolahnya dengan baik agar memiliki nilai jual tinggi,” katanya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk berinovasi dalam mengembangkan usaha berbasis hasil perikanan, sekaligus menegaskan komitmennya untuk memberikan bantuan ayam petelur sebagai bagian dari penguatan ekonomi warga.
Melalui kombinasi pelatihan keterampilan dan dukungan bantuan usaha, masyarakat Nunleu kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan potensi lokal.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar