Terkait Isu Mengenai Penyaluran MBG, Pihak Yayasan Angkat Bicara
- account_circle Ghana
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Program makan bergizi gratis yang sering kita dengar dengan istilah MBG hampir menyeluruh ada disetiap Kecamatan maupun Desa Se-Indonesia.
Program MBG ini merupakan Program dari Bapak Presiden RI Prabowo. Yang mana dalam program ini setiap siswa disekolah harus menerima dan menikmati makanan yang disediakan oleh SPPG.
Dengan beredarnya informasi yang menyatakan bahwa DPM (Daftar Penerima Manfaat) di Kecamatan Hantara belum menerima MBG dibantah tegas oleh Bambang Hari Murti, S.E., selaku Penanggung Jawab Yayasan Garuda Kuningan Raya kepada jarrakpos.com.
Ditambahkan Bambang DPM di Kecamatan Hantara terdapat ribuan penerima manfaat diantaranya anak sekolah yang mencakup PAUD, SMP dan SMA/SMK, serta ditambah lagi dengan golongan B3 yang mencakup Balita, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui.
Menurut Bambang dalam penjelasannya, bahwa isu yang berkembang di Kecamatan Hantara belum terealisasinya paket MBG dari SPPG itu dikarenakan adanya beberapa alasan. Pertama SPPG Citapen Kecamatan Hantara belum beroperasi dikarenakan dana bantuan dari Pemerintah Pusat belum masuk ke Virtual Account SPPG.
Alasan kedua dikarenakan Ketua Yayasan Garuda Kuningan Raya Fajar Adrian yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) kondisinya sedang sakit dan sekarang lagi dirawat disalah satu Rumah Sakit di Wilayah Jakarta Timur. Alasan ketiga untuk SPPG agar bisa segera beroperasi harus mendapatkan terlebih dahulu proses administrasi dari Pemerintah Daerah dan BGN.
Dikatakan Bambang untuk SPPG yang akan beroperasi dipastikan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait. Bambang berharap dalam Program Presiden ini, mudah-mudahan berjalan dengan lancar dan daftar penerima manfaat (DPM) khususnya di Kabupaten Kuningan penerimanya merata dan sesuai dengan yang diharapkan, pungkasnya. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar