Jenazah Pendaki yang Tewas di Merapi Tak Boleh Dibawah ke Kampung
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

KLATEN,JARRAKPOS.COM – Terdapat kearifan lokal di lereng Merapi yang melarang jenazah pendaki yang meninggal dunia dibawa ke kampung, sehingga ambulans BPBD Klaten harus menunggu di lapangan terbuka dan mengambil rute yang tidak melewati perkampungan saat menjemput jenazah Aldo (22), pendaki asal Jogja yang ditemukan tewas.
Proses evakuasi jenazah Aldo dinilai tidak terlalu sulit dibandingkan dengan evakuasi rekannya, Rizki, yang ditemukan di lokasi lebih jauh dan medan yang ekstrem dengan jurang di kanan kiri, membutuhkan kehati-hatian luar biasa dari tim SAR Gabungan. Juma’t,(26/12/2025)
Pencarian hari keempat melibatkan lebih dari 200 orang terlatih dari berbagai unsur SAR, TNGM, BPBD, kepolisian, relawan, dan warga, termasuk pendaki Farhan yang berhasil turun lebih dulu untuk mencari bantuan dan ikut dalam pencarian.
Editor : Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar