Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Karhutla Jangan Dianggap Biasa, Bupati Dian Ajak Seluruh Elemen Perkuat Kesiapsiagaan

Karhutla Jangan Dianggap Biasa, Bupati Dian Ajak Seluruh Elemen Perkuat Kesiapsiagaan

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Polres Kuningan menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Tanggap Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau.

Apel dipimpin oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., unsur Forkopimda, Anne Hermadianne Adnan, S.Sos., M.A. selaku Sekretaris BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Kuningan, Kodim 0615/Kuningan, Pasukan Yonif, Perhutani, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, perangkat daerah terkait, tenaga kesehatan, relawan kebencanaan, serta berbagai komunitas peduli lingkungan.

Dalam amanatnya, Bupati Dian menegaskan bahwa kejadian Karhutla yang berulang setiap tahun tidak boleh lagi dianggap sebagai sesuatu yang biasa.

“Karhutla yang sering terjadi setiap tahun jangan dianggap biasa. Justru ini harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kewaspadaan. Kita tidak boleh menunggu api muncul dan membesar baru bergerak, tetapi harus mengedepankan mitigasi dan kesiapsiagaan,” tegasnya.

Menurut Bupati, Kabupaten Kuningan sebagai daerah konservasi dengan kawasan Gunung Ciremai memiliki tanggung jawab besar menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan.

Ia mengingatkan bahwa hutan bukan sekadar hamparan pepohonan, melainkan sumber kehidupan yang menyimpan air, menjadi habitat keanekaragaman hayati, sekaligus benteng bagi keberlangsungan generasi mendatang.

“Alam sebetulnya tidak pernah meminta untuk kita miliki, tetapi selalu meminta untuk kita jaga. Hutan yang kita selamatkan hari ini adalah napas yang akan memperpanjang kehidupan anak cucu kita di masa depan,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi inisiasi Polres Kuningan dalam menggelar apel kesiapsiagaan lebih dini sehingga seluruh stakeholder dapat melakukan konsolidasi, pemetaan kekuatan personel, hingga pengecekan kondisi sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Perhutani, BTNGC, relawan, hingga masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah dan menangani Karhutla.

“Kebakaran hutan bukan tugas satu institusi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Yang paling utama adalah kolaborasi, koordinasi, dan kebersamaan,” katanya.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang identik dengan meningkatnya aktivitas pendakian Gunung Ciremai, Bupati Dian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pendaki dan pecinta alam, agar meningkatkan kewaspadaan.

Ia mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Satu puntung rokok saja bisa menghanguskan ratusan hektare hutan. Pohon yang tumbuh puluhan tahun bisa musnah hanya karena kelalaian sesaat. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga hutan kita,” pesannya.

Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Bellen menegaskan bahwa seluruh personel dan peralatan telah disiapkan untuk menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.

Menurutnya, upaya yang dikedepankan adalah langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, disertai kesiapan melakukan pemadaman apabila terjadi kebakaran.

“Kami bersama seluruh stakeholder siap melaksanakan pencegahan, pemadaman, hingga penegakan hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam kejadian kebakaran hutan dan lahan,” tegas Kapolres.

Ia memastikan kepolisian akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran hutan maupun lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui Apel Gelar Pasukan Siaga Tanggap Bencana Karhutla Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap terbangun komitmen bersama seluruh elemen untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sebagai aset penting bagi keberlangsungan lingkungan dan kehidupan generasi mendatang. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus DPRD Kota Batam Bahas Insentif dan Raperda Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

    Pansus DPRD Kota Batam Bahas Insentif dan Raperda Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Rapat pembahasan semakin mendalam panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Batam membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan peraturan daerah nomor 11 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah kembali rapat intensif bersama tim pemerintah Kota Batam, Rabu (8/7/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua pansus Muhammad Rudi didampingi oleh Wakil Ketua pansus Biyanto serta dihadiri sejumlah […]

  • KEREN! Adrian Mahasiswa “UNIKU” Sabet Juara 2 Duta Pariwisata Jabar 2026

    KEREN! Adrian Mahasiswa “UNIKU” Sabet Juara 2 Duta Pariwisata Jabar 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    BANDUNG, Jarrakpos.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Kuningan. Adrian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Kuningan, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Duta Pariwisata Jawa Barat 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Golden Flower Hotel Bandung pada tanggal 6–8. Selama tiga hari, para finalis mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pra-karantina, […]

  • Truk Tak Kuat Menanjak, Terbalik di Jalur Blabak-Ketep

    Truk Tak Kuat Menanjak, Terbalik di Jalur Blabak-Ketep

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 381
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan KBM Truck Hino AB 8127 BX terjadi pada Jum’at (9/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Blabak–Ketep, tepatnya di Dusun Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Truk yang dikemudikan Supriadi (62) melaju dari arah Blabak menuju Ketep. Saat melintasi jalan menanjak, kendaraan tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur, oleng […]

  • Wakil Walikota M. Mansyur: Makan Bergizi Gratis Mulai Dibagikan di Kota Magelang

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 658
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025). Total sasaran penerima sebanyak 2.629 orang siswa tersebar di 16 sekolah jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Secara seremonial, pembagian dilaksanakan di SDN Jurangombo 4 dan SDN Jurangombo 5 Kota […]

  • Suratin U17, Spobda Disporasu Bidik Juara Tingkat Regional

    Suratin U17, Spobda Disporasu Bidik Juara Tingkat Regional

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Medan – Spobda Disporasu berhasil menyabet gelar juara Piala Soeratin di tingkat Sumatera Utara. Kini Spobda Disporasu tidak hanya membawa nama Medan, tetapi menjadi wakil Sumut melaju ke fase regional Di tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada 26 September mendatang, Sumut dipercaya untuk menjadi tuan rumah. Dengan menggunakan sistem regional,Spobda Disporasu U-17 akan tergabung bersama […]

  • Sosok Mayat Ditemukan di Kebun Tebu Bondowoso Mertoyudan, Diduga Meninggal Lebih dari 40 Hari

    Sosok Mayat Ditemukan di Kebun Tebu Bondowoso Mertoyudan, Diduga Meninggal Lebih dari 40 Hari

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM — Sesosok mayat perempuan ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di area kebun tebu Dusun Dowasan, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Penemuan ini menggegerkan warga sekitar karena kondisi mayat diperkirakan telah meninggal lebih dari 40 hari. Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar melalui Kapolsek Mertoyudan AKP Aris Mulyono membenarkan […]

expand_less