Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Jalan Lintas Sindang Barang–Panyindangan di Cianjur Rusak Parah, Warga Keluhkan Truk Bermuatan Berat

Jalan Lintas Sindang Barang–Panyindangan di Cianjur Rusak Parah, Warga Keluhkan Truk Bermuatan Berat

  • account_circle Kang Yos
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cianjur, Jarrakpos.com – Kondisi jalan kabupaten di jalur Lintas Sindang Barang menuju Desa Panyindangan, tepatnya di Kampung Perbata, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, semakin rusak parah. Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga kini berubah menjadi kubangan lumpur penuh lubang, terutama saat hujan turun.

Warga menyebut, selain karena faktor cuaca, kerusakan jalan juga disebabkan oleh kendaraan bermuatan berat yang sering melintas melebihi kapasitas kekuatan jalan. Truk-truk pengangkut hasil bumi dan material bangunan kerap lewat di jalur ini, padahal struktur jalan tanah tidak didesain untuk menahan beban seberat itu.

Akibatnya, permukaan jalan yang semula hanya bergelombang kini ambles di beberapa titik, membentuk genangan besar yang sulit dilalui kendaraan.

Salah seorang pelajar harus melintasi jalan licin berlumpur di Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong. (Sumber: Istimewa)

Salah seorang warga, Tuti (37), yang juga merupakan guru di wilayah tersebut, mengaku prihatin melihat kondisi jalan yang semakin parah. Menurutnya, kerusakan itu berdampak langsung pada keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasinya.

“Anak-anak harus ekstra hati-hati karena jalannya becek dan berlumpur. Kalau hujan, truk lewat malah bikin jalan tambah hancur. Kadang air dan lumpur sampai ke halaman rumah warga,” ujar Teti, Senin (27/10/2025).

Teti menjelaskan, ruas jalan Lintas Sindang Barang–Panyindangan di Kampung Perbata adalah jalur vital penghubung antar desa dan akses utama menuju sekolah, pasar, serta pusat kecamatan. Namun, hingga kini belum ada perbaikan berarti dari pemerintah.

“Kerusakannya makin parah karena truk besar sering lewat. Padahal ini jalan kabupaten, bukan untuk kendaraan berat. Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tapi belum juga ada tindakan nyata,” tambahnya.

Warga lainnya, Endi Rustawan (47), juga menyoroti hal serupa. Ia menuturkan bahwa selain lumpur dan genangan air, jalan juga semakin sulit dilalui karena permukaan tanah terus ambles akibat tekanan kendaraan berat.

“Kalau hujan besar, jalan berubah jadi kubangan. Motor sering tergelincir, dan truk besar yang lewat malah memperparah. Kami sudah gotong royong menimbun jalan pakai batu, tapi cepat rusak lagi,” ungkap Sandi.

Menurutnya, aktivitas kendaraan berat di jalur itu tidak bisa dihindari karena jalur alternatif lain dalam kondisi lebih sempit dan tidak memadai. Namun ia berharap pemerintah segera mencari solusi, seperti pembatasan tonase kendaraan atau penataan ulang rute distribusi barang.

“Kalau dibiarkan terus, jalan ini bisa putus total. Ini akses utama bagi kami, bukan cuma warga Panyindangan tapi juga desa-desa sekitar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Cibinong, Oppan, menjelaskan bahwa perbaikan ruas jalan tersebut sudah masuk dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan direncanakan akan dikerjakan pada tahun 2026.

“Jalan lintas Sindang Barang menuju Panyindangan memang sudah diusulkan untuk dibangun. Kami berharap tahun depan sudah bisa direalisasikan,” jelas Oppan.

Namun bagi warga, tahun depan terasa terlalu lama. Mereka berharap pemerintah bisa melakukan penanganan darurat lebih cepat agar akses tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau terus ditunda, jalan ini bisa makin rusak dan makan korban. Kami hanya ingin pemerintah serius, bukan sekadar janji,” ujar Teti menutup pembicaraan.

Untuk sementara, warga masih mengandalkan gotong royong dan swadaya memperbaiki jalan dengan bahan seadanya. Tapi bagi mereka, perbaikan sementara bukan solusi. Mereka menunggu langkah nyata dari pemerintah agar jalan Lintas Sindang Barang–Panyindangan tak lagi menjadi “jalur perjuangan” setiap kali hujan turun.

  • Penulis: Kang Yos
  • Editor: DWP
  • Sumber: Facebook

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Cirebon Respon Cepat Tangani Laporan Kebakaran Rumah Warga

    Polresta Cirebon Respon Cepat Tangani Laporan Kebakaran Rumah Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 206
    • 0Komentar

    CIREBON,JARRAKPOS.COM – Telahbterjadi kebakaran Rumah milik seorang warga bernama Sarkun yang beralamat di RT 12, RW 06, Desa Galagamba, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Selasa 14/4/2026. Kejadian tersebut mendadak geger warga suasana pagi yang tenang berubah menjadi mencekam setelah api raksasa tiba-tiba berkobar dan melahap habis tersebut. ​ ​Peristiwa bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Saksi mata di lokasi, […]

  • Nadiem sebut Nama Jokowi dalam Sidang

    Nadiem sebut Nama Jokowi dalam Sidang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menyebut nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat membacakan nota keberatan atau eksepsi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/3026). Dalam eksepsinya, Nadiem mengungkapkan alasan dirinya bersedia masuk ke pemerintahan meski berasal dari latar belakang teknologi […]

  • Ribuan Hektare Laut di Jual, BP Batam di Desak Buka Data Secara Terbuka

    Ribuan Hektare Laut di Jual, BP Batam di Desak Buka Data Secara Terbuka

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com – Munculnya larangan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tentang pengalokasian wilayah laut dan pelarangan laut di kaveling terus jadi sorotan di Kota Batam.publik menanti jawaban dan keterbukaan BP Batam terkait tata kelola luasan wilayah laut yang telah di jual di PL kan atau mungkin di sewakan pada pihak perusahaan.publik […]

  • Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Sisir Titik Asap Karhutla di Pelalawan

    Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Sisir Titik Asap Karhutla di Pelalawan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 43
    • 0Komentar

      PELALAWAN.JARRAKPOS.COM  – Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kodim 0313/Kampar bersama tim gabungan terus melakukan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Koridor RAPP Km 8, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (5/9/2026). Sekitar 966,4 hektare lahan terdampak tercatat telah berhasil dipadamkan.05/09/26 Meski api utama telah dikuasai, petugas belum menghentikan operasi. […]

  • Vita Ervina Dorong Desa Harus Jadi Pondasi Kuat Penegakan HAM

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 656
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kesadaran HAM di desa sangat penting karena desa merupakan basis kehidupan mayoritas masyarakat Indonesia. Dengan kesadaran HAM, warga masyarakat bisa mencegah diskriminasi dalam pelayanan publik dan melindungi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, perempuan dan anak”. Itulah yang diungkapkan oleh salahsatu anggota Komisi XIII DPR RI fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah VI […]

  • Ombudsman Genap 25 Tahun, Kadispora Bengkulu Apresiasi Peran Strategisnya

    Ombudsman Genap 25 Tahun, Kadispora Bengkulu Apresiasi Peran Strategisnya

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com –Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, memberikan apresiasi kepada Ombudsman Republik Indonesia yang merayakan hari jadinya yang ke-25 pada tahun 2025. Dalam perayaan ini, Ombudsman RI mengusung tema “Memperkuat Pengawasan, Menghadirkan Keadilan, dan Terus Menjaga Integritas dalam Pelayanan Publik.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran Ombudsman dalam memastikan layanan publik […]

expand_less