Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Diduga Paksa Karyawan Bekerja hingga Dini Hari, PNM Mekar Syariah Kalianget Langgar Aturan PKWT

Diduga Paksa Karyawan Bekerja hingga Dini Hari, PNM Mekar Syariah Kalianget Langgar Aturan PKWT

  • account_circle Putu Sta
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Dugaan pelanggaran aturan ketenagakerjaan mencuat di tubuh PNM Mekar Syariah Unit Kalianget, Kabupaten Sumenep. Sejumlah karyawan mengaku dipaksa bekerja hingga larut malam, bahkan sampai dini hari, jauh melewati batas jam kerja yang diatur dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Beberapa pekerja yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan umum di internal kantor.

“Jam kerjanya sering kali tidak sesuai dengan yang tertulis di PKWT. Kadang pulang jam 9 malam, jam 10 malam, bahkan pernah sampai jam 1 dini hari,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (8/11).

 

Padahal, dalam dokumen resmi PKWT, jam kerja karyawan telah diatur secara jelas: Senin sampai Jumat pukul 08.00–16.00 WIB, serta Sabtu pukul 08.00–14.00 WIB. Namun kenyataannya, aktivitas kerja kerap berlanjut hingga malam dengan alasan pemberkasan atau penyelesaian administrasi.

“Hari ini saja, Sabtu sekitar pukul 18.45, kami lihat masih belum pulang. Alasannya pemberkasan,” tambahnya dengan nada kecewa.

 

Fenomena ini menimbulkan dugaan kuat adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan dan PKWT yang berlaku. Jika terbukti benar, tindakan tersebut bisa dikategorikan sebagai bentuk eksploitasi jam kerja dan pelanggaran hak dasar pekerja.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PNM Mekar Syariah Unit Kalianget maupun pimpinan cabang PNM Sumenep belum dapat dimintai keterangan. Upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi belum membuahkan hasil lantaran pihak terkait belum merespons panggilan maupun pesan resmi yang dikirim.

  • Penulis: Putu Sta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Domisili Rumah Ibadah, DPRD Kota Batam Komisi I Gelar RDPU

    Bahas Domisili Rumah Ibadah, DPRD Kota Batam Komisi I Gelar RDPU

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 976
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Komisi I DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDPU) terkait domisili keberadaan Rumah Ibadah Gereja Masehi Advent hari ke tujuh (GMAHK) Indonesia yang berada di Kelurahan Bulian, Kecamatan Batam Kota. Rapat ini berlangsung di ruang rapat Komisi I DPRD Kota Batam pada hari Rabu (17/9/2025). Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dipimpin […]

  • Ancaman Pembekuan Inorga Labuhan Batu Warnai Muskab Kormi, APPSBI Korban Pertama

    Ancaman Pembekuan Inorga Labuhan Batu Warnai Muskab Kormi, APPSBI Korban Pertama

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Medan – Drama Musyawarah Kabupaten (Musiab) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Labuhanbatu, mulai menyebalkan. Ini terlihat sikap dari pimpinan Inorga di Sumut Ya, para ketua-ketua Induk Olahraga (INORGA) di Labuhanbatu dibayang-bayangi ancaman pembekuan dari INORGA setingkat diatasnya. Pembekuan tanpa penjelasan tersebut sudah dialami Ketua Assosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Labuhanbatu, Shabri SE […]

  • Usman Husin: 80 Persen Warga NTT II Petani, Kementan Perlu Perhatikan Akses Lahan

    Usman Husin: 80 Persen Warga NTT II Petani, Kementan Perlu Perhatikan Akses Lahan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 765
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Sektor pertanian masih menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II. Sekitar 80 persen penduduk menggantungkan hidup sebagai petani, bahkan di sejumlah wilayah daratan timur, hingga 95 persen masyarakat hidup dari sektor pertanian. Namun di balik besarnya potensi tersebut, persoalan mendasar masih dihadapi petani, mulai dari keterbatasan akses lahan, lemahnya […]

  • Sidang ke-9: GPK Aliansi Tepi Barat Terus Kawal Kasus Pencabulan oleh Guru Pondok kepada Santriwati di Magelang

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 504
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang kiai ternama di Magelang kembali memanas. Sidang ke-9 yang digelar di Pengadilan Negeri Magelang pada Senin (20/01) tak hanya menjadi panggung pengungkapan fakta, tetapi juga arena unjuk kekuatan moral oleh Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Aliansi Tepi Barat. Ratusan anggota GPK memenuhi area pengadilan sebagai bentuk protes terhadap […]

  • M. Toat Akhirnya Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua MPC PP Kabupaten Cirebon.

    M. Toat Akhirnya Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua MPC PP Kabupaten Cirebon.

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 215
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Barat (Jabar) akhirnya secara resmi menetapkan M. Toat sebagai Ketua PAW Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Cirebon untuk masa bakti 2023–2027. Keputusan ini diambil setelah ada proses pemilihan yang panjang dan penuh dinamika, termasuk sempat mengalami kebuntuan (deadlock). Penetapan final ini diputuskan melalui […]

  • Oknum DPRD Cirebon HSG Diduga Terlibat Perselingkuhan Dengan Istri Putra Sulung Mantan Bupati Cirebon.

    Oknum DPRD Cirebon HSG Diduga Terlibat Perselingkuhan Dengan Istri Putra Sulung Mantan Bupati Cirebon.

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 334
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Oknum anggota DPRD Kota Cirebon berinisial HSG diduga terlibat skandal perselingkuhan dengan F Istri sah Kepala Desa (Kades) Desa Kedung Jaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Kades Desa Kedung Jaya yang bernama Satria Robi Saputra yang akrab disapa Robi adalah merupakan Putra sulung dari pasangan mantan Bupati Cirebon Priode 2014-2019, Sunjaya Purwadisatra dan […]

expand_less