BP Batam Bergerak Cepat Masukan Komisi VI DPR-RI
- account_circle Habil
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Batam, Jarrakpos.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespon masukan Komisi VI DPR RI penanganan banjir dan genangan air di Kota Batam.
Hanya satu hari setelah RDP dengan DPR RI di Jakarta,Rabu (17/6/2026).
BP Batam langsung menerjunkan tim untuk mengecek 11 titik rawan banjir di Kota Batam.
Peninjauan lapangan dipimpin oleh anggota Deputi bidang infrastruktur BP Batam,Mouris Limanto dan Direktur Pembangunan Infrastruktur ,Wulung Wardhana dan jajarannya.
Guna menyelaraskan langka BP Batam menggandeng Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam Kota Batam,Metra Dinata dan Camat setempat.
Sebelas lokasi yang ditinjau mencakup sejumlah kawasan strategis antara lain Orcchat park Batam Kota ,Kampung Jabi Nongsa Kabil,Sekupang, Batu Aji,Sagulung dan area Panbil Industrial Estate yang belakangan ini kerap tergenang air saat hujan deras.
Langka ini diambil setelah anggota komisi VI DPR RI Sturman Panjaitan pentingnya peningkatan kapasitas drainase waktu RDP sehari sebelumnya.Sturman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam yang pesat harus diimbangi dengan kesiapan Infrastruktur pengendali banjir mumpuni.
Anggota Deputi bidang Infrastruktur BP Batam,Mouris Limanto menegaskan verifikasi faktual dilapangan ini sangat krusial untuk memetakan akar masalah secara akurat sebelum merumuskan solusi teknis.
“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi dilapangan karena setiap lokasi memiliki karakteristik persoalan yang berbeda.Penanggulangannya harus terukur ,tepat sasaran dan berkoordinasi”ujar Mouris.
Ia menambahkan respon cepat ini merupakan Instruksi langsung dari Kepala BP Batam Amsyakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.
“Bapak Kepala BP Batam Amsyakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra selalu menegaskan bahwa persoalan masyarakat tidak boleh berhenti pada pembahasan yang tepat.Setiap masukan termasuk yang disampaikan DPR RI harus segera direspon.
- Penulis: Habil




Saat ini belum ada komentar