Pelabuhan Tikus Jembatan Tiga Barelang Diduga Jadi Jalur Penyelundupan Skala Jumbo, Bea Cukai Batam Disorot
- account_circle Habil
- calendar_month 13 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Batam, jarrakpos.com | Pelabuhan tikus di sekitar jembatan tiga Barelang diduga menjadi salah akses penyeludupan barang beragam jenis berskala jumbo di kota Batam.publik menuntut Kepala Bea Cukai Batam,
Agung Widodo, S.Sos,melakukan tindakan nyata bergerak kelokasi dimaksud jangan mendiamkannya.
Hasil investigasi lapangan bersama tim Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Kepri ,pada Minggu lalu sore hari menjelang malam melihat satu unit truk box besar berwarna kuning di duga milik perusahaan ekspedisi tertentu menurunkan muatannya kemudian dimasukkan kedalam kapal kayu tanpa melalui prosedur pemeriksaan petugas Bea Cukai.
Aksi pengiriman barang lintas provinsi melalui pelabuhan tikus jembatan tiga Barelang ini diduga ilegal karena tidak melalui proses yang berlaku.Mengingat kota Batam merupakan wilayah Free Trade Zone (FTZ) maka setiap barang keluar lintas provinsi dianggap sama dengan import dan wajib melapor kepada Bea Cukai.
Informasi lapangan yang berhasil dijaring meski belum sepenuhnya faktual,jenis barang yang dikirim lewat jalur ini,antara lain: rokok tanpa pita cukai, sparepart,sembako, elektronik,miras dan lainnya.
Namun untuk memastikan kebenaran informasi ini aparat berwenang diharap melakukan tindakan pengintaian terhadap aktivitas dugaan penyeludupan ini dan menangkap siapa saja pelakunya.
(Hbl)
- Penulis: Habil




Saat ini belum ada komentar