Bambang Hari Murti Ingatkan Kader Gerindra Kuningan Patuh Keputusan DPP dan Jaga Solidaritas Partai
- account_circle Ghana
- calendar_month 3 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Dinamika penentuan calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kuningan terus bergulir. Di tengah proses yang berjalan, kader muda sekaligus perwakilan Korps Gerindra Masa Depan (GMD), Bambang Hari Murti, S.E., menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kepatuhan penuh terhadap mekanisme partai, Selasa (13/10/2026).
Bambang menegaskan bahwa seluruh kader memiliki hak dan peluang yang setara untuk mendapatkan amanah memimpin organisasi tingkat kabupaten tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa garis komando dan keputusan mutlak berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
”Semua kader partai memiliki hak yang sama. Namun, muara keputusan tetap ada di DPP Gerindra. Siapa pun yang nanti ditunjuk untuk menakhodai DPC Gerindra Kuningan, seluruh kader wajib patuh dan mematuhi keputusan DPP,” tegas Bambang.
Hindari Perpecahan, Utamakan Kepentingan Masyarakat
Menurut Bambang, proses suksesi kepemimpinan di internal partai tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, seluruh kader diminta untuk tetap menjaga kekompakan serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Ia memandang persatuan sebagai kunci utama soliditas organisasi. Terlebih, Partai Gerindra memikul tanggung jawab besar untuk mengawal berbagai program strategis nasional agar dapat berjalan secara efektif hingga tingkat daerah di Kabupaten Kuningan.
”Gerindra adalah partai komando. Tugas kita sebagai kader adalah mengedepankan jati diri partai dan mengawal program-program strategis nasional yang menyentuh masyarakat di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Kembali pada Sumpah Kader dan Jaga Marwah Organisasi
Sebagai pedoman menghadapi dinamika internal ke depan, Bambang mengingatkan seluruh kader agar kembali berpegang teguh pada nilai-nilai sumpah kader, khususnya poin ketiga dan kelima. Poin tersebut menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap ideologi partai, serta komitmen dalam menjaga martabat dan kekompakan organisasi.
Ia berharap seluruh kader dapat menyikapi pergantian kepemimpinan ini dengan kedewasaan penuh, sehingga konsolidasi organisasi yang sedang berjalan tidak terganggu.
”Siap sedia dan patuh terhadap ideologi partai, serta menjaga martabat dan kekompakan partai. Itu harus menjadi pegangan bersama. Jangan sampai dinamika penentuan ketua justru membuat kader terpecah,” pungkasnya. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar