Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Balai Perhutanan Sosial Kupang Perkuat Peran Perempuan, Perluas Akses Kelola Hutan di NTT

Balai Perhutanan Sosial Kupang Perkuat Peran Perempuan, Perluas Akses Kelola Hutan di NTT

  • account_circle Mario
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Balai Perhutanan Sosial (BPS) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan melalui program Perhutanan Sosial (PS).

Tidak hanya sebagai penerima manfaat, perempuan kini didorong menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kawasan hutan, pengembangan usaha produktif, hingga penguatan ekonomi keluarga di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Balai Perhutanan Sosial Kupang untuk memastikan bahwa manfaat Perhutanan Sosial dapat dirasakan secara lebih luas dan inklusif.

Melalui pemberian akses kelola kawasan hutan kepada kelompok-kelompok perempuan, BPS Kupang ingin menghadirkan model pembangunan yang menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin, mengatakan penguatan peran perempuan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan Perhutanan Sosial di NTT.

Bahkan, ke depan pihaknya menargetkan perluasan akses bagi lebih banyak kelompok perempuan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program tersebut.

“Kami melihat perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pengelolaan hutan. Karena itu, kami terus mendorong penguatan peran perempuan sekaligus memperluas akses Perhutanan Sosial di berbagai wilayah NTT,” kata Erwin, (19/6/2026).

Sejak April 2026 hingga saat ini, sedikitnya enam Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Perempuan telah memperoleh akses pengelolaan kawasan hutan di NTT. Kelompok-kelompok tersebut tersebar di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Sikka.

Enam kelompok tersebut yakni KTH Mama Bambu Betong Asa di Desa Belang Turi, Kabupaten Manggarai; KTH Ca Nai di Desa Tanjung Boleng, Kabupaten Manggarai Barat; KTH Nola Wonga di Desa Watu Nggene dan KTH Poco Ndeki di Desa Kota Ndora, Kabupaten Manggarai Timur; serta KPS Watu Letong di Desa Gong Bekor dan KPS Betun Bekor di Desa Darat Gunung, Kabupaten Sikka.

Kelompok-kelompok perempuan tersebut mengelola kawasan hutan melalui skema Perhutanan Sosial, terutama Hutan Kemasyarakatan (HKm), dengan total luas areal mencapai lebih dari 500 hektare.

Kawasan tersebut tidak hanya dijaga kelestariannya, tetapi juga dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 335 kepala keluarga (KK) tergabung dalam enam kelompok perempuan tersebut. Mayoritas anggotanya merupakan perempuan yang aktif mengelola kawasan hutan sekaligus mengembangkan berbagai usaha produktif berbasis sumber daya lokal.

Keterlibatan ratusan perempuan ini menjadi bukti bahwa Perhutanan Sosial mampu membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

Sebagai bentuk penguatan ekonomi masyarakat, Balai Perhutanan Sosial Kupang juga mendorong percepatan pengembangan kebun pangan pada kelompok-kelompok perempuan tersebut.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga, memperkuat ekonomi rumah tangga, sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi perempuan di sekitar kawasan hutan.

Menurut Erwin, keterlibatan perempuan dalam Perhutanan Sosial telah menunjukkan dampak yang nyata. Selain berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan, perempuan juga mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga dan komunitas melalui berbagai usaha berbasis sumber daya hutan yang dikelola secara bijak.

“Perhutanan Sosial tidak hanya menjadi instrumen pelestarian lingkungan, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran kelompok-kelompok perempuan ini membuktikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga hutan sekaligus menggerakkan pembangunan ekonomi berbasis masyarakat,” tegas Erwin.

Dengan target perluasan akses dan penguatan kapasitas kelompok perempuan yang terus dilakukan, Balai Perhutanan Sosial Kupang optimistis semakin banyak perempuan di NTT yang akan terlibat dalam pengelolaan hutan.

Dari tangan-tangan perempuan inilah lahir harapan baru bagi terwujudnya hutan yang lestari, keluarga yang lebih sejahtera, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menghadapi Musim Penghujan, Ini 16 Tips Lengkap Mitigasi Banjir dari BPBD Kabupaten Cirebon

    Menghadapi Musim Penghujan, Ini 16 Tips Lengkap Mitigasi Banjir dari BPBD Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 322
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Bencana banjir seringkali terjadi di musim penghujan dalam mengantisipasi terjadinya bencana yang sulit diprediksi, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui BPBD Kabupaten Cirebon kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting untuk menekan risiko korban bencana banjir. “Masyarakat perlu memahami apa […]

  • Kepala Diskominfo : Formasi Anggaran Sopir dan 1.109 Orang Tenaga Kerja

    Kepala Diskominfo : Formasi Anggaran Sopir dan 1.109 Orang Tenaga Kerja

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut biaya sopir Pemkot Batam tahun 2025 mencapai Rp.42.7 miliar ,ditengah kebijakan efisiensi anggaran nasional . Pemko Batam menegaskan informasi tersebut perlu dipahami secara bijak agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru dimasyarakat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam,Rudi Panjaitan mengatakan anggaran […]

  • Dandim 0614/Kota Cirebon Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025.

    Dandim 0614/Kota Cirebon Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025.

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 346
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional yang dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025, bertempat di Lapangan Apel Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Jalan Siliwangi No.84 Kota Cirebon. Upacara berlangsung khidmat dihadiri peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan. Bertindak […]

  • Aquatic Gelar Pelatihan Pelatih Dasar Level D, Dorong Prestasi Atlet Kota Medan

    Aquatic Gelar Pelatihan Pelatih Dasar Level D, Dorong Prestasi Atlet Kota Medan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Medan,- Dunia olahraga air di kota Medan kembali menggeliat. Aquatik Kota ini sukses menyelenggarakan Pelatihan Pelatih renang Tingkat Dasar Level D yang berlangsung di Kolam Sapadia Medan pada Sabtu (7/2). Acara ini mendapat sambutan luar biasa dari para pelatih. Terbukti, sebanyak 80 peserta dari berbagai klub Aquatik se- Sumatera Utara Deli Serdang, Medan, bahkan dari […]

  • Momen Harkopnas ke-79, Insan Koperasi di NTT Berbagi Kasih ke Tiga Panti Asuhan

    Momen Harkopnas ke-79, Insan Koperasi di NTT Berbagi Kasih ke Tiga Panti Asuhan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 57
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak sekadar menjadi momentum untuk memperkuat gerakan koperasi dan meningkatkan kapasitas para pengurusnya. Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui aksi sosial dengan mengunjungi tiga panti asuhan di Kota Kupang. Aksi tersebut berlangsung usai kegiatan gerak jalan sehat yang diikuti sekitar 500 […]

  • Bersama Ibu Susilawati, Aipda.S.G Manalu Turun Cek Tanaman Pepaya Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    Bersama Ibu Susilawati, Aipda.S.G Manalu Turun Cek Tanaman Pepaya Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Dumai,Jarrakpos.com – Personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekar Sari Aipda.S.G. Manalu bersama Ibu Susilawati melakukan giat pengecekan Pekarangan Pangan Bergizi berupa Tanaman Buah Pepaya kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan dilaksanakan di jalan Arjuna Rt. 03 Kelurahan Mekar Sari Kecamatan  Dumai Selatan kota Dumai, pada hari Sabtu tanggal 18 juli 2026 yang […]

expand_less