Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Aspirasi Petani Bena Direspons Cepat, Usman Husin Apresiasi Menteri Pertanian dan BBWS NT II

Aspirasi Petani Bena Direspons Cepat, Usman Husin Apresiasi Menteri Pertanian dan BBWS NT II

  • account_circle Mario
  • calendar_month 26 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Aspirasi petani Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), terkait persoalan sedimentasi saluran irigasi mendapat respons cepat dari pemerintah. Tak sampai 24 jam setelah keluhan tersebut disampaikan dan dikomunikasikan, alat berat langsung diturunkan untuk melakukan pengerukan sedimentasi.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, yang menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, serta Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS NT II) dibawah koordinasi Plh Kepala Davianto Frangky B. Welkis yang segera mengambil langkah di lapangan.

Alat berat berupa ekskavator dan truk dikerahkan untuk mengeruk material sedimentasi di saluran irigasi yang berada di Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan. Pengerjaan tersebut diharapkan dapat mengembalikan kelancaran aliran air menuju areal persawahan masyarakat.

Persoalan sedimentasi ini telah berlangsung sekitar lima tahun. Material yang menumpuk menyebabkan kapasitas saluran berkurang sehingga debit air yang mengalir ke lahan pertanian tidak lagi optimal.

Dampaknya dirasakan ribuan petani yang mengandalkan jaringan irigasi tersebut untuk mengairi lahan persawahan seluas kurang lebih 2.700 hektare di Desa Bena dan wilayah sekitarnya.

Salah seorang petani Desa Bena, Roni Nubatonis, mengatakan kekurangan debit air menjadi persoalan yang terus dihadapi petani setiap musim tanam. Selain persoalan irigasi, petani juga menghadapi keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Banyak masalah yang sering dihadapi petani, terutama kekurangan debit air pada Musim Tanam I maupun Musim Tanam II. Persoalan ini terjadi setiap tahun,” ujar Roni.

Menurut Roni, keterbatasan pasokan air membuat petani terlambat mengolah lahan. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada produktivitas pertanian, bahkan sebagian petani berpotensi mengalami gagal panen.

Keluhan tersebut, lanjut Roni, telah disampaikan kepada Usman Husin saat kegiatan reses di Desa Bena pada 2025 dan kembali disampaikan dalam kegiatan reses 2026.

Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Usman dengan melakukan komunikasi kepada pemerintah pusat dan instansi teknis terkait.

Hasilnya, BBWS NT II bergerak cepat dengan menurunkan alat berat ke lokasi untuk melakukan normalisasi saluran irigasi.

“Kami sangat senang karena komunikasi yang dibangun Bapak Usman direspons pemerintah sangat cepat. Tidak sampai 24 jam, alat berat langsung diturunkan ke lokasi pada malam harinya,” kata Roni.

Bagi petani, kehadiran alat berat tersebut menjadi bukti bahwa keluhan yang disampaikan melalui wakil rakyat tidak berhenti sebagai aspirasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan.

Roni pun menyampaikan terima kasih kepada Usman Husin dan berharap perjuangan terhadap kebutuhan petani terus dilakukan.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Usman Husin yang telah memperjuangkan aspirasi kami. Harapan kami, Bapak Usman tetap menjadi penyambung suara petani dan terus memperjuangkan kepentingan petani ke pemerintah pusat agar ke depan petani bisa hidup lebih sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Usman Husin menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi petani, serta kepada Kementerian PUPR melalui BBWS NT II yang bergerak cepat menindaklanjuti kondisi di lapangan.

Usman menilai, respons cepat tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat, wakil rakyat, pemerintah pusat dan instansi teknis dalam menyelesaikan persoalan pertanian.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman, yang telah merespons aspirasi petani dengan cepat. Terima kasih juga kepada Kementerian PUPR melalui BBWS Nusa Tenggara II yang langsung bergerak dan menurunkan alat berat ke lokasi,” ujar Usman, (7/8/2026).

Menurut Usman, persoalan irigasi tidak boleh dianggap sederhana karena menyangkut kebutuhan dasar petani sekaligus berkaitan langsung dengan ketahanan pangan.

“Ini bukan hanya soal membersihkan sedimentasi. Ini menyangkut air untuk ribuan petani, produktivitas sawah dan ketahanan pangan kita. Karena itu, ketika masyarakat menyampaikan persoalan, kita harus mencari jalan keluar dan memastikan ada tindak lanjut nyata,” tegasnya.

Usman mengatakan dirinya akan terus mengawal berbagai aspirasi petani NTT, termasuk persoalan irigasi, ketersediaan air, alsintan, sarana produksi pertanian dan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya akan terus menjadi penyambung aspirasi masyarakat NTT. Apa yang menjadi kebutuhan petani akan kita komunikasikan kepada pemerintah pusat dan kita kawal agar bisa mendapatkan solusi,” katanya.

Ia berharap pengerukan sedimentasi tersebut dapat mengembalikan fungsi saluran irigasi sehingga pasokan air ke areal persawahan kembali optimal.

Dengan demikian, petani dapat mengolah lahan tepat waktu, meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah Amanuban Selatan.

Bagi petani Desa Bena, respons cepat tersebut menjadi harapan baru. Setelah bertahun-tahun menghadapi persoalan sedimentasi dan berkurangnya debit air, kini mereka menanti satu hal sederhana namun sangat berarti: air kembali mengalir lancar ke sawah dan musim tanam dapat berjalan tanpa dihantui kekurangan air.***

 

 

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon dan TNI AL Berkolaborasi Selamatkan Ekosistem Laut Melalui Gerakan Jaga Segara.

    Pemkab Cirebon dan TNI AL Berkolaborasi Selamatkan Ekosistem Laut Melalui Gerakan Jaga Segara.

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 354
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan gerakan besar peduli lingkungan pesisir. Melalui kegiatan pembersihan pantai dan penanaman 250 ribu pohon mangrove kelak bisa menjadi tempat pengembang biakan pelangton telur ikan laut. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menjaga ekosistem laut serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir dari […]

  • Pemkab Cirebon Pastikan 23 Ruas Jalan Diperbaiki Usai Lelang, Ini Daftarnya

    Pemkab Cirebon Pastikan 23 Ruas Jalan Diperbaiki Usai Lelang, Ini Daftarnya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 131
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Sebanyak 23 ruas jalan di berbagai wilayah dipastikan diperbaiki setelah masuk dalam proses lelang dini Tahun Anggaran 2026. Percepatan lelang dilakukan agar pekerjaan fisik dapat segera berjalan dan masyarakat lebih cepat merasakan manfaat peningkatan infrastruktur jalan. […]

  • PT. Marabunta Terbakar Hebat Ditengah Ruang Lingkup Tiga Perusahaan.

    PT. Marabunta Terbakar Hebat Ditengah Ruang Lingkup Tiga Perusahaan.

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 140
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Terjadi kebakaran hebat menimpa perusahaan yang  membidangi memproduksi Briket dari bahan Batu Bara milik PT. Marabunta yang beralamat di Blok Pejagan Asem, Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, 17 Mei  2026. Kebakaran terjadi dilokasi ruang lingkup tiga buah perusahaan yaitu PT. Java, PT. Niaga dan PT. Marabunta, sehingga di khawatirkan api yang berasal […]

  • Dialog Sepakbola Bersama Arya Sinulingga, KPSU Apresiasi Program PSSI Sumut

    Dialog Sepakbola Bersama Arya Sinulingga, KPSU Apresiasi Program PSSI Sumut

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Medan – Penilaian yang dilakukan Komite Perubahan Sepakbola Sumatera Utara (KPSU) menunjukkan mayoritas masyarakat dan penggiat puas terhadap kinerja PSSI di era Plt Arya Sinulingga Penilaian KPSU ini berdasarkan bahwa semakin tinggi intensitas warga dengan sepak bola, semakin puas warga terhadap kinerja PSSI Sumut “Ini tak terbantahkan. Banyak perubahan dilakukan PSSI Sumut seperti tahun lalu hadirnya piala […]

  • PSMS Awali Langkah Gemilang di Babak Playoff

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Medan – PSMS Medan memulai langkahnya di babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025 dengan hasil gemilang.  Pasukan ‘Ayam Kinantan’ mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Baharuddin Siregar, Lubuk Pakam, Minggu, 19 /1 Gol PSMS dicetak oleh Aidun Sastra Utami di menit ke-26 dan Rachmad Hidayat di menit ke-28. “Alhamdulillahirabbil’alamin, ini kemenangan […]

  • Polresta Cirebon Sita Miras Ilegal di New Berty Club

    Polresta Cirebon Sita Miras Ilegal di New Berty Club

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 20
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM – Polresta Cirebon kembali menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan hukum di wilayah hiburan malam. Melalui razia gabungan yang melibatkan Denpom III/3 Cirebon dan Satpol PP Kabupaten Cirebon pada Sabtu (1/8/2026) malam, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti pelanggaran di New Berty Club. Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polresta Cirebon, Kompol […]

expand_less