Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Aspirasi Petani Bena Direspons Cepat, Usman Husin Apresiasi Menteri Pertanian dan BBWS NT II

Aspirasi Petani Bena Direspons Cepat, Usman Husin Apresiasi Menteri Pertanian dan BBWS NT II

  • account_circle Mario
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Aspirasi petani Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), terkait persoalan sedimentasi saluran irigasi mendapat respons cepat dari pemerintah. Tak sampai 24 jam setelah keluhan tersebut disampaikan dan dikomunikasikan, alat berat langsung diturunkan untuk melakukan pengerukan sedimentasi.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, yang menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, serta Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS NT II) dibawah koordinasi Plh Kepala Davianto Frangky B. Welkis yang segera mengambil langkah di lapangan.

Alat berat berupa ekskavator dan truk dikerahkan untuk mengeruk material sedimentasi di saluran irigasi yang berada di Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan. Pengerjaan tersebut diharapkan dapat mengembalikan kelancaran aliran air menuju areal persawahan masyarakat.

Persoalan sedimentasi ini telah berlangsung sekitar lima tahun. Material yang menumpuk menyebabkan kapasitas saluran berkurang sehingga debit air yang mengalir ke lahan pertanian tidak lagi optimal.

Dampaknya dirasakan ribuan petani yang mengandalkan jaringan irigasi tersebut untuk mengairi lahan persawahan seluas kurang lebih 2.700 hektare di Desa Bena dan wilayah sekitarnya.

Salah seorang petani Desa Bena, Roni Nubatonis, mengatakan kekurangan debit air menjadi persoalan yang terus dihadapi petani setiap musim tanam. Selain persoalan irigasi, petani juga menghadapi keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Banyak masalah yang sering dihadapi petani, terutama kekurangan debit air pada Musim Tanam I maupun Musim Tanam II. Persoalan ini terjadi setiap tahun,” ujar Roni.

Menurut Roni, keterbatasan pasokan air membuat petani terlambat mengolah lahan. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada produktivitas pertanian, bahkan sebagian petani berpotensi mengalami gagal panen.

Keluhan tersebut, lanjut Roni, telah disampaikan kepada Usman Husin saat kegiatan reses di Desa Bena pada 2025 dan kembali disampaikan dalam kegiatan reses 2026.

Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Usman dengan melakukan komunikasi kepada pemerintah pusat dan instansi teknis terkait.

Hasilnya, BBWS NT II bergerak cepat dengan menurunkan alat berat ke lokasi untuk melakukan normalisasi saluran irigasi.

“Kami sangat senang karena komunikasi yang dibangun Bapak Usman direspons pemerintah sangat cepat. Tidak sampai 24 jam, alat berat langsung diturunkan ke lokasi pada malam harinya,” kata Roni.

Bagi petani, kehadiran alat berat tersebut menjadi bukti bahwa keluhan yang disampaikan melalui wakil rakyat tidak berhenti sebagai aspirasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan.

Roni pun menyampaikan terima kasih kepada Usman Husin dan berharap perjuangan terhadap kebutuhan petani terus dilakukan.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Usman Husin yang telah memperjuangkan aspirasi kami. Harapan kami, Bapak Usman tetap menjadi penyambung suara petani dan terus memperjuangkan kepentingan petani ke pemerintah pusat agar ke depan petani bisa hidup lebih sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Usman Husin menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi petani, serta kepada Kementerian PUPR melalui BBWS NT II yang bergerak cepat menindaklanjuti kondisi di lapangan.

Usman menilai, respons cepat tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat, wakil rakyat, pemerintah pusat dan instansi teknis dalam menyelesaikan persoalan pertanian.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman, yang telah merespons aspirasi petani dengan cepat. Terima kasih juga kepada Kementerian PUPR melalui BBWS Nusa Tenggara II yang langsung bergerak dan menurunkan alat berat ke lokasi,” ujar Usman, (7/8/2026).

Menurut Usman, persoalan irigasi tidak boleh dianggap sederhana karena menyangkut kebutuhan dasar petani sekaligus berkaitan langsung dengan ketahanan pangan.

“Ini bukan hanya soal membersihkan sedimentasi. Ini menyangkut air untuk ribuan petani, produktivitas sawah dan ketahanan pangan kita. Karena itu, ketika masyarakat menyampaikan persoalan, kita harus mencari jalan keluar dan memastikan ada tindak lanjut nyata,” tegasnya.

Usman mengatakan dirinya akan terus mengawal berbagai aspirasi petani NTT, termasuk persoalan irigasi, ketersediaan air, alsintan, sarana produksi pertanian dan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya akan terus menjadi penyambung aspirasi masyarakat NTT. Apa yang menjadi kebutuhan petani akan kita komunikasikan kepada pemerintah pusat dan kita kawal agar bisa mendapatkan solusi,” katanya.

Ia berharap pengerukan sedimentasi tersebut dapat mengembalikan fungsi saluran irigasi sehingga pasokan air ke areal persawahan kembali optimal.

Dengan demikian, petani dapat mengolah lahan tepat waktu, meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah Amanuban Selatan.

Bagi petani Desa Bena, respons cepat tersebut menjadi harapan baru. Setelah bertahun-tahun menghadapi persoalan sedimentasi dan berkurangnya debit air, kini mereka menanti satu hal sederhana namun sangat berarti: air kembali mengalir lancar ke sawah dan musim tanam dapat berjalan tanpa dihantui kekurangan air.***

 

 

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Kormi Sumut Kabarnya Diperiksa Polda

    Ketua Kormi Sumut Kabarnya Diperiksa Polda

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Medan – Ini kabar dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Utara (Sumut). Ketua nya Daffasya Adnan Sinik (Daffa Sinik) dikabarkan telah dipanggil Polda Sumatera Utara. Tidak diketahui pasti apa alasan beliau dipanggil Polda Sumatera Utara. Beredar kabar internal kepengurusan Kormi Sumut, pria yang memulai kiprahnya di Kormi Sumut tahun 2025 dipanggil Polda Sumatera Utara […]

  • Mamah Dedeh Sapa Ribuan Jemaah di Acara Kuningan Bertasbih

    Mamah Dedeh Sapa Ribuan Jemaah di Acara Kuningan Bertasbih

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Ribuan jemaah memadati GOR Ewangga Kuningan pada Tabligh Akbar bertajuk “Kuningan Bertasbih, Bersama Meraih Berkah” yang digelar Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Minggu (14/12/2025). Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah nasional Ustadzah Hj. Mamah Dedeh. Ketua LKKS Kabupaten Kuningan Hj. Ela Helayati, SE, mengatakan Kuningan Bertasbih menjadi ikhtiar spiritual untuk memperkuat kebersamaan […]

  • Satbrimob Polda Kepri dan BP Batam Gelar Diklat Orientasi Pembentukan Karakter Pegawai

    Satbrimob Polda Kepri dan BP Batam Gelar Diklat Orientasi Pembentukan Karakter Pegawai

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com – Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melaksanakan Upacara Pembukaan Diklat Orientasi Pegawai BP Batam di Lapangan Upacara Mako Satbrimob Polda Kepri, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Dr. Alexander Zulkarnain selaku Inspektur Upacara dan dihadiri Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. […]

  • Pemkab Cirebon Perketat Verifikasi Penerima Bansos, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    Pemkab Cirebon Perketat Verifikasi Penerima Bansos, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 457
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon memperketat verifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) agar penyaluran program sembako dan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) benar-benar tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, usai menghadiri rapat koordinasi program sembako dan BLTS yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon di ruang Paseban Sekretariat Kabupaten […]

  • Pendapatan Rp.628 Miliar, DPRK – Pemko Subulussalam Sepakati KUA-PPAS 2026

    Pendapatan Rp.628 Miliar, DPRK – Pemko Subulussalam Sepakati KUA-PPAS 2026

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com — Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) bersama Pemerintah Kota Subulussalam resmi menyepakati dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRK, Sabtu (28/02/2026). Berdasarkan dokumen yang disahkan, total pendapatan daerah Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar Rp628.072.103.439. Rinciannya sebagai berikut: Pendapatan Asli […]

  • Fraksi Hati Nurani Rakyat DPRD NTT Soroti Rendahnya PAD, Tata Kelola Aset hingga Objektivitas SPMB

    Fraksi Hati Nurani Rakyat DPRD NTT Soroti Rendahnya PAD, Tata Kelola Aset hingga Objektivitas SPMB

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 431
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan sejumlah catatan strategis terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Catatan tersebut disampaikan dalam Pendapat Akhir Fraksi pada Sidang Paripurna DPRD NTT, Rabu (24/6/2026). Dalam pandangan akhirnya, Fraksi menegaskan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan APBD harus menjadi […]

expand_less