Asap Karhutla Meluas hingga Alor, Usman Husin: Pencegahan Kemenhut Jangan Cuma Jadi Slogan!
- account_circle Mario
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Papua kini menjadi perhatian serius setelah asapnya dilaporkan menyebar hingga Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan mengganggu penerbangan. Kondisi ini memunculkan desakan agar Kementerian Kehutanan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga membuktikan keseriusannya dalam mencegah kebakaran sejak dini.
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, mendesak Kementerian Kehutanan segera mengambil langkah konkret untuk menangani kebakaran hutan di Papua.
Menurutnya, dampak karhutla yang menjangkau wilayah lain menunjukkan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai masalah lokal semata.
Ia menyoroti laporan mengenai penerbangan pesawat rute Kupang-Kalabahi yang gagal mendarat di Kalabahi akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut.
“Pandangan saya, Kementerian Kehutanan harus mengambil langkah konkret dengan segala upaya yang diperlukan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Papua. Asapnya sudah menyebar sampai Alor, NTT, akibat terbawa angin timur,” ujar Usman kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Bagi Usman, kondisi tersebut semestinya menjadi peringatan serius bagi pemerintah. Kebakaran hutan bukan hanya persoalan api yang melahap kawasan vegetasi, melainkan juga dapat menimbulkan dampak lintas wilayah, termasuk mengganggu aktivitas masyarakat dan kelancaran transportasi udara.
Ia menegaskan, Kementerian Kehutanan perlu bergerak cepat agar kebakaran tidak terus meluas dan dampaknya tidak semakin besar. Pemadaman harus menjadi prioritas, terutama ketika asap sudah dilaporkan menjangkau wilayah yang jauh dari titik kebakaran.
Namun, penanganan karhutla tidak cukup berhenti pada upaya memadamkan api setelah kebakaran terjadi. Menurut Usman, langkah pencegahan dan antisipasi dini juga harus mendapat perhatian serius agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Pencegahan Harus Dibuktikan dengan Tindakan
Usman menilai, meluasnya dampak asap hingga Alor harus menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Kehutanan, terutama dalam memperkuat sistem pencegahan, deteksi dini, dan respons terhadap titik-titik kebakaran.
Ia meminta pemerintah memastikan upaya pencegahan berjalan nyata di lapangan, bukan sekadar menjadi program atau slogan. Sebab, ketika kebakaran telanjur meluas dan asap mulai mengganggu aktivitas masyarakat di daerah lain, konsekuensi yang ditimbulkan tidak lagi terbatas pada kawasan yang terbakar.
Karena itu, Usman mendesak Kementerian Kehutanan mengerahkan langkah penanganan yang diperlukan untuk memadamkan kebakaran di Papua sekaligus memperkuat antisipasi agar kebakaran serupa dapat dicegah sejak awal.
Baginya, kejadian ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi langkah penanganan karhutla secara menyeluruh. Jangan sampai tindakan baru benar-benar digencarkan setelah dampak kebakaran meluas dan mengganggu kepentingan masyarakat.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar