Total 125 Anak NTT Kuliah ke Surabaya Lewat Beasiswa Penuh Usman Husin
- account_circle Mario
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Sebanyak 125 anak Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi ke Surabaya melalui program beasiswa penuh yang diperjuangkan Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, dalam kurun waktu 2025 hingga 2026.
Angka tersebut menjadi gambaran jangkauan program beasiswa yang membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari berbagai daerah di NTT. Bukan hanya satu kabupaten, program ini telah menjangkau sejumlah wilayah, mulai dari Pulau Sumba, Rote Ndao hingga Kabupaten Kupang.
Khusus sepanjang tahun 2026, sebanyak 54 calon mahasiswa asal NTT telah memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program tersebut. Pemberangkatan terakhir ditandai dengan keberangkatan tiga anak asal Kabupaten Kupang pada Rabu, 4 November 2026.
Ketiganya adalah Eti Bani, Desi Elisabet Oematan, dan Rut Susana Humau yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Sunan Giri, Surabaya.
Ketiga calon mahasiswa tersebut diberangkatkan menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Tenau Kupang. Keberangkatan ini sekaligus menutup rangkaian pemberangkatan penerima beasiswa untuk tahun 2026.
Tenaga Ahli Anggota DPR RI Usman Husin wilayah Timor, Yorim Boymau, mengatakan pemberangkatan tiga anak Kabupaten Kupang tersebut merupakan gelombang terakhir tahun ini.
“Ini gelombang terakhir tahun ini. Terakhir ini tiga orang dari Kabupaten Kupang. Hari ini mereka dengan kapal laut akan ke Surabaya,” ujar Yorim usai mengantar ketiganya di Pelabuhan Tenau Kupang.
Jika dirinci, sebanyak 44 calon mahasiswa berasal dari empat kabupaten di Pulau Sumba, yakni Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.
Kemudian, tujuh anak berasal dari Kabupaten Rote Ndao dan tiga anak dari Kabupaten Kupang. Dengan demikian, total penerima beasiswa yang diberangkatkan sepanjang 2026 mencapai 54 orang.
Jumlah tersebut melanjutkan capaian program pada tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, sebanyak 71 calon mahasiswa asal NTT tercatat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang diperjuangkan Usman Husin.
Artinya, dalam kurun waktu dua tahun, sedikitnya 125 anak NTT telah mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi melalui program tersebut.
Bagi Usman Husin, pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membuka masa depan generasi muda. Keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak NTT yang memiliki keinginan dan semangat untuk melanjutkan pendidikan.
Melalui program beasiswa penuh ini, Usman berupaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari berbagai daerah agar mereka memiliki kesempatan belajar, mengembangkan kemampuan, serta memperluas wawasan di luar daerah.
Menurut Usman, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang diberangkatkan, tetapi juga dari bagaimana kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan pendidikan dan kelak memberikan kontribusi bagi daerah asal.
Para penerima beasiswa diharapkan belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta membawa pulang ilmu dan pengalaman untuk membangun keluarga, masyarakat, dan NTT.
Bagi 54 anak NTT yang memperoleh kesempatan sepanjang tahun ini, perjalanan menuju Surabaya bukan sekadar perjalanan meninggalkan kampung halaman. Ada harapan orang tua, perjuangan keluarga, dan cita-cita masa depan yang ikut dibawa dalam perjalanan tersebut.
Sementara bagi 125 anak yang memperoleh kesempatan selama dua tahun terakhir, program ini menjadi salah satu pintu untuk melanjutkan pendidikan tinggi di tengah keterbatasan ekonomi.
Sebab, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi dapat menjadi awal perubahan kehidupan. Dari kampung halaman di NTT, mereka berangkat membawa mimpi, menimba ilmu di Surabaya, dan kelak diharapkan kembali membawa manfaat bagi daerah yang membesarkan mereka.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar