Sejak Senin Belum Diperbaiki, Kabel Menjuntai di Jalan S. Parman Pacitan Resahkan Warga
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kabel menjuntai ke tanah, namun belum ada upaya perbaikan.
Pacitan,JarrakPos.com-Sebuah kabel yang menjuntai hingga menyentuh permukaan aspal di ruas Jalan S. Parman, tepatnya di depan TK Patmira, Kabupaten Pacitan, menimbulkan keresahan di kalangan warga. Keberadaan kabel yang menggantung rendah di tepi jalan tersebut memicu kekhawatiran, lantaran dikhawatirkan merupakan kabel beraliran listrik.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kabel tersebut menjuntai hingga menyentuh badan jalan. Kondisi ini membuat warga waswas, terutama karena belum diketahui secara pasti jenis maupun status kabel yang tergeletak di atas aspal tersebut.
Meski sempat diduga sebagai kabel milik PT PLN yang beraliran listrik, kabel itu diperkirakan merupakan jaringan saluran telepon milik PT Telkom. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara resmi.
Salah seorang warga, Feri, mengungkapkan bahwa kondisi kabel menjuntai itu telah berlangsung sejak Senin (12/10). Kendati demikian, hingga saat ini belum terlihat adanya upaya perbaikan di lokasi.
Menurut Feri, keberadaan kabel yang dibiarkan menjuntai tersebut membuat warga merasa khawatir. Terlebih, masyarakat tidak mengetahui secara pasti apakah kabel itu masih aktif dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Saya menduga itu kabel telepon. Tapi sampai saat ini belum ada upaya perbaikan,” jelas Feri, Selasa (13/10)
Kondisi tersebut diharapkan segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Penanganan yang cepat diperlukan untuk memastikan jenis kabel, mengantisipasi potensi bahaya, serta memberikan rasa aman bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Warga pun berharap pihak yang bertanggung jawab atas jaringan kabel tersebut segera melakukan pengecekan dan perbaikan, sehingga kabel tidak terus menjuntai hingga menyentuh aspal dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar