Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Staf Ahli Prayitno Dorong Puskesmas di Pacitan Bertahap Naik Kelas Jadi RS Tipe D

Staf Ahli Prayitno Dorong Puskesmas di Pacitan Bertahap Naik Kelas Jadi RS Tipe D

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Pemerintah Kabupaten Pacitan didorong untuk mulai mengkaji peningkatan status sejumlah Puskesmas menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D.

Langkah ini dinilai dapat menjadi bagian dari strategi memperluas akses sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini relatif jauh dari fasilitas kesehatan rujukan.

Gagasan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno. Menurutnya, pengembangan fasilitas kesehatan di tingkat wilayah perlu dipandang lebih luas, bukan sekadar sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi terutama sebagai ikhtiar mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Melihat pendapatan asli daerah terbesar di Kabupaten Pacitan yang salah satunya ditopang dari sektor kesehatan, kita perlu membaca kondisi ini sebagai sebuah peluang yang harus ditangkap. Namun, bukan semata-mata untuk mengejar target PAD. Tujuan yang paling mendasar adalah bagaimana pelayanan kesehatan dapat semakin dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujar Prayitno, Jum’at (2/10).

Menurut dia, Pacitan memiliki karakter geografis yang turut memengaruhi pola masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Sejumlah wilayah yang berada di kawasan perbatasan kabupaten masih memungkinkan masyarakat memilih fasilitas kesehatan di daerah tetangga ketika membutuhkan layanan yang lebih lengkap.

Masyarakat di wilayah utara, misalnya, sebagian mengakses pelayanan kesehatan di Kabupaten Ponorogo. Sementara warga di wilayah timur dapat menjangkau fasilitas kesehatan di Kabupaten Trenggalek, sedangkan sebagian masyarakat di kawasan barat memanfaatkan layanan kesehatan di Kabupaten Wonogiri.

Kondisi tersebut, kata Prayitno, seharusnya menjadi bahan evaluasi sekaligus peluang bagi Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk memperkuat fasilitas kesehatan di wilayah strategis.

“Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus peluang bagi kita. Bagaimana masyarakat Pacitan, khususnya yang berada di wilayah perbatasan, tidak harus selalu keluar daerah ketika membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong agar peningkatan status Puskesmas menjadi rumah sakit dilakukan secara bertahap dan berbasis kebutuhan wilayah. Tidak semua Puskesmas harus langsung ditingkatkan statusnya, melainkan perlu ditentukan berdasarkan prioritas dan karakteristik masing-masing kawasan.

Sejumlah Puskesmas yang dinilai layak menjadi bahan kajian awal antara lain Puskesmas Ngadirojo, Puskesmas Pakisbaru, Puskesmas Punung, dan Puskesmas Tegalombo.

“Puskesmas secara bertahap bisa di-upgrade menjadi rumah sakit, tentu dengan prioritas dan mempertimbangkan berbagai aspek. Mulai dari kebutuhan masyarakat, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembiayaan, aksesibilitas, regulasi, hingga keberlanjutan pengelolaannya,” terang Prayitno.

Ia menekankan, perubahan status fasilitas kesehatan bukan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam waktu singkat. Diperlukan kajian yang komprehensif agar rumah sakit yang nantinya dibangun atau dikembangkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus tetap sesuai dengan kapasitas dan kemampuan daerah.

Perencanaan tersebut, lanjutnya, perlu mencakup pemetaan kebutuhan layanan, kesiapan tenaga kesehatan, infrastruktur, pembiayaan, hingga model pengelolaan setelah fasilitas tersebut beroperasi.

“Saya kira stakeholder terkait secara global sudah memiliki kajian dan gambaran tentang hal ini. Tinggal bagaimana gagasan tersebut dikaji lebih mendalam, dipetakan prioritasnya, kemudian dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan daerah,” pungkasnya.

Jika gagasan tersebut dapat direalisasikan melalui perencanaan yang matang, penguatan fasilitas kesehatan di wilayah strategis diharapkan mampu memangkas jarak masyarakat terhadap layanan kesehatan rujukan.

Bukan hanya soal menghadirkan bangunan rumah sakit baru, tetapi juga bagaimana pelayanan kesehatan hadir lebih dekat dengan masyarakat—terutama bagi warga di kawasan perbatasan yang selama ini memiliki pilihan untuk mencari layanan ke luar daerah.

Di sisi lain, berkembangnya fasilitas kesehatan juga berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru di sekitarnya. Namun, bagi Pemerintah Kabupaten Pacitan, manfaat paling utama tetap berada pada terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab BU dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama

    Pemkab BU dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Untuk meningkatkan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melakukan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang ditandai dengan penandatangan Nota Kesepakatan antara kedua belah pihak. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemkab Bu dalam mendukung implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia berharap, nota kesepakatan ini dapat […]

  • Cegah Knalpot Brong, Satlantas Polres Kuningan Utamakan Edukasi dan Patroli

    Cegah Knalpot Brong, Satlantas Polres Kuningan Utamakan Edukasi dan Patroli

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan terus mengintensifkan upaya preemtif dan preventif dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di wilayah Kecamatan Ciawigebang. Salah satu yang menjadi perhatian adalah masih adanya potensi pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang kerap disebut knalpot brong. Kapolres […]

  • BP Batam Perkuat Sinergi Pengembangan KEK Tanjung Sauh melalui Dua Nota Kesepahaman

    BP Batam Perkuat Sinergi Pengembangan KEK Tanjung Sauh melalui Dua Nota Kesepahaman

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menegaskan komitmennya dalam mempercepat realisasi investasi dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui penandatanganan dua nota kesepahaman, Kamis (23/7/2026), di Marketing Center BP Batam. Nota kesepahaman pertama ditandatangani antara BP Batam dan PT. Nusatama Properta Panbil tentang Dukungan Investasi dan Percepatan Perizinan di KEK Tanjung […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Argentina vs Swiss, Yomi: Diatas Kertas La Albiceleste Unggul

    Argentina vs Swiss, Yomi: Diatas Kertas La Albiceleste Unggul

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Medan – Argentina akan menghadapi Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Kansas City, Amerika Serikat, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026 waktu setempat, atau Minggu pagi, 12 Juli 2026 waktu Indonesia. Di atas kertas, Argentina jelas lebih diunggulkan. Status juara bertahan, skuad bertabur pemain bintang, dan keberadaan Lionel Messi […]

  • Pemkab Pacitan Dorong Percepatan 10 Proyek Strategis, Penyedia Diminta Kejar Target dan Serapan Anggaran

    Pemkab Pacitan Dorong Percepatan 10 Proyek Strategis, Penyedia Diminta Kejar Target dan Serapan Anggaran

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan mendorong para penyedia jasa pelaksana proyek strategis kabupaten untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mengejar serapan anggaran. Langkah tersebut terutama ditujukan pada proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), mengingat penyalurannya memiliki sejumlah tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Kepala Bagian Pembangunan Setda Pacitan, Surono, mengatakan saat ini terdapat 10 proyek […]

expand_less