BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ajak Perusahaan Wujudkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Upaya menciptakan dunia kerja yang aman dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh pekerja terus didorong BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penguatan pemahaman mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang mengedepankan prinsip inklusivitas.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan K3 Inklusif dengan mengusung tema “Aman Bekerja, Setara Berkarya”, yang dilaksanakan pada 8 September 2026.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan kerja harus menjadi perhatian bagi semua pekerja, termasuk mereka yang merupakan penyandang disabilitas. Lingkungan kerja yang aman dan mudah diakses diharapkan dapat memberikan ruang bagi setiap individu untuk menjalankan pekerjaan secara optimal.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan prinsip kesetaraan perlu berjalan beriringan dengan upaya perlindungan pekerja.
“Setiap pekerja memiliki hak yang sama untuk mendapatkan rasa aman dan perlindungan ketika menjalankan pekerjaannya. Karena itu, aspek K3 perlu diterapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan seluruh pekerja,” ujar Ferama.
Ia menjelaskan, menciptakan tempat kerja yang inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas, tetapi juga membangun budaya kerja yang menghormati keberagaman dan memberikan kesempatan kepada pekerja untuk berkembang berdasarkan kemampuan.
Menurut Ferama, perusahaan memiliki peran penting dalam mewujudkan kondisi tersebut. Penerapan prosedur keselamatan yang tepat, lingkungan yang mendukung, serta pemahaman terhadap kebutuhan pekerja menjadi bagian yang perlu diperhatikan secara bersama-sama.
“K3 inklusif membutuhkan komitmen bersama. Perusahaan, pekerja dan pemangku kepentingan harus saling mendukung agar tercipta tempat kerja yang aman, nyaman dan memberi kesempatan kepada setiap pekerja untuk berkarya,” jelasnya.
Selain aspek keselamatan, penerapan K3 yang inklusif juga diharapkan dapat mendorong terciptanya hubungan kerja yang lebih positif. Pekerja dapat menjalankan tugas dengan rasa aman, sementara perusahaan memiliki lingkungan kerja yang mendukung produktivitas dan pengembangan sumber daya manusia.
BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu pun mengajak dunia usaha untuk terus memperhatikan prinsip keselamatan sekaligus kesetaraan dalam lingkungan kerja. Upaya tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang menghargai perbedaan dan memberikan peluang yang proporsional kepada seluruh pekerja.
Melalui semangat “Aman Bekerja, Setara Berkarya”, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu berkomitmen memperluas edukasi mengenai pentingnya perlindungan pekerja serta mendorong penerapan budaya K3 yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh pekerja tanpa terkecuali.
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar