Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Menumbuhkan Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah, Dindik Pacitan Perkuat Pendampingan Satuan Pendidikan

Menumbuhkan Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah, Dindik Pacitan Perkuat Pendampingan Satuan Pendidikan

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com- Sekolah bukan sekadar ruang untuk mengejar capaian akademik. Di balik deretan bangku, papan tulis, dan aktivitas belajar mengajar, ada kebutuhan yang tak kalah penting: memastikan setiap anak merasa aman, nyaman, dihargai, dan memiliki ruang untuk tumbuh.

Semangat itulah yang terus didorong Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan melalui pendampingan budaya aman dan nyaman di lingkungan satuan pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pacitan, Ririh Enggar Murwati, mengatakan bahwa terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di dalamnya. Tidak hanya guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga peserta didik, orang tua, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Menurut Ririh, budaya aman dan nyaman perlu dibangun sebagai sebuah kebiasaan bersama. Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga ruang yang mampu memberikan rasa terlindungi bagi anak.

“Budaya aman dan nyaman di sekolah tidak bisa dibangun hanya oleh satu pihak. Ini membutuhkan komitmen dan kepedulian bersama, sehingga sekolah benar-benar menjadi tempat yang ramah bagi anak untuk belajar, berkembang, dan berinteraksi,” ujar Ririh Enggar Murwati, Rabu (23/9).

Pendampingan yang dilakukan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran satuan pendidikan mengenai pentingnya menciptakan iklim sekolah yang positif. Setiap persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan diharapkan dapat dikenali lebih awal dan ditangani melalui pendekatan yang tepat.

Sebab, lingkungan belajar yang nyaman tidak selalu diukur dari kelengkapan fasilitas. Ada hal-hal yang lebih mendasar, seperti komunikasi yang sehat, penghargaan terhadap perbedaan, keteladanan orang dewasa, hingga kemampuan sekolah mendengarkan suara anak.

Ririh menekankan, pendampingan bukan semata-mata untuk mencari kekurangan di sekolah. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan agar satuan pendidikan dapat terus berbenah sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dalam konteks tersebut, guru memiliki posisi penting. Guru bukan hanya penyampai pengetahuan, melainkan juga sosok yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan anak di sekolah. Cara guru berkomunikasi, memberikan respons, menyelesaikan persoalan, dan membangun relasi dengan peserta didik turut menentukan suasana belajar.

Begitu pula dengan peran kepala sekolah. Kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi terbuka dan budaya saling menghargai akan menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan sekolah yang positif.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh warga sekolah memiliki kesadaran yang sama. Ketika semua merasa memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, maka budaya itu akan tumbuh dan menjadi bagian dari keseharian,” kata pejabat penyandang gelar doktoral ini.

Upaya membangun budaya tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan: memberikan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak Pacitan.

Sekolah yang aman dan nyaman bukan hanya tentang tidak adanya persoalan. Ia juga tentang hadirnya rasa percaya, hubungan yang saling menghormati, serta kesempatan bagi setiap anak untuk belajar tanpa rasa takut.

Di sanalah pendidikan menemukan maknanya yang lebih luas. Bukan hanya mencetak anak yang mampu menjawab soal, tetapi juga membentuk generasi yang tumbuh dengan rasa percaya diri, menghargai sesama, dan memiliki pengalaman belajar yang positif.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Dinas Pendidikan Pacitan berharap budaya aman dan nyaman tidak berhenti sebagai sebuah program, melainkan tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sekolah sehari-hari.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kabid Ekraf ke Prokopim? Nama Adetya Wicaksana Putra Mengemuka di Bursa Promosi

    Dari Kabid Ekraf ke Prokopim? Nama Adetya Wicaksana Putra Mengemuka di Bursa Promosi

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Dinamika rotasi dan promosi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan kembali menjadi perbincangan. Jika rencana promosi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Pacitan, Luthfi Azza Azizah, ke jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) terealisasi, perhatian kemudian mengarah pada sosok yang bakal dipercaya mengisi posisi strategis tersebut. Nama Adetya Wicaksana Putra, Kepala Bidang […]

  • Pemkot Kupang Prioritaskan Perbaikan Jalan GOR Flobamora, Target Eksekusi April 2026

    Pemkot Kupang Prioritaskan Perbaikan Jalan GOR Flobamora, Target Eksekusi April 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 243
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur, terutama ruas-ruas jalan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Salah satu yang kini menjadi prioritas adalah perbaikan jalan di samping GOR Flobamora, tepatnya di Jalan Iman Budiman, jalur strategis yang menghubungkan sejumlah kawasan menuju pusat kota. Melalui, perbaikan jalan tersebut telah dijadwalkan untuk mulai […]

  • Tutup Turnamen VIK Rendezvous Futsal #15, Wabup Kuningan Tuti Andriani: Olahraga Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

    Tutup Turnamen VIK Rendezvous Futsal #15, Wabup Kuningan Tuti Andriani: Olahraga Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada acara penutupan turnamen VIK Rendezvous Futsal #15 yang berlangsung di GOR Ewangga Kabupaten Kuningan, Senin (14/9/2026) malam. ​Hadir mewakili Bupati Kuningan yang berhalangan hadir, Tuti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, orang tua, panitia, serta jajaran Viking Futsal Club yang konsisten […]

  • Livin’ Mandiri Catat Kemenangan Kedua

    Livin’ Mandiri Catat Kemenangan Kedua

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Medan – Hasil Proliga 2026 Putri hari ini, Minggu (25/1/2026), menghadirkan kemenangan poin kemenangan ke-2 bagi Jakarta Livin’ Mandiri di ajang Proliga 2026. Livin’ Mandiri menang atas Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (16-25, 25-23, 26-24, dan 25-17). Di awal set pertama, Livin Mandiri memimpin lebih dulu dua angka, namun Popsivo Polwan mampu membalikkan keadaan […]

  • Bupati Cirebon Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Dan Rakyat

    Bupati Cirebon Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Dan Rakyat

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 203
    • 0Komentar

      CIREBON, JARRAKPOS.COM  — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Safari Ramadan bertema Tarling Neuleuman Poekna Peuting di Lapangan Mandala Giri, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Cirebon Imron, dan Gus Miftah. Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Dalam sambutannya, […]

  • Patut Diapresiasi, Dua Amil BAZNAS Kaur Raih Sertifikasi Kompetensi Berskala Nasional

    Patut Diapresiasi, Dua Amil BAZNAS Kaur Raih Sertifikasi Kompetensi Berskala Nasional

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com — BAZNAS Kabupaten Kaur menorehkan catatan baru dalam perjalanan penguatan profesionalisme pengelolaan zakat. Untuk pertama kalinya, dua amil BAZNAS Kabupaten Kaur berhasil dinyatakan kompeten dan memperoleh sertifikasi kompetensi profesi amil berskala nasional. Dua amil tersebut adalah Jhon Saputra, S.Pd., Gr. dan Yonkkie Saputra, S.H. Keduanya berhasil menyelesaikan Program Sertifikasi Amil yang diselenggarakan oleh […]

expand_less