Terpilih Kembali, Dicky Berobsesi Tingkatkan Prestasi Kabaddi Sumut
- account_circle Syawal
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Pekan olahraga Nasional mencerminkan dedikasi luar biasa, ambisi besar, dan fokus tinggi dari para atlet, pelatih, maupun pengurus daerah untuk menembus dan berprestasi di ajang olahraga multievent terbesar di Indonesia.
Bagi seorang atlet, memiliki obsesi atau impian besar menuju PON sangatlah wajar karena PON merupakan puncak kompetisi nasional dan gerbang utama menuju pelatnas (Pusat Latihan Nasional) serta kejuaraan internasional.
Begitu lah obsesi Dicky Hendrawan. Terpilih lagi sebagai Ketua FOKSI Sumatera Utara periode 2026-2030, dia berobsesi meningkatkan capaian prestasi atlet pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT dan NTB tahun’ 2028. Dicky Hendrawan menjabat ketua FOKSI Sumut untuk periode kedua
Seperti diketahui, pada Sumut -Aceh 2024, atlet Kabaddi Sumut meraih 1 emas dan perunggu. ” Minimal cabor Kabaddi bisa mengulangi capaian medali PON 2024, tapi berusaha lebih baik lagi”, kata Dicky Hendrawan usai terpilih pada Musprov FOKSI Sumut, di STOK Bina Guna, Medan, Minggu (30/8)
Salah satu program nya adalah menggelar selekprov yang dijadwalkan 25 – 27 September mendatang di Medan. Ajang ini sebagai seleksi atlet menuju PON tahun 2028. Kemudian kejurda kabaddi tingkat SMA (U-18 Tahun) telah dilaksanakan pada 31 Okt – 02 Nov 2025 di kota Binjai. Even kejurda tersebut telah berhasil menjaring bibit potensial atlit dari kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara.
“Kami menjaring atlet berkualitas dan dipersiapkan dengan semaksimal mungkin meraih prestasi”, sebut nya
Pemerintah Provinsi Sumut seperti dikatakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Disporasu) Sumut, M. Mahfullah Pratama Daulay, mendorong FOKSI Sumatera Utara untuk memperkuat pembinaan atlet kabaddi secara berkelanjutan demi mengukir prestasi nasional dan internasional.
“Ini menjadi tantangan FOKSI Sumut dalam memberdayakan potensi atlet daerah ini. Kami tak akan sia siakan perhatian Pemprovsu”, ujarnya
Dicky Hendrawan mengatakan kabbadi tergolong olahraga baru di Indonesia termasuk juga di Sumatera Utara sehingga belum banyak masyarakat yang mengetahui olahraga yang untuk pertama kalinya akan dipertandingkan di PON mendatang.
Untuk itu, lanjut dia, sudah menjadi keharusan bagi FOKSI Sumut untuk memaksimalkan sosialisasi agar masyarakat lebih mengenal olahraga tersebut dengan prioritas sasaran adalah kalangan pelajar dan juga mahasiswa.
“Salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan adalah menggelar kejurda kabbadi tingkat SMA. Dengan demikian kita berharap olahraga kabbadi ke depannya dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas dan tentunya akan semakin banyak atlet yang kita miliki,” katanya.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar