Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Ratusan Warga Enam Desa Membludak Sambut Reses Usman Husin di Kokbaun: “Menjangkau yang Tak Terjangkau”

Ratusan Warga Enam Desa Membludak Sambut Reses Usman Husin di Kokbaun: “Menjangkau yang Tak Terjangkau”

  • account_circle Mario
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan panjang menembus akses jalan yang sulit dari pagi hingga siang tak menyurutkan antusiasme masyarakat Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menyambut kedatangan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin.

Sekitar 700 masyarakat memadati lokasi reses di Koentefa, Kecamatan Kokbaun, Sabtu (8/8/2026). Mereka datang dari enam desa di Kecamatan Kokbaun, bahkan sejumlah masyarakat dari kecamatan tetangga turut hadir untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Usman Husin.

Enam desa tersebut yakni Benehe, Koloto, Lotas, Niti, Obaki dan Sabnala. Perwakilan masyarakat dari seluruh desa hadir dalam pertemuan tersebut.

Kehadiran Usman Husin disambut dengan nuansa adat Timor. Tokoh adat setempat menyambutnya melalui perpaduan Natoni dan tarian tradisional, kemudian dilanjutkan dengan pengalungan selendang sebagai simbol kehangatan dan penghormatan.

Camat Kokbaun, Andy Kalumbang, S.IP., CMP, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Usman Husin di wilayah tersebut.

Menurut Andy, kunjungan tersebut memiliki arti penting karena Kecamatan Kokbaun telah berdiri sekitar 20 tahun, namun baru kali ini seorang anggota DPR RI hadir langsung di wilayah tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih karena Bapak Usman Husin boleh hadir di Kecamatan Kokbaun. Kecamatan Kokbaun sudah berdiri sekitar 20 tahun dan Bapak Usman merupakan yang pertama dari anggota DPR RI yang hadir sampai di sini,” kata Andy.

Ia menyebut kondisi Kokbaun sebagai wilayah yang membutuhkan perhatian lebih karena akses menuju daerah tersebut sangat sulit.

“Menjangkau yang tak terjangkau,” ujarnya.

Andy menjelaskan, akses dari Kota Soe menuju Kokbaun masih sangat sulit, sementara kondisi infrastruktur juga belum sepenuhnya memadai.

“Karena akses dari Kota Soe ke Kokbaun sangat sulit, infrastrukturnya juga sangat sulit. Ini pertama kali anggota DPR RI sampai di sini,” katanya.

Menurutnya, banyak kebutuhan dan usulan masyarakat yang belum mampu diintervensi pemerintah daerah karena keterbatasan anggaran.

“Begitu banyak keluhan, kebutuhan dan usulan dari masyarakat Kokbaun yang tidak mampu kami intervensi karena keterbatasan dana. Enam desa yang ada di Kecamatan Kokbaun juga belum sepenuhnya terpenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Andy berharap Usman Husin dapat membawa aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.

“Harapan kami sebagai wakil masyarakat di pusat dapat mengintervensi kebutuhan-kebutuhan yang diusulkan masyarakat tetapi belum terpenuhi,” katanya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih karena kehadiran Usman menjadi salah satu upaya membuka akses komunikasi bagi masyarakat Kokbaun.

“Dari lubuk hati saya sebagai camat, sekaligus pembina masyarakat, kami menyampaikan terima kasih. Bapak adalah yang pertama membuka akses kepada kami,” ujarnya.

Andy berharap kunjungan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat Kokbaun yang jumlahnya sekitar 149 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 3.000 jiwa.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat dari enam desa menyampaikan berbagai aspirasi. Mayoritas berkaitan dengan sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber utama penghidupan masyarakat.

Di Kecamatan Kokbaun terdapat sejumlah kelompok tani yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana pertanian.

Masyarakat mengusulkan bantuan traktor, bibit jagung hibrida, mesin pemipil atau mol jagung untuk enam desa, mesin pengolahan kemiri, mesin pompa air dan alat semprot pertanian.

Kebutuhan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus mengurangi beban biaya pengolahan lahan.

Salah satu Ketua Kelompok Tani, Marthen Mbula, menyampaikan petani juga membutuhkan dukungan pengembangan sejumlah komoditas pertanian.

“Bawang putih, kacang hijau dan bibit-bibit sayur. Kami juga kekurangan air,” ungkapnya.

Karena itu, masyarakat berharap bantuan mesin pompa air dapat diberikan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Selain itu, masyarakat Desa Sabnala secara khusus menyampaikan potensi bawang putih lokal yang telah dibudidayakan secara turun-temurun.

Menurut masyarakat, bawang putih lokal tersebut tidak membutuhkan banyak pupuk dan memiliki kecocokan dengan kondisi tanah setempat.

Mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan bibit bawang putih untuk dikembangkan di enam desa.

“Bawang putih lokal ini sudah turun-temurun. Tanah di sini cocok. Kami minta dibantu bibit untuk masyarakat enam desa,” demikian aspirasi masyarakat.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Usman Husin mengatakan dirinya akan melihat kebutuhan masyarakat secara konkret.

Ia menegaskan tidak ingin memberikan janji yang tidak bisa direalisasikan.

“Saya selalu katakan, apa yang bisa saya katakan bisa dan yang tidak bisa saya katakan tidak. Saya lebih senang sampaikan apa adanya,” tegas Usman.

Menurutnya, berbagai kebutuhan pertanian yang disampaikan masyarakat Kokbaun memungkinkan untuk diperjuangkan.

“Durian bibit unggul di TTS kemarin sudah saya kasih bantuan, juga di Rote. Bawang putih bisa, traktor juga bisa,” ujarnya.

Usman mengatakan dirinya akan kembali turun ke Kokbaun untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat.

“Saya tidak janji, tapi saya jamin bantuan-bantuan bisa masuk di Kokbaun. Nanti saya datang lagi membawa bantuan dan melakukan penyerahan,” katanya.

Ia juga menegaskan bantuan yang diserahkan kepada masyarakat tidak dipungut biaya.

“Bantuan yang saya serahkan gratis, tidak ada biaya sepeser pun,” tegas Usman.

Menurutnya, program bantuan harus diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bantuan ke depan harus menyentuh dan bisa bermanfaat untuk Kecamatan Kokbaun,” ujarnya.

Usman juga mengingatkan masyarakat agar membangun komunikasi yang baik terkait kebutuhan bantuan.

“Mau bantuan tapi tidak komunikasi apa yang mau dikasih, kita tidak tahu,” katanya.

Ia mengungkapkan, tahun sebelumnya dirinya telah menyalurkan sekitar 45 ton bibit jagung hibrida.

Sementara di wilayah Bena, ia menyebut telah memberikan sekitar 33 ton bibit padi dan bantuan traktor.

Usman menilai Kokbaun memiliki peluang untuk mengembangkan sejumlah komoditas yang sesuai dengan kondisi tanah dan potensi wilayah, termasuk bawang putih.

Karena itu, aspirasi mengenai bibit bawang putih lokal, traktor, mesin pemipil jagung, pompa air dan sarana pertanian lainnya akan menjadi bagian dari catatan resesnya.

“Tanaman-tanaman seperti ini yang dapar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ratusan warga dari enam desa hadir. Tokoh adat, kepala desa, kelompok tani dan masyarakat umum berkumpul menyambut kedatangan Usman Husin.

Bahkan, masyarakat dari kecamatan tetangga turut hadir.

Selain menyerap aspirasi pembangunan, kehadiran Usman juga diisi dengan pembagian beras kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Bagi Camat Andy Kalumbang, kedatangan Usman Husin menjadi momentum penting setelah sekitar dua dekade Kecamatan Kokbaun berdiri.

Sementara bagi masyarakat, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung, mulai dari infrastruktur, air bersih, pendidikan hingga pertanian.

Dari pagi menembus jalan yang sulit hingga siang dan sore bertemu masyarakat, reses Usman Husin di Kokbaun akhirnya membawa satu pesan kuat: wilayah yang jauh dari pusat tetap harus dijangkau, didengar dan diperjuangkan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Tuti Andriani Ajak Pemuda Pertahankan Persatuan Demi Memujudkan Visi Kuningan Melesat

    Wabup Tuti Andriani Ajak Pemuda Pertahankan Persatuan Demi Memujudkan Visi Kuningan Melesat

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn menegaskan pentingnya kesatuan dan persatuan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam merealisasikan Visi Kuningan Melesat (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh). ​Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri acara KNPI Berselawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung KNPI Kabupaten Kuningan, Sabtu (12/9/2026). ​Tuti […]

  • Paya Bakung United Siap Ikuti Babak Nasional Liga 4 2026

    Paya Bakung United Siap Ikuti Babak Nasional Liga 4 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Medan – Klub sepakbola Paya Bakung United resmi menyatakan kesiapannya berlaga di Liga 4 Nasional 2026 yang rencananya digelar Mei mendatang Kehadiran klub baru ini menandai langkah ambisius untuk menghadirkan wajah baru sepakbola nasional dari Provinsi Sumatera Utara “Paya Bakung United siap melakoni babak nasional. Kita terus melakukan persiapan”,kata pelatih Paya Bakung United Dedy Kurniawan […]

  • Ali Faathir/Devin Artha Pulangkan Unggulan China

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Medan – Laga sengit terjadi di babak 16 besar BNI Indonesia Masters 2025 saat ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi,memulangkan unggulan asal China, Chen Xu Jun dan Guo Ruo Han dengan skor 21-14, 21-18 di GOR PBSI Jalan Wiliam Iskandar Medan, Kamis (23/10/2025) Devin Artha Wahyudi mengungkapkan kunci kemenangan mereka adalah […]

  • DPC PDI Perjuangan Kaur Gelar Musyawarah Usulan Pengurus PAC, Tekankan Soliditas dan Kerja Nyata

    DPC PDI Perjuangan Kaur Gelar Musyawarah Usulan Pengurus PAC, Tekankan Soliditas dan Kerja Nyata

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 172
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kaur menggelar musyawarah usulan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kaur. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kaur, Joni Bahrul, serta dihadiri jajaran pengurus partai di tingkat kabupaten dan kecamatan. Dalam forum tersebut, Joni Bahrul didampingi Koordinator PDI Perjuangan Kaur, Martina Sulistia […]

  • HUT Kostrad ke-64, Yonarmed 11 Kostrad Gelar Cakra Outbound

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 11/2/2 Kostrad menggelar kegiatan Cakra Outbound di markas satuan,Jl. Dr. Koesen Hirohoesodo Selatan, Gelangan, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan, kekompakan, dan jiwa korsa prajurit serta keluarga besar Yonarmed 11/GG/2/2 […]

  • Bengkulu Siap Berlaga di Kejurnas Bola Tangan 2025 di Riau, Kadispora Optimis Raih Prestasi

    Bengkulu Siap Berlaga di Kejurnas Bola Tangan 2025 di Riau, Kadispora Optimis Raih Prestasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com  – Provinsi Bengkulu dipastikan aKejuaraan Nasional (Kejurnas) Handball yang akan digelar di Riau pada 19-24 April 2025 . Keikutsertaan ini menjadi kesempatan penting bagi para atlet handball Bengkulu untuk menunjukkan kualitas dan kemampuan terbaik di kancah nasional. Ketua umum ABTI Bengkulu, Bogy Restu Ilahi M.pd mengatakan saat ini para Atlet Abti sedang menjalani […]

expand_less