Tim Peneliti Universitas Bengkulu Uji Model dan Prototipe Sport Tourism Kemumu 5.0, Dorong Transformasi Digital Wisata Olahraga Bengkulu Utara
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU UTARA, jarrakpos.com – Tim Peneliti Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Uji Model dan Prototipe Sport Tourism Kemumu 5.0 sebagai bagian dari Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Uji Model dan Prototipe Tahun 2026. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan model, menyempurnakan prototipe aplikasi, serta meningkatkan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) dari level 4 menuju TKT 6 melalui proses validasi pada lingkungan terbatas. Pengembangan aplikasi ini diharapkan mampu menjadi solusi digital dalam mendukung pengelolaan, promosi, dan pelayanan destinasi wisata olahraga secara lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Tim Peneliti Universitas Bengkulu diketuai oleh Septian Raibowo, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Andika Prabowo, M.Pd., dan Yusran Panca Putra, S.Kom., M.Kom. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata Kemumu, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya pengelola destinasi wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, masyarakat sekitar, serta calon pengguna aplikasi sebagai responden dalam proses pengujian model dan prototipe.
Pelaksanaan penelitian dimulai pada 2 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga September 2026. Selama periode tersebut, tim peneliti secara bertahap melaksanakan pengumpulan data, validasi model, penyempurnaan prototipe aplikasi, serta evaluasi terhadap seluruh fitur yang dikembangkan. Seluruh data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyempurnaan sistem sehingga mampu memenuhi target peningkatan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) menuju level 6 sebelum diimplementasikan pada skala yang lebih luas.

Kegiatan diawali dengan analisis ulang kebutuhan pengguna melalui pengumpulan masukan dari wisatawan, pengelola destinasi, pelaku UMKM, serta masyarakat. Berdasarkan hasil analisis tersebut, tim peneliti melakukan penyempurnaan struktur menu aplikasi, peningkatan desain antarmuka (UI/UX), optimalisasi konten promosi berbasis visual, hingga pengembangan fitur-fitur utama yang mendukung pengalaman wisata olahraga secara digital.
Pada tahap uji model dan prototipe, para peserta diberikan kesempatan untuk menggunakan secara langsung aplikasi Sport Tourism Kemumu 5.0. Berbagai fitur yang diuji meliputi informasi destinasi wisata olahraga berbasis multimedia, peta wisata interaktif berbasis Geographic Information System (GIS), sistem pemesanan (booking) paket wisata secara daring, tiket elektronik (e-ticketing), pembayaran digital, informasi cuaca dan navigasi menuju lokasi wisata, forum diskusi antara wisatawan dan pengelola, serta dashboard pengelolaan destinasi berbasis data. Seluruh fitur tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih mudah, aman, dan efisien sekaligus mendukung tata kelola destinasi wisata secara digital.
Selain menguji fungsi setiap fitur aplikasi, tim peneliti juga melakukan observasi terhadap aspek usability, stabilitas sistem, performa aplikasi, serta pengalaman pengguna selama memanfaatkan aplikasi. Berbagai masukan yang diperoleh dari responden menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan prototipe sehingga siap memasuki tahapan implementasi yang lebih luas sesuai target peningkatan TKT.

Ketua Tim Peneliti, Septian Raibowo, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Sport Tourism Kemumu 5.0 tidak hanya dikembangkan sebagai media promosi wisata, tetapi juga sebagai platform digital yang mampu mengintegrasikan berbagai layanan wisata olahraga dalam satu aplikasi.
“Melalui uji model dan prototipe ini kami ingin memastikan bahwa aplikasi benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Harapannya, Sport Tourism Kemumu 5.0 dapat menjadi solusi digital yang mempermudah wisatawan memperoleh informasi, melakukan pemesanan, hingga mendukung pengelola dalam mengambil keputusan berbasis data sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan destinasi wisata olahraga.”
Sementara itu, anggota tim peneliti Andika Prabowo, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan pengguna secara langsung menjadi bagian penting dalam proses pengembangan inovasi.
“Masukan dari masyarakat, pengelola wisata, dan calon pengguna sangat penting untuk menyempurnakan aplikasi. Evaluasi terhadap kemudahan penggunaan, tampilan antarmuka, hingga efektivitas fitur akan menjadi dasar dalam pengembangan prototipe agar semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna di lapangan.”
Hal senada juga disampaikan oleh anggota tim peneliti Yusran Panca Putra, S.Kom., M.Kom., yang menjelaskan bahwa aspek teknis menjadi fokus utama selama proses pengembangan.
“Kami terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem booking, sinkronisasi data, kapasitas server, dashboard manajemen, hingga stabilitas aplikasi agar mampu memberikan layanan yang optimal ketika digunakan oleh masyarakat maupun pengelola destinasi wisata.”
Perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kemumu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan penelitian tersebut. Menurutnya, kehadiran aplikasi Sport Tourism Kemumu 5.0 merupakan langkah maju dalam mendukung transformasi digital pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Bengkulu Utara.
“Selama ini promosi wisata masih dilakukan secara konvensional. Dengan adanya Sport Tourism Kemumu 5.0, wisatawan akan lebih mudah memperoleh informasi, melakukan pemesanan, sekaligus mengetahui berbagai aktivitas olahraga yang tersedia di kawasan Kemumu. Kami optimistis aplikasi ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperkuat citra Kemumu sebagai destinasi wisata olahraga unggulan.”
Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang pelaku UMKM di kawasan wisata Kemumu yang berharap aplikasi tersebut dapat menjadi media promosi produk lokal sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung.
Tim Peneliti Universitas Bengkulu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan atas dukungan pendanaan melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Uji Model dan Prototipe Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan inovasi berbasis riset yang memiliki potensi untuk dihilirisasikan dan dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat, pemerintah daerah, serta dunia usaha.
Hingga penelitian berakhir pada September 2026, tim peneliti akan terus melakukan pengumpulan data, validasi pengguna, serta penyempurnaan prototipe berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Seluruh data penelitian akan dianalisis secara komprehensif dan selanjutnya didiseminasikan melalui seminar ilmiah, publikasi pada jurnal bereputasi, serta berbagai forum akademik sebagai bentuk penyebarluasan hasil penelitian dan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Melalui penelitian ini diharapkan Sport Tourism Kemumu 5.0 tidak hanya menjadi sebuah prototipe aplikasi, tetapi mampu berkembang menjadi platform digital yang memberikan dampak nyata terhadap transformasi pengelolaan wisata olahraga di Indonesia. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan destinasi wisata, memperkuat promosi digital, mendukung pengembangan UMKM lokal, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menjadi model pengembangan sport tourism berbasis teknologi digital yang dapat direplikasi di berbagai destinasi wisata lainnya di Indonesia.
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar