Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Perbaikan SDM agar Suntikan Dana APBD bisa Evektif

Perbaikan SDM agar Suntikan Dana APBD bisa Evektif

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang meminta eksekutif mengubah paradigma terkait penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Sebab, suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kini tidak bisa lagi dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan harus berbasis pada evaluasi kinerja konkret, kemanfaatan, dan peningkatan pelayanan publik di lapangan.

Pergeseran fokus ini tertuang dalam pembahasan rancangan peraturan daerah tentang penambahan penyertaan modal BUMD yang ditargetkan rampung pada September 2026.
Legislatif menginginkan agar perusahaan pelat merah tidak sekadar menyodorkan rencana bisnis, tetapi mampu membuktikan bahwa keberadaan mereka benar-benar berdampak nyata bagi warga Kota Magelang.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Kota Magelang Narisqa mengatakan, pembahasan rancangan peraturan daerah ini tidak akan secara otomatis mengakomodasi usulan badan usaha.

Pihaknya akan membedah rekam jejak penggunaan penyertaan modal sebelumnya sebagai pijakan.

“Artinya bukan dalam rangka negatif, bukan kita curiga. Tapi kita mengevaluasi,” kata Narisqa, Selasa (21/7/2026).

Narisqa menjelaskan, setiap rencana bisnis BUMD harus diuji kelayakannya karena badan usaha tersebut memikul beban ganda.

“Karena kita bicara BUMD, di samping pelayanan kepada masyarakat, ada juga sisi komersialnya,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, DPRD menetapkan dua tolok ukur berbeda. Bagi BUMD yang bergerak di sektor layanan dasar, seperti penyediaan air bersih, pemenuhan kebutuhan warga selama 24 jam penuh menjadi indikator utama.

Sementara bagi BUMD yang berorientasi laba, efisiensi bisnis dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi ukuran keberhasilan.

Oleh karena itu, Narisqa menegaskan bahwa besaran usulan penyertaan modal saat ini belum bersifat final.

“Besarannya berapa itu nanti kita ikut menilai, apakah layak atau tidak,” kata dia.
Lebih jauh, status penyertaan modal ini juga bukan jaminan bantuan yang akan turun terus-menerus. Setiap tahun, komisi terkait DPRD Kota Magelang akan memanggil BUMD untuk mengevaluasi efektivitas anggaran yang telah diberikan.

“Setiap tahun akan kita evaluasi, apakah masih layak diberikan atau tidak. Penyertaan modal bukan berbagi-bagi duit. Yang kita lakukan adalah memastikan efektif, efisien, tapi yang paling utama adalah pelayanan masyarakat 100 persen,” tutur Narisqa.

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran yang dihadapi Pemerintah Kota Magelang, DPRD bahkan membuka opsi untuk memutus aliran dana tersebut jika BUMD dinilai gagal memenuhi target.

“Nanti kalau hasil rapat melihat ternyata tidak membawa kebaikan, tidak membawa kemajuan, atau tidak memberikan sumbangan cukup untuk PAD, sangat mungkin tidak diberikan,” ucapnya.

Sejalan dengan semangat pengawasan tersebut, Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam mengelola anggaran daerah.

Evaluasi yang menyeluruh mutlak dilakukan agar suntikan modal tidak membebani APBD tanpa memberikan timbal balik yang sepadan bagi kota dan warganya.

“Kita pasti akan mengkaji kinerja BUMD seperti apa, karena jangan sampai anggaran yang kita punya ini menjadi tidak efektif,” kata Evin.
Selain mengevaluasi BUMD, Evin juga mendesak Pemkot Magelang untuk segera mendigitalisasi layanan retribusi. Langkah transformasi digital ini dinilai krusial untuk menekan potensi kebocoran pendapatan sekaligus meningkatkan transparansi keuangan daerah.

Sementara itu, Walikota Magelang Damar Prasetyono merespons bahwa penyertaan modal pada dasarnya masih sangat dibutuhkan untuk menopang operasional BUMD.

Namun, ia sepakat dengan legislatif bahwa peruntukan dana tersebut harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Damar menilai, pembenahan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan menjadi instrumen penting agar BUMD mampu mendongkrak daya saing Kota Magelang ke depannya.

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bumdes Putra Mayana Kadugede, Gelar Panen Perdana Melon

    Bumdes Putra Mayana Kadugede, Gelar Panen Perdana Melon

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bumdes Putra Mayana yang terletak di Desa Kadugede Kecamatan Kadugede hari ini Minggu (01/02/2026) melaksanakan panen perdana melon yang ditanam diatas tanah bengkok seluas 2100 meter persegi diblok Cibogo Desa Kadugede. Hadir dalam panen perdana tersebut Camat Kadugede Jujun Hendria, S.STP., M.Si, Petugas UPTD Pertanian, Penyuluh Pertanian, Kepala Desa dan Perangkat Desa […]

  • Para Renang Sumut Sumbang 2 Emas di Peparpenas

    Para Renang Sumut Sumbang 2 Emas di Peparpenas

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Medan Jarrakpos – Tim para renang Sumatera Utara mengakhiri capaian manis di ajang Pekan Paralimpik Pelajar nasional (Peparpenas) XI/2025. Pada hari terakhir di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/11/2025) siang, Sumut menambah 2 emas, dan 2 perak. Medali emas dipersembahkan Yecika Clarita yang turun di nomor 100 meter gaya dada putri […]

  • Peringati HPN, Pokja Wartawan dan Polres Kuningan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 514
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Kuningan bersama Polres Kuningan menggelar kegiatan sosial berupa santunan dan pemberian bingkisan kepada 25 anak yatim dan piatu, Kamis (20/02/25). Acara yang berlangsung di Mapolres Kuningan, Polda Jabar, menjadi wujud kepedulian insan pers dan kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan, […]

  • Jadi Atensi Publik, Kejagung Harus Berani Ungkap Pejabat KLHK yang Terjerat Kasus Sawit

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.671
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie medorong Kejaksaan Agung segera mengungkap nama-nama pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diduga terjerat dalam kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Hal tersebut dirasa sangat penting agar publik dan masyarakat tidak bertanya-tanya, setelah beberapa pekan lalu dari […]

  • Vita Ervina Dorong Desa Harus Jadi Pondasi Kuat Penegakan HAM

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 631
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kesadaran HAM di desa sangat penting karena desa merupakan basis kehidupan mayoritas masyarakat Indonesia. Dengan kesadaran HAM, warga masyarakat bisa mencegah diskriminasi dalam pelayanan publik dan melindungi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, perempuan dan anak”. Itulah yang diungkapkan oleh salahsatu anggota Komisi XIII DPR RI fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah VI […]

  • Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Viral di Medsos Video seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) digiring polisi menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video itu, pria tersebut disebut-sebut menyamar memakai hijab dan masuk ke kos putri sambil membawa senjata tajam (sajam) dan minuman keras. Namun, klarifikasi dari pihak kepolisian mengungkap fakta yang berbeda. Polisi Luruskan Isu Kasihumas Polres Bangkalan, […]

expand_less