Dari Pulau Terselatan NKRI, Nelayan di Landu Minta Usman Husin Lanjutkan Pengabdian 2029–2034
- account_circle Mario
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Di tengah hamparan laut Pulau Landu, pulau terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), suara dukungan masyarakat pesisir mengalir penuh harapan kepada Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB dapil NTT II, Usman Husin.
Dalam kegiatan pertemuan bersama masyarakat di Kecamatan Rote Barat Daya pada 7 Mei 2026, warga Pulau Landu yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan menyampaikan langsung kebutuhan mereka akan bantuan alat-alat perikanan untuk mendukung aktivitas melaut.
Bagi masyarakat Pulau Landu, laut adalah sumber kehidupan. Karena itu, perhatian terhadap nelayan menjadi harapan besar yang selama ini mereka nantikan.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga mengaku, bantuan perikanan yang mulai mereka terima pada tahun 2025 melalui aspirasi Usman Husin menjadi pengalaman pertama yang sangat berarti bagi nelayan di pulau tersebut.
“Ini sejarah bagi nelayan Pulau Landu. Baru pertama kali kami mendapat bantuan perikanan,” ungkap salah satu warga dalam pertemuan itu.
Rasa syukur dan kedekatan yang dirasakan masyarakat membuat mereka secara terbuka menyatakan dukungan agar Usman Husin kembali melanjutkan pengabdian sebagai anggota DPR RI periode 2029–2034.
Bagi warga, perhatian yang hadir hingga ke pulau terselatan NKRI menjadi bukti bahwa masyarakat kecil di wilayah terluar juga mulai merasakan sentuhan pembangunan.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Usman Husin mengatakan dirinya akan terus memperjuangkan kebutuhan nelayan dan masyarakat kepulauan di Nusa Tenggara Timur.
“Masyarakat di Pulau Landu hidup dari laut. Karena itu kebutuhan nelayan harus diperhatikan, mulai dari alat tangkap hingga dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Usman Husin.
Ia menegaskan, perjuangan untuk masyarakat pesisir tidak boleh berhenti hanya karena jarak dan keterbatasan wilayah.
“Pulau-pulau terluar juga bagian penting dari Indonesia. Saya ingin masyarakat di sini merasa diperhatikan dan tidak berjalan sendiri menghadapi tantangan hidup,” lanjutnya.
Di Pulau Landu, pertemuan itu bukan sekadar agenda reses biasa. Di balik dialog sederhana antara wakil rakyat dan masyarakat nelayan, tersimpan harapan besar agar perhatian terhadap kehidupan pesisir terus berlanjut.
Di ujung selatan NKRI itu, para nelayan kini merasa suara mereka mulai didengar, dan harapan mereka perlahan menemukan arah di tengah debur ombak lautan.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar