PT gunung api mulia ( GAM ) di sorot tidak mengindahkan aturan 70 / 30
- account_circle Diana Ningsih
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jarrakpos.Com Dumai- Dugaan minimnya penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek Turn Around (TA) di lingkungan Pertamina Dumai kembali menjadi sorotan. PT Gunung Api Mulia (GAM) disebut lebih mengutamakan pekerja dari luar daerah dibanding pemuda tempatan Kota Dumai.6/5/26
Padahal, penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek TA sebelumnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Dumai melalui Disnaker dan berbagai elemen masyarakat. Dalam rapat koordinasi bersama Kadin Dumai, Disnaker menegaskan bahwa proyek TA PT KPI diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat menilai komitmen pembagian tenaga kerja dengan skema 70 persen lokal dan 30 persen luar daerah diduga tidak berjalan maksimal. Kondisi ini memunculkan kekecewaan di kalangan pemuda tempatan yang berharap mendapatkan kesempatan kerja di kampung sendiri.
Sebelumnya, Pertamina pernah menyampaikan bahwa proyek TA di Kilang Dumai memprioritaskan tenaga kerja lokal dengan persentase mencapai 63 persen pada pelaksanaan tahun sebelumnya. �
Kini masyarakat meminta pihak perusahaan kontraktor maupun pihak terkait agar lebih transparan dalam proses perekrutan tenaga kerja, serta benar-benar mengutamakan putra daerah Dumai sesuai harapan bersama.***
- Penulis: Diana Ningsih




Saat ini belum ada komentar