Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » David Boimau Minta Dukungan Nyata dari Pusat untuk Pengakuan Hutan Adat Boti: Jangan Sekadar Penetapan Status

David Boimau Minta Dukungan Nyata dari Pusat untuk Pengakuan Hutan Adat Boti: Jangan Sekadar Penetapan Status

  • account_circle Mario
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com — Balai Perhutanan Sosial Kupang membuka jalan bagi pengakuan Hutan Adat Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang ditargetkan menjadi yang pertama atau perdana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2026.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat adat, sekaligus bentuk pengakuan negara terhadap hak-hak tradisional yang selama ini dijaga secara turun-temurun.

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Dapil Timor Tengah Selatan (TTS), David Boimau, menegaskan bahwa rencana pengakuan status Hutan Adat Boti oleh kementerian merupakan langkah positif yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurutnya, pengakuan tersebut bukan hanya soal legalitas, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan sistem adat yang hingga kini tetap dijaga oleh masyarakat Boti.

“Kalau hutan adat Boti diakui kementerian, itu sangat positif. Artinya, perjuangan masyarakat untuk mendapatkan pengakuan budaya dan adat mulai terakomodir,” ujarnya, (23/4/2026).

Namun demikian, David mengingatkan bahwa pengakuan ini tidak boleh berhenti pada penetapan status semata. Ia meminta pemerintah pusat agar turut menghadirkan dukungan nyata, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar.

“Harus diikuti dengan dukungan seperti jalan, listrik, air, dan fasilitas lainnya. Jangan sampai setelah ditetapkan, masyarakat dibiarkan berjalan sendiri,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya intervensi anggaran dari pemerintah pusat agar pengembangan kawasan adat tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Selain itu, ia melihat potensi besar Hutan Adat Boti sebagai pusat pembelajaran budaya tradisional di NTT.

“Kita harapkan ke depan Boti bisa menjadi pusat pembelajaran budaya masyarakat tradisional,” tambahnya.

David turut mendorong agar nilai-nilai adat, struktur sosial, serta ritual masyarakat Boti dapat didokumentasikan secara baik, baik melalui tulisan maupun media digital, guna menjaga keberlanjutan antar generasi.

Sementara itu, Balai Perhutanan Sosial Kupang terus mendorong percepatan pengakuan Hutan Adat Boti yang ditargetkan menjadi yang pertama atau perdana di NTT pada tahun 2026.

Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin, menyebutkan bahwa proses saat ini masih berada pada tahap verifikasi lapangan oleh satuan tugas yang dibentuk pemerintah kabupaten.

“Ini akan menjadi yang pertama di NTT. Pengakuan hutan adat adalah bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengakuan tersebut ibarat “sertifikat” yang memastikan keberadaan dan pengelolaan hutan adat diakui secara sah oleh negara.

Sejak 2025, proses pengajuan telah berjalan dengan Hutan Adat Boti sebagai yang paling awal diproses. Pada 2026, ditargetkan tiga lokasi hutan adat di NTT akan memperoleh SK, yakni di Flores Timur, Ende, dan wilayah Boti di Kabupaten TTS.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT, Sulastri H. I. Rasyid, menilai pengakuan hutan adat akan berdampak besar terhadap pelestarian lingkungan.

Menurutnya, kekuatan hukum adat di wilayah timur menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, pengakuan Hutan Adat Boti diharapkan menjadi tonggak sejarah baru sebagai hutan adat pertama di NTT, sekaligus membuka jalan bagi pengakuan kawasan adat lainnya di masa mendatang.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Kaur Tingkatkan Layanan: Fokus pada SDM dan Fasilitas Penunjang

    RSUD Kaur Tingkatkan Layanan: Fokus pada SDM dan Fasilitas Penunjang

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaur terus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain membangun dan menyediakan fasilitas penting, rumah sakit yang dikenal dengan semangat Bumi Se’ase Seijean ini kini menaruh fokus besar pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Saat ini, RSUD Kaur telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang layanan […]

  • KUHAP Hasil Revisi Komisi III Akhirnya Disahkan Dalam Paripurna DPR-RI

    KUHAP Hasil Revisi Komisi III Akhirnya Disahkan Dalam Paripurna DPR-RI

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 368
    • 0Komentar

    JAKARTA, JARRAKPOS.COM I Setelah melalui perjuangan panjang Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) akhirnya di sahkan menjadi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Hal ini di ungkapkan oleh Ketua Komisi III DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra Habiburokhman dalam rapat paripurna pengesahan di Kompleks Parlemen pada Selasa 18/11/2025. Ia membeberkan perbedaan KUHAP lama […]

  • Polres Kuningan Gelar Wayang Golek dan Apresiasi Pemenang Lomba Satkamling di Darma

    Polres Kuningan Gelar Wayang Golek dan Apresiasi Pemenang Lomba Satkamling di Darma

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Kepolisian Resor (Polres) Kuningan menggelar pergelaran kesenian tradisional Wayang Golek Pusaka Aria Kamuning 3 (PAK 3) di Kampung Gunung Luhur RT 26 RW 04, Desa dan Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Selasa malam (27/10/2026). Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini diselenggarakan secara khusus untuk memeriahkan sekaligus memberikan […]

  • Pemkab Pacitan Sodorkan 6 Titik Jalan Nasional untuk Dibenahi, Ada Tanjakan hingga Tikungan Rawan

    Pemkab Pacitan Sodorkan 6 Titik Jalan Nasional untuk Dibenahi, Ada Tanjakan hingga Tikungan Rawan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Sejumlah titik jalan nasional di Pacitan kembali masuk radar perbaikan. Bukan tanpa alasan, tanjakan, tikungan hingga jembatan di sejumlah ruas dinilai perlu mendapat penanganan agar jalur transportasi yang menjadi urat nadi daerah itu semakin aman dan lancar. Pemerintah Kabupaten Pacitan pun tak tinggal diam. Pemkab mulai mendorong penanganan titik-titik tersebut melalui koordinasi dengan Balai Besar […]

  • Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Kunker Temui Warga Serap Aspirasi.

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.Com – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfiah, SH, MH melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kerja (Kunker) untuk menyerap aspirasi warga. Kunker tersebut dalam rangka Reses ke I anggota DPRD tahun sidang 2025-2026. Acara diselenggarakan di Desa Cipeujeuh Watan Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jum, at 17/10/2025. Kehadiran Sophi di sambut antusias oleh ibu-ibu dari […]

  • Faza/Ais Tunjukkan Progres Yang Baik

    Faza/Ais Tunjukkan Progres Yang Baik

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Medan – Kepala pelatih ganda campuran PP PBSI Rionny Mainaky menyebutkan Faza/Ais setelah menjadi juara di Vietnam Super 100 dan Indonesia Masters Medan Super 100 menunjukkan progress yang baik karena lawan-lawan yang dikalahkan bukan lawan yang mudah dan bisa keluar dari kesulitan Contohnya seperti tadi ketika menghadapi lawan Jimmy/Lai (Mal) walaupun di awal game feeling […]

expand_less