Jadi Ketum IPF, Nazaruddin Dorong Prestasi Pickleball Indonesia di level Internasional
- account_circle Syawal
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Muhammad Nazaruddin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) untuk periode 2026–2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Hotel Artotel Jakarta Pusat , pada tanggal (31/03/2026) lalu
Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh 29 delegasi pengurus provinsi IPF dari seluruh Indonesia yang hadir dalam forum tertinggi organisasi tersebut.
Terpilihnya Nazaruddin menandai babak baru kepemimpinan dalam pengembangan olahraga pickleball di Tanah Air.
Nazaruddin menggantikan Komarudin yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum IPF dan kini fokus menjalankan tugas sebagai Rektor Universitas Negeri Jakarta.
Dalam sambutannya, Nazaruddin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih solid dan progresif.
“Amanah ini bukan tugas ringan, namun dengan kebersamaan seluruh pengurus dan komunitas, kita dapat memperkuat organisasi serta memperluas pembinaan atlet hingga ke daerah,” ujar Nazaruddin.
Ia menekankan bahwa fokus utama kepemimpinannya ke depan adalah memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan jumlah atlet dan klub, serta mendorong prestasi pickleball Indonesia di level internasional.
Selain itu, Nazaruddin juga ingin memastikan bahwa pickleball tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga mampu menjadi cabang olahraga prestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah global.
Sejumlah tokoh olahraga nasional turut hadir dalam Munas tersebut, termasuk perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia yang memberikan apresiasi atas proses pemilihan yang berlangsung demokratis dan kondusif.
Perwakilan KONI menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru IPF mampu mempercepat perkembangan pickleball di Indonesia melalui pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan peningkatan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Munas IPF 2026 juga menjadi momentum konsolidasi nasional untuk menyatukan visi seluruh pengurus provinsi dalam mendorong pertumbuhan olahraga pickleball sebagai cabang yang inklusif, kompetitif, dan berprestasi.
Dengan terpilihnya Nazaruddin, IPF diharapkan memasuki era baru yang lebih progresif dalam memperluas jangkauan olahraga pickleball serta meningkatkan daya saing atlet Indonesia di panggung dunia.
Dalam pernyataan resminya, Nazaruddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan serta menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan prestasi nasional.
Ini adalah amanah besar. Ke depan, kami akan fokus pada penguatan organisasi, pembinaan atlet secara berjenjang, serta mendorong pickleball Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Nazaruddin.
Setelah berakhirnya peresmian ketua baru IPF, diadakan pertandingan pickleball bukan dalam rangka perebutan medali emas yang menegangkan, melainkan dalam ajang Friendly Match Pickleball yang mempertemukan berbagai atlet olahraga ini.
Meskipun bertajuk “persahabatan”, intensitas permainan di lapangan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Para pemain dari berbagai kelompok usia tampak serius melakukan strategi dinking di area non-volley zone (kitchen).
Muhammad Nazzarudin dalam sambutannya menyatakan bahwa pertandingan persahabatan ini adalah cara terbaik untuk menghilangkan sekat antar atlet.
‘’IPF akan membuat acara Indonesian america games, acara ini juga memperkenalkan produk indonesia yang akan dipakai di acara tersebut, mudah-mudahan nanti olahraga ini menjadi maksimal dan membuat kita sehat bersama pickleball‘
Acara ditutup dengan sesi makan sore bersama dan foto grup yang memenuhi seluruh area lapangan.
Pertandingan persahabatan ini diharapkan menjadi agenda rutin bulanan untuk menjaga momentum pertumbuhan Pickleball di tanah air.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar