Anak Pedagang Nasi Goreng Dikroyok 30 Teman Kuliahnya dan Akhirnya Cuti Kuliah
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Harapan Bagus (50), pedagang nasi goreng di Kabupaten Semarang, terancam gagal melihat anaknya Arnendo (20) meraih gelar sarjana Antropologi Sosial di Universitas Diponegoro.
Arnendo kini dirawat setelah diduga dikeroyok sekitar 30 mahasiswa satu jurusan. Ia mengalami patah tulang hidung, gegar otak, dan gangguan saraf mata kiri. Jumat,(6/3/2026)
Peristiwa itu bermula saat korban diajak bertemu di sebuah kos di kawasan Tembalang. Korban kemudian dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi. Arnendo sudah membantah tuduhan tersebut.
Namun situasi berubah menjadi kekerasan. Korban dipukul, ditendang, hingga mengalami luka serius. LBH Petir Jateng mendesak polisi bertindak tegas.
“Laporan sudah dibuat sejak 16 November 2025, tapi belum ada tindakan nyata terhadap pelaku,” kata Zainal Petir.
Akibat trauma dan luka yang dialami, Arnendo kini mengambil cuti kuliah.
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar