Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kepala Sekolah di Indramayu Mengeluhkan Dampak dari Pengangkatan P3K Paruh Waktu dan Membikin Carut Marut!!

Kepala Sekolah di Indramayu Mengeluhkan Dampak dari Pengangkatan P3K Paruh Waktu dan Membikin Carut Marut!!

  • account_circle Wahyu Supriatna
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

INDRAMAYU JarrakPost.Com-Pengangkatan P3K Paruh Waktu disambut dengan suka cita oleh para tenaga honorer yang ada di setiap instansi tidak terkecuali para guru honorer yang telah mengabdikan didikasi kepada dunia pendidikan. Namun hal itu menjadi problem tersendiri bagi para kepala sekolah baik SD maupun SMP yang ada di Indramayu.

Beberapa guru yang memegang mata pelajaran penting pergi bertugas ditempat yang baru, sedangkan ada ketentuaan setiap sekolah maupun instansi tidak di perkenankan mengangkan guru honorer yang baru.

Saat ditemui di ruang kerjanya salah satu kepala sekolah SMP di Rayon 1 ali baba (bukan nama sebenarnya) ” dirinya sangat bingung menghadapi kekosongan guru yang diangkat menjadi P3K paru waktu, karena secara otomatis yang bersangkutan pasti meninggalkan kewajibannya mengajajar di sekolah ini, sedangkan jumlah guru yang kebetulan terangkat P3K Paru waktu ada 3 orang yang masing-masing mengajar, bahasa Indonesi, matematik dan IPA, sedangkan guru yang lain jam mengajarnya sudah penuh 30 jam” tegas Ali baba.

Untuk mengangkat guru honorer yang baru sudah tidak mungkin karena terganjal aturan Permendikbud yang mempunyai ketentuan guru tersebut harus memiliki NUPTK, sedangkan NUPTK bisa di urus jika guru tersebut telah memgajar minimal 2 tahun.
Jadi memasuki ajaran semester genap ini kami terpaksa mengosongkan Mapel tersebut, sambil menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan terutama Bidang GTK Indramayu, ya kalau sampai akhir ajaran tidak ada juga ya terpaksa kami juga mengosongkan nilai Mapel tersebut” ujarnya.

Sementara itu Kabid Bidang SMP Disdik Indramayu Dr.Pendi saat ditemui diruang kerjanya” Masalah kekosongan guru Mapel yang di angkat melalui P3K Paru waktu ini cukup dilematis, apalagi kita semua tahu bahwa disekolah baru memulai semester genap, ini harus segeta di cari langkah yang kongkrit oleh bidang GTK apapun alasan dan resikonya karena ini sudah menyangkut ribuan siswa yang harus mendapatkan pembelajaran secara utuh. Perlu di ingat juga hal ini berpengaruh pada BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang akan diterima masing masing sekolah” tegasnya.

Kalau dalam ajaran agama Islam ketika permasalahan ibadah itu tidak diatur (ada) dalam kitab al qur” an maka kita mencari di hafist Nabi, kalau di hadist tidak ditemukan maka kita meminta/bertanya pada ulama atau kyai tentang hal itu sehingga langkah yang kita ambil tidak dipermasalahkan dan tetap mempunyai nilai ibadah” papar Pendi.

Ketika ditemui diruang Kerjamya Kabid GTK Disdik Indramayu Arif, tiga kali tidak ada ditempat dengan alasan ada kegiatan diluar kota, ada rapat dengan Dewan bahkan rapat dengan staf GTK itu sendiri, akhirnya Jarrak Post mengkonfermasi melalui sambungan telefon ” kami bekerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah no 49 tahun 2018 pasal 96, itu sudah jelas mengatur setiap kepala sekolah dilarang mengangkat guru honorer baru, jadi kita pake landasan itu” tegas Arif.

Ketika ditanya gmna nasib sekolah yang tidak ada guru mapelnya? Kabid GTK menjawab kami akan mendata ke masing- masing sekolah SD dan SMP tentang kekosongan guru mapel tersebut” jawab Arif dengan enteng.
Bukankah setiap bidang mempunyai bank data guru atau tenaga kerja masing-masing? Ngapain melakukan pendataan lagi, lalu pada waktu mengajukan usulan pengangkan tenaga teknis dan guru P3K tidak bersumber pada data??? Ini jawaban yang lucu dilontarkan sekelas Kabid GTK Disdik Indramayu.

Keadaan ini tudak akan menjadi bumerang dan carut marut sistim Pendidikan di Indramayu kalau saja Kabid GTK lebih berkordinasi dengan atasan, untuk mengatasi kekosongan tenaga pengajar di sekolah, berkordinasilah dengan Kadis Disdik Indramayu dan Bupati Indramayu untuk mengatasi masalah ini, biar nanti Bupati Lucky meminta monaturium atau keringan kepada kementrian Pendidikan untuk mengatasi masalah ini, karena ada kelhususan yang memperbolehkan kementrian pendidikan mengambil langkah strategis tanpa harus persetujuan Menpan.
Bila terjadi pembiaran jelas akan melangggar UUD ’45 tentang Pendidikan dan peraturan lainnya, peraturan itu dibuat tidak kaku tapi pasti ada peraturan lainnya. Semoga kita lebih bijak menelaah dan menaati peraturan yang ada, tanpa harus mengorbankan kepentingan yang lebih besar yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa!!!!!.
*******(GUS Wahyu Sekober’96)********

 

  • Penulis: Wahyu Supriatna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JPE Berhasil Menangkan Laga Penutup Putaran Pertama

    JPE Berhasil Menangkan Laga Penutup Putaran Pertama

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 300
    • 0Komentar

    GRESIK – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil memenangkan laga penutup putaran pertama dengan cemerlang usai menuntaskan perlawanan Medan Falcons dengan skor 3-0 di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (30/1/2026) malam. Kemenangan ini merupakan kemenangan keempat dari enam laga tim plat merah itu. Kemenangan itu pula menggeser posisi Jakarta Electric PLN Mobile […]

  • Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE, MM, mengajak generasi muda untuk menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan menciptakan lingkungan yang inklusif dalam rangka memperingati Hari Tanpa Diskriminasi. “Tidak boleh ada ruang bagi diskriminasi dalam masyarakat kita, baik dalam aspek sosial, pendidikan, pekerjaan, maupun olahraga. Pemuda harus menjadi […]

  • Pemkot Kupang Tunjukkan Komitmen Dukung Generasi Muda Lewat Turnamen Futsal GIVANS CUP IV

    Pemkot Kupang Tunjukkan Komitmen Dukung Generasi Muda Lewat Turnamen Futsal GIVANS CUP IV

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 446
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang kembali membuktikan keseriusannya dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda, khususnya di bidang olahraga. Hal itu tampak dari kehadiran Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., yang mewakili Wali Kota Kupang saat memberikan dukungan penuh pada ajang Turnamen Futsal GIVANS CUP IV di Lapangan Sport Center SMAK Giovanni Kupang, […]

  • Kebakaran Dilingkungan Padat Rumah Penduduk Akibatkan Petugas Damkar Dilarikan Ke Rumah Sakit.

    Kebakaran Dilingkungan Padat Rumah Penduduk Akibatkan Petugas Damkar Dilarikan Ke Rumah Sakit.

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 162
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kebakaran hebat disebuah rumah milik Hj. Susilawati yang mengakibatkan petugas Damkar Sektor Palimanan atas nama Adi Dwiprastyo mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan di kepala dan punggung saat sedang melakukan tugas pemadaman, korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon. Kebakaran tersebut terjadi di Blok Karang Tengah RT/RW 01/ 02 […]

  • Curi Pakaian Dalam Wanita Sebanyak 675 seorang Pemuda di Semarang Ditangkap Polisi

    Curi Pakaian Dalam Wanita Sebanyak 675 seorang Pemuda di Semarang Ditangkap Polisi

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM — Seorang pemuda berinisial J (31) ditangkap warga lalu diserahkan ke pihak berwenang, setelah kedapatan mengambil pakaian dalam milik penghuni indekos di kawasan Banyumanik, Semarang. Penangkapan terjadi pada dini hari saat pelaku baru saja mengambil tiga buah pakaian dalam. Sabtu,(1/8/2026) Saat penggeledahan di tempat tinggal pelaku, petugas menemukan sebanyak 675 pakaian dalam wanita yang […]

  • Bupati Saba Lembur Hadir di Subang, Dekatkan Pelayanan Publik dan Hibur Masyarakat

    Bupati Saba Lembur Hadir di Subang, Dekatkan Pelayanan Publik dan Hibur Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat melalui program “Bupati Saba Lembur” yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Subang, Kecamatan Subang. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kuningan ini mengusung tema “Ngamumule Budaya, Ngamajukeun Lembur Pikeun Kuningan Melesat” serta dirangkaikan dengan Sinergi Integritas Pelayanan Publik (SIPP) […]

expand_less