Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Tanpa Data dan Saksi Batas, Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan Lakukan Konstatering “Abal-Abal Di Kediaman dr. Badjora ?

Tanpa Data dan Saksi Batas, Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan Lakukan Konstatering “Abal-Abal Di Kediaman dr. Badjora ?

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PADANGSIDIMPUAN, JARRAKPOS – Pengadilan Agama (PA) Kota Padangsidimpuan diduga melakukan Konstering Abal-abal di kediaman dokter Badjora M. Siregar Jl. Kenanga no.8 Kota Padangsidimpuan – Sumatera Utara, Kamis (22/01/2026).

Konstering sebagaimana Relaas Panggilan nomor : 1/Pen.Pdt.Eks/Konstatering/2025/PA.Pspk dalam perkara Nomor 1/Pen.Pdt. Eks/Konstarering/2025/PA Pspk Jo. 1/Pdt. Eks/2023/ PA. Pspk Jo. 141/Pdt.G/2016/PA. Pspk Jo. Nomor: 102/Pdt.G/2017/PTA. Mdn Jo. Nomor: 233/K/Ag/2018 menyebutkan pada Hari Kamis (23/01/2026) akan dilakukan Konstarering (Pencocokan) atas luas dan batas-batas serta kondisi terhadap Aset Objek Eksekusi Pengosongan berupa sebidang tanah pertapakan berukuran luas ± 3.945,75 M2 beserta 1 (satu) unit bangunan rumah induk permanen berukuran ± 600 M2 dan bangunan bekas SMP Perguruan Rakyat berukuran luas ± 500 M2 atap seng 2 (dua) lantai bagian depan berdiri diatasnya, terletak di Jln. Kenanga Nomor 8 Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Seperti tertulis dalam Relaas di atas Konstatering merupakan Pencocokan, maka untuk melakukan pencocokan harus ada data awal. Apa yang dicocokkan, berapa ukuran yang mau dicocokkan , dimana batas-batas atau titik yang mau dicocokkan tentu harus mengacu kepada data.

Namun pencocokan versi Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan kali ini terkesan aneh karena saat mau mencocokkan mereka tidak bisa menunjukkan data apa yang mau dicocokkan, pihak Panitera yang membacakan Relaas tersebut hanya mampu mengatakan ada di kantor.

“Datanya ada tapi di kantor”, jelas sang Panitera saat ditanyakan keluarga termohon mana data yang mau dicocokkan.

Wartawan juga ikut menanyakan dimana data yang mau dicocokkan sebagaimana upaya Konstatering 2x sebelumnya pihak Pengadilan Agama tidak pernah menunjukkan data apa yang mau dicocokkan. Jawaban “Ada di kantor” muncul kembali untuk ketiga kalinya.

Alasan Perlawanan Keluarga dr. Badjora Terhadap Upaya Konstatering

Kenapa pihak termohon eksekusi melakukan perlawanan atas upaya Pencocokan Data (Konstatering) ? Itu dikarenakan takut dalam pencocokan data yang tidak ada Data Awalnya akan mengambil tanah milik orang lain yang secara jelas di dalam objek perkara Konstatering dimaksud ada tanah milik pribadi dokter Badjora M. Siregar. Demikian dijelaskan oleh kuasa hukum dr. Badjora dari kantor Hukum GAS.

Alasan perlawanan lainnya adalah adanya proses lelang yang “curang” dimana pihak KPKLN melakukan “Lelang Tertutup” dan melelang asset tanpa didukung Alas Hak Kepemilikan Tanah sebagaimana syarat ketentuan syarat lelang harus beralaskan hak SHM (Sertifikat Hak Milik). Nah, dalam proses pelelangan kali ini KPKNL menghiraukan syarat dimaksud , mereka tampak hantam kromo karena hanya bukti Surat Keterangan Lurah saja pihak KPKNL langsung tancap gas melakukan pelelangan, tidak tahu kenapa apakah seperti lagu Iwan Fals berjudul Kereta Tiba Pukul Berapa yang menggambarkan untuk melepaskan rindu yang mendalam terpaksa melintasi traficlight lampu merah, seketika itu ia ditangkap karena tawar menawar oke langsung tancap gas.

 

Kemudian BPN kota Padangsidimpuan juga ikut-ikutan “tancap gas” , tanpa disertai saksi-saksi batas, Kepling, lurah dan dokumen pendukung sebagaimana disebutkan Data Awal , sang petugaspun langsung melakukan pengukuran. Petugas juga tidak membawa alat pancang dimana titik sebagai tapal yang telah diukur.

Pengukuran tampak seperti “abal-abal” hanya terkesan ajang formalitas doang, mungkin dalam benak petugas “tugas selesai-honorpun cair”. Meski banyak wartawan yang hadir menanyakan apa syarat untuk pengukuran dilakukan oleh BPN , jawabannya hanya aksi diam seribu bahasa agar pekerjaannya bisa cepat selesai.

Pantauan wartawan juga terlihat petugas ukur tidak melakukan pengukuran secara menyeluruh , dia hanya mengikuti petunjuk dari pengacara dari Pemohon Syahlan Ginting sedangkan pengacara dalam sejarah hidupnya tidak pernah ke lokasi dan tidak pernah diberitahu dimana titik-titik koordinat batas objek perkara dimaksud. Ini ibarat pepatah “Sibuta menuntun si Pincang” yang maknanya bisa sama-sama ke jurang.

Jika dengan melakukan pengukuran tanpa data, dikhawatirkan semua orang di Kota Padangsidimpuan akan meminta petugas BPN untuk melakukan pengukuran tanpa data, sebagaimana dimintakan seorang wartawan yang meliput di saat itu bernama Erijon dkk yang meminta petugas ukur BPN untuk melakukan pengukuran Alaman Bolak meski itu milik pemko Padangsidimpuan, permintaan itu dilakukannya karena tanpa data pun petugas BPN bisa melakukan pengukuran. Erijon yang meminta seraya tertawa terbahak-bahak dan menyerukan semoga saya tidak masuk neraka karena akan mencaplok tanah orang .

Alasan lain perlawan Konstatering dilakukan karena pihak Termohon merasa Pengadilan Agama menghiraukan Wasiat dan Putusan Mahkamah Agung RI yang memerintahkan bahwa objek perkara kediaman rumah dokter Badjora di Jl. Kenanga nomor 8 kota Padangsidimpuan harus dibagi secara Natural (dibagi rata) dan jika tidak diperolej kesepakatan akan baru kemudian dilakukan lelang.

Disayangkan, Natura tidak dilaksanakan, Pangadilan Agama langsung tancap gas melakukan pelelangan. *(Ali Imran).

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Kejari Rokan Hulu, Desak Pengusutan Dugaan Dana Haji dan Evaluasi Prestasi MTQ 2026

    Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Kejari Rokan Hulu, Desak Pengusutan Dugaan Dana Haji dan Evaluasi Prestasi MTQ 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 97
    • 0Komentar

        Rokan Hulu, JARRAKPOS.COM  – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Kejari mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan dana haji secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.10/07/26 Aksi dipimpin […]

  • Dinilai Sombong dan Terkesan Acuh, Kontraktor Proyek Sekolah Rakyat Kaur Bebani Pemda Urusi Korban

    Dinilai Sombong dan Terkesan Acuh, Kontraktor Proyek Sekolah Rakyat Kaur Bebani Pemda Urusi Korban

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Tragedi runtuhnya crane dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kaur tak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga membuka dugaan kuat adanya arogansi dan kelalaian serius dari pihak kontraktor pelaksana. Alih-alih menunjukkan tanggung jawab, kontraktor justru terkesan menghilang tanpa jejak. Lebih ironis lagi, sejak awal proyek berjalan, komunikasi dengan Pemerintah Daerah […]

  • Branch Office Head BRI Cabang Atambua Hadiri Syukuran HBI ke-76, Dukung Inovasi Layanan Imigrasi di Perbatasan

    Branch Office Head BRI Cabang Atambua Hadiri Syukuran HBI ke-76, Dukung Inovasi Layanan Imigrasi di Perbatasan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 216
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua menggelar syukuran sederhana dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 pada 21 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kanim Atambua ini diisi dengan pemotongan tumpeng, doa bersama, serta refleksi perjalanan dan inovasi layanan keimigrasian. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Jusup Pehulisa Ginting, menyampaikan […]

  • Dirgahayu Republik Indonesia ke-81: Ir. Chandra Benny Panjaitan, S.T., IPM Sampaikan Harapan Mendalam, Semangat Kemerdekaan Menjadi Kekuatan Majukan Bangsa

    Dirgahayu Republik Indonesia ke-81: Ir. Chandra Benny Panjaitan, S.T., IPM Sampaikan Harapan Mendalam, Semangat Kemerdekaan Menjadi Kekuatan Majukan Bangsa

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Aditya Jarrak
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta,Jarrakpos.com– Menyemarakkan peringatan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Chandra Benny Panjaitan menyampaikan ucapan syukur sekaligus refleksi mendalam atas perjalanan panjang bangsa, serta harapan besar untuk masa depan Indonesia yang semakin kokoh, adil, dan sejahtera. “Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Sebuah perjalanan panjang yang tak terlepas dari tetesan keringat, air mata, hingga […]

  • Jembatan Gantung : Jembatan Rejosari Ngembik Sudah Diresmikan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 551
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Jembatan Rejosari, yang menghubungkan Ngembik Lor, Kelurahan Kramat Selatan (Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang) dan Desa Rejosari (Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang), diresmikan Pj Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana, Kamis (9/1/2025). Peresmian jembatan yang dulunya dikenal sebagai jembatan gantung ini menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat kedua wilayah, menandai […]

  • Dua Titik Rampung 100%, Gesa Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Dumai 

    Dua Titik Rampung 100%, Gesa Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Dumai 

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 106
    • 0Komentar

            DUMAI ,JARRAKPOS. COM – Kepolisian Resor (Polres) Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polres Dumai bersama Sat Brimob Polda Riau dan relawan tempatan mempercepat pengerjaan di empat titik lokasi strategis di Kota Dumai. Berdasarkan laporan berkala dari Kapolres […]

expand_less