SABOAK Catat Omzet Rp4 Miliar, Bukti Komitmen Pemkot Kupang Dorong Kesejahteraan Pelaku UMKM
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 3 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan keberpihakannya pada kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif.
Salah satu bukti paling nyata terlihat pada Festival SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang), yang sejak dibuka pada 21 Juni 2025 kini telah mencatat transaksi menembus Rp 4 miliar hanya dalam 18 minggu penyelenggaraan.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan bukti bahwa ruang ekonomi yang disiapkan pemerintah benar-benar memberi dampak langsung kepada masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Menurutnya, pergerakan ekonomi yang terlihat di SABOAK menggambarkan bagaimana kreativitas warga mampu menjadi sumber kesejahteraan ketika didukung kebijakan yang tepat.
“Delapan belas minggu berjalan dan omzetnya sudah mencapai 4 miliar rupiah. Ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerja nyata untuk membuka peluang, melayani kebutuhan masyarakat, dan memberikan panggung bagi anak-anak muda serta UMKM untuk berkembang,” ujar Serena (2/11/2025).
Festival SABOAK yang digelar setiap akhir pekan pukul 17.00–22.00 Wita ini merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota.
Keduanya merancang SABOAK sebagai ruang ekonomi yang inklusif, tempat di mana warga dapat berjualan, berkreasi, dan membangun masa depan usaha mereka.
Dibalik suasana hiburan dan keramaian, SABOAK dirancang sebagai pasar modern terbuka yang mendorong interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen.
Pendekatan ini membantu pelaku UMKM memahami kebutuhan pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memperkuat daya saing melalui pembelajaran nyata di lapangan.
Banyak pelaku usaha kecil mengakui bahwa pendapatan mereka meningkat signifikan sejak berpartisipasi dalam event ini. Selain keuntungan penjualan, mereka juga mendapatkan akses terhadap jaringan baru, peluang kolaborasi, serta peningkatan kemampuan branding dan pemasaran yang sebelumnya sulit dijangkau.
SABOAK kini menjadi magnet ekonomi baru bagi Kota Kupang, sekaligus wadah yang menumbuhkan optimisme wirausaha di kalangan anak muda.
Pemerintah Kota Kupang terus memastikan bahwa event ini berkembang lebih besar, lebih teratur, dan tetap memberi dampak langsung bagi kesejahteraan keluarga-keluarga pelaku usaha.
Dengan keberhasilan ini, Pemkot Kupang menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada proyek besar, tetapi juga pada ruang-ruang kreatif yang memberdayakan masyarakat secara langsung.
SABOAK menjadi contoh nyata bagaimana keberpihakan pemerintah dapat mendorong pertumbuhan, membuka kesempatan, dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kupang secara berkelanjutan.*** (Mario Langun/ADV)
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar