PPATK Temukan Indikasi Judi Online, Dinsos Coret Sejumlah Penerima BLT
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Selasa, 9 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

TEMANGGUNG,JARRAKPOS.COM – Dinsos mencoret sejumlah penerima BLT setelah PPATK menemukan indikasi judol, sehingga muncul kasus penerima BLT dicoret karena judi online.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penegakan integritas penyaluran bantuan sosial, menyusul temuan transaksi mencurigakan yang mengarah pada aktivitas judi online. Senin,(9/12/2025)
Langkah tegas ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan BLT benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan digunakan sesuai kebutuhan.
Di tengah upaya meningkatkan ketepatan penyaluran bansos, kasus di Temanggung ini menjadi peringatan penting mengenai pemanfaatan bantuan yang harus transparan dan bertanggung jawab.
Kepala Dinas Sosial Temanggung, Heri Kardono, menjelaskan bahwa pencoretan tersebut berdasarkan hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Lembaga ini melakukan verifikasi atas Nomor Induk Kependudukan (NIK) terkait dugaan penggunaan dana bantuan untuk judi online.

Dok.jarrakpos/fri
“Penerima bansos terindikasi terlibat transaksi judi online, maka dicoret dan bantuan dicabut,” kata Heri Kardono, dikutip Senin (8/12/2025).
Menurut laporan terbaru, terdapat 899 warga penerima dan calon penerima BLT di Kabupaten Temanggung yang telah dicoret dan tidak lagi berhak menerima bantuan pada akhir tahun ini.
Editor : Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar