Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pelaku Suap Harus Ditangkap, Penangkapan 4 Aktivis Bukan Pemerasan Melainkan Suap ?

Pelaku Suap Harus Ditangkap, Penangkapan 4 Aktivis Bukan Pemerasan Melainkan Suap ?

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Penangkapan 4 Aktivis yang dituduh melakukan pemerasan terhadap ajudan Wakil Walikota Padangsidimpuan ternyata bukan skandal pemerasan melainkan aksi suap untuk itu Kapolres Kota Padangsidimpuan diminta untuk menangkap pelaku Suap sebagaimana amanat undang-undang yang mengatakan pemberi dan penerima suap harus ditangkap.

Pernyataan tersebut Terkuak dalam Aksi unjuk rasa sejumlah aktivis di kantor walikota Padangsidimpuan, Jum’at (10/10) yang meminta Kapolres Padangsidimpuan menangkap pelaku Suap yakni seorang ASN yang bertugas sebagai ajudan Wakil walikota Padangsidimpuan.

Selain meminta Kapolres untuk menangkap pelaku Suap, massa juga meminta agar Kapolres membebaskan ke 4 Aktivis karena mereka hanyalah korban suap yang diduga dipaksakan agar bisa dijerat hukum .

Aksi yang semula direncanakan berlangsung di depan Mapolres Kota Padangsidimpuan beralih ke kantor walikota menyusul massa tandingan juga melakukan aksi yang bertemakan menolak intervensi hukum.

Untuk menghindari bentrok akhirnya massa beralih ke kantor walikota Padangsidimpuan. mengetahui massa beralih ke kantor walikota Padangsidimpuan , ternyata Kapolres langsungenuju kantor walikota Padangsidimpuan menghadapi aspirasi massa.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP. Dr. Wira Prayatna didampingi Sekda kota Padangsidimpuan Rahmat Marjuki dan Kakan Satpol Zulkifli Lubis menjelaskan polisi saat ini sedang melakukan tahap Penyidikan terhadap ke 4 Aktivis tersebut.

Sebelumnya massa juga meminta agar wakil walikota keluar menghadapi mereka menjelaskan tentang kronologi vidio yang diduga beraroma skandal “dugem” , mengingat awal mula terjadinya aksi suap menyuap berlanjut ke penangkapan dikarenakan adanya kepemilikan vidio wakil walikota disebut-sebut sedang berada di bar diskotik salah satu hotel di Medan yang ditemani oleh cewek-cewek cantik muda beliau berpakaian setengah telanjang dan juga ditemani oleh ajudan yang katanya sebagai sebagai pelapor dugaan pemerasan oleh ke 4 Aktivis tersebut.

Di luar aksi, kepada wartawan Samsul Hsb menerangkan wajar massa meminta wakil walikota menjelaskan kronologi isi vidio tersebut, karena kalau tidak ada skandal di vidio tersebut kenapa ajudan merasa terusik dan serta merta membuat laporan polisi atas dugaan pemerasan terhadap ke 4 Aktivis dimaksud .

Kalau terusik ya berarti takut , itu saja rumusnya, tegas Samsul.

Sebelum aksi, diketahui ternyata terdapat percakapan antara ajudan Wakil walikota Padangsidimpuan yang meminta tolong kepada salah seorang aktivis dari mereka yang tertangkap berinisial D.

Dalam percakapan tersebut ajudan Wakil menyapa D dengan sapaan
“selamat malam bg di”, berlanjut dengan kalimat
“bg ijin boleh minta tolong bang mengenai tadi” boleh kurangnya bg dari Rp. 14 JT .
Ijin bg karena diawal kemarin udh ada 3jt bg.
Mohon petunjuk bg Didi
Lantas D. menjawab
Apa nih mau nyogok saya ya???
Saya tidak paham apa maksud anda berbicara begitu dengan saya
Dan saya tidak ada urusan dengan anda. Terimakasih .

Setelah D selesai mengatakan saya tidak ada urusan dengan anda, lantas ajudan menjawab

Aduhh maaff bang, gada maksud yg lain bg di
Ijin udah sama” tadi kordinasi bang
Kemudian D menjawab
Saya tidak akan mau menerima uang sogok dari kalian, kalian mau nyogok saya?
Maaf ya bos. Izin saya blokir saya tidak ada urusan dengan anda.

Lantas dalam aplikasi chat tampak tulisan dari WhatsApp menerangkan kalau D telah memblokir sang ajudan tersebut .

Terdapat pembicaraan antara kedua orang tersebut menjadi perbincangan publik dan memunculkan berbagai pertanyaan adakah unsur pemerasan di dalam percakapan tersebut ? Adakah unsur pesanan kriminalisasi hukum ? Kenapa pihak penyuap tidak ditangkap ? *(Ali Imran).

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pakaian Bekas Ditumpuk Didepan Rumah Dan Dibakar Akibatkan Rumah Terbakar.

    Pakaian Bekas Ditumpuk Didepan Rumah Dan Dibakar Akibatkan Rumah Terbakar.

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 156
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kebakaran sebuah rumah milik warga bernama H. Syahroni yang beralamat di Blok 03 RT/RW 004/ 005, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Rabu 03 Juni 2026. Pkl 21:08. Menurut keterangan H. Syahroni sang pemilik rumah, api tiba-tiba terlihat sudah menyala di atap rumah yang dibawahnya terdapat tumpukan kain bekas yang […]

  • KPK Ingatkan Integritas, Wakil Bupati Malaka Tegaskan Pentingnya Pengawasan Sejak Dini

    KPK Ingatkan Integritas, Wakil Bupati Malaka Tegaskan Pentingnya Pengawasan Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 340
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kabupaten Malaka menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, A.Md, yang turut menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur serta Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025 di Hotel Sasando, Kupang, […]

  • Pemkab Cirebon Siapkan Tahapan Pelaksanaan Program MBG

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 998
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon mempersiapkan tahapan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), agar dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Saat ini, pemerintah daerah tengah fokus pada verifikasi lokasi, kesiapan dapur, serta kecukupan bahan baku. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, program ini membutuhkan sekitar 130 dapur untuk mencakup seluruh […]

  • Maju Ke semifinal, Shujiwo Dekati Impian Juara

    Maju Ke semifinal, Shujiwo Dekati Impian Juara

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Medan – Prahdiska Bagas Shujiwo harus berjibaku menghentikan langkah pebulutangkis asal Korea pada babak 16 Besar pada turnamen BNI Indonesia Masters 2025 Pebulutangkis berusia 20 tahun ini menyingkirkan Choi JI Hoon dengan rubber game 16-21, 21-13, 22-20 di GOR PBSI Sumut Pancing Medan, Jumat (24/10) Dengan kemenangan ini, Shujiwo mulus ke semifinal dan mendekati impian […]

  • PRANCIS vs SPANYOL Duel Mahakarya Sepak Bola Modern

    PRANCIS vs SPANYOL Duel Mahakarya Sepak Bola Modern

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Oleh : Fidel Ganis Siregar ( mantan Wakil Ketua PSSI Pertandingan kedua Tim ini bisa disebut sebagai Pertarungan Dua Mahakarya Sepak Bola Modern. Secara Analisis Taktikal ada pertandingan yang ditentukan oleh kualitas pemain, ada pertandingan yang ditentukan oleh strategi pelatih. Namun ada pula pert andingan yang menentukan arah sejarah sepak bola. Prancis versus Spanyol termasuk […]

  • Penculikan Anak Perempuan 14 Tahun di Magelang Berhasil Diungkap Polres Magelang Kota

    Penculikan Anak Perempuan 14 Tahun di Magelang Berhasil Diungkap Polres Magelang Kota

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota berhasil ungkap penculikan seorang anak perempuan 14 tahun asal Kota Magelang, Jawa Tengah, yang diculik seorang laki-laki ke Kabupaten Temanggung setelah mereka berkenalan melalui aplikasi kencan Omi. Korban anak juga diperkosa beberapa kali selama hampir sepekan disandera oleh pelaku. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana mengatakan […]

expand_less