Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Politik Marhaen ala Senayan, Dari Ideologi Kerakyatan ke Transaksi Musiman

Politik Marhaen ala Senayan, Dari Ideologi Kerakyatan ke Transaksi Musiman

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Demokrasi modern kembali dipertontonkan dengan wajah aslinya: senyum di baliho, janji di panggung, dan amplop di akar rumput. Ironisnya, semua ini dilakukan oleh mereka yang mengaku pewaris ideologi Marhaenisme, ideologi yang sejatinya lahir untuk membebaskan wong cilik dari jeratan kemiskinan dan penindasan.

Namun di lapangan, cita-cita itu kerap berubah bentuk. Dari pemberdayaan rakyat menjadi pemberian sembako, dari kedaulatan ekonomi menjadi sapi kurban, dari kemandirian bangsa menjadi zakat musiman. Ideologi pun terasa hanya sebagai etalase, sementara isi tokonya adalah transaksi.

Seorang tokoh politik asal Madura, MH. Said Abdullah, kini menjabat sebagai Ketua Banggar DPR RI di Senayan. Dengan posisi strategis itu, mestinya beliau bisa menjadikan anggaran negara sebagai alat perjuangan wong cilik. Potensi Madura jelas, padi, jagung, garam, tembakau, minyak, dan gas. Semua tersedia, semua bisa dikelola untuk ketahanan pangan dan energi nasional. Tapi nyatanya, rakyat hanya jadi penonton. Yang sampai ke meja makan hanyalah janji-janji manis, sedangkan anggaran besar itu meluncur entah ke mana.

Rakyat tentu bertanya-tanya: apakah ini Marhaenisme yang dimaksud Bung Karno? Apakah Marhaenisme adalah turun ke dapil setahun sekali dengan membawa sapi, lalu kembali ke Senayan dengan laporan kinerja penuh angka, tanpa sentuhan nyata di desa-desa?

“Kalau memang pulang, jangan hanya bulan puasa. Kalau bagi zakat, jangan hanya saat kamera menyala. Kalau memberi sapi, jangan hanya ketika Idul Adha. Dan kalau mengingat rakyat, jangan hanya saat pemilu,” sindir Alif Rofiq, seorang penikmat kopi yang mengaku sudah bosan meneguk gula janji lima tahunan.

Lebih jauh, rakyat Madura ingin bicara serius: Marhaenisme bukan tentang siapa yang bisa membagi daging paling banyak, melainkan siapa yang bisa membangun koperasi petani agar tidak lagi dijerat tengkulak. Marhaenisme bukan tentang baliho setinggi pohon kelapa, melainkan bagaimana nelayan bisa menjual ikan tanpa ditekan harga pasar. Marhaenisme bukan tentang zakat musiman, melainkan pelatihan usaha kecil agar pedagang bisa mandiri.

Sayangnya, di Senayan sana, Marhaenisme sering terjebak menjadi Marhaenisme PowerPoint, indah di presentasi, tapi kosong di realita. Rakyat hanya jadi bahan slide, bukan subjek perjuangan. Dan di tengah kenyataan pahit ini, nama MH. Said Abdullah sebagai Ketua Banggar kerap disebut, karena rakyat Madura berharap banyak pada beliau.

“Kini, Madura menanti. Bukan menanti sapi, bukan menanti zakat, bukan menanti amplop. Tapi menanti kapan MH. Said Abdullah benar-benar pulang sebagai Marhaen sejati, bukan Marhaen musiman,” Pungkas Alif Rofik

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PJ Sekda Kota Batam Dorong ASN Agen Perubahan Tingkatkan Pelayanan Publik

    PJ Sekda Kota Batam Dorong ASN Agen Perubahan Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Pejabat Sekretaris Kota Batam (Sekdako), Firmansyah menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor perubahan di tubuh birokrasi, peran tersebut ia sampaikan saat memberi paparan dalam pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan ke IV tahun 2025 yang digelar PPSDM Yogyakarta secara virtual, Rabu (01/10/2025). Pelatihan tersebut diikuti 40 peserta dari pejabat administrator […]

  • Sat Reskrim Polres Rohul Berhasil Gagalkan Perdagangan Anak di Bawah Umur,Dua Germo dan Mucikari Ditangkap

    Sat Reskrim Polres Rohul Berhasil Gagalkan Perdagangan Anak di Bawah Umur,Dua Germo dan Mucikari Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 68
    • 0Komentar

      ROKAN HULU,JARRAKPOS.COM– Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan empat anak perempuan yang masih berusia di bawah umur dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga Mucikari bernama Ika Fadri Ani (26) Warga asal Kabupaten Lima Puluh Koto Sumatera Barat dan Seorang Pria yang […]

  • Program Bantuan Rumah 2026 : PUPR Subulussalam Belum Jelaskan Proses Penetapan Dan Sumber Usulan

    Program Bantuan Rumah 2026 : PUPR Subulussalam Belum Jelaskan Proses Penetapan Dan Sumber Usulan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam belum memberikan penjelasan terkait proses penetapan calon penerima manfaat Program Bantuan Rumah Tahun Anggaran 2026 maupun sumber usulan program tersebut. Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kota Subulussalam Irman Suryadi, telah menjelaskan pelaksanaan program rehabilitasi rumah pada Tahun Anggaran 2025 serta rencana […]

  • DPRD Rokan Hulu Kunker Strategis Ke BAKTI Komdigi Jakarta Fokus Pada Blank Spot Di Wilayah Rohul

    DPRD Rokan Hulu Kunker Strategis Ke BAKTI Komdigi Jakarta Fokus Pada Blank Spot Di Wilayah Rohul

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jarrakpos.Com JAKARTA – Guna mempercepat pemerataan akses digital di Negeri Seribu Suluk, jajaran pimpinan dan Komisi IV DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi di Gedung Centennial Tower, Jakarta, Kamis (22/1/2026). ​Kunjungan ini berfokus pada audiensi terkait penyediaan infrastruktur telekomunikasi untuk menghapus titik-titik tanpa […]

  • Kemenkum Soal Jadi ASN : Tak Kalah Menantang Dibanding Profesi Advokat

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 652
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. Jakarta – Menjadi seorang advokat ( _lawyer_ ) merupakan profesi yang paling banyak diidam-idamkan oleh mahasiswa lulusan fakultas hukum. Namun, stigma tersebut coba dikoreksi oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Hukum (Kemenkum), Ronald Lumbuun. Menurutnya, menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN) tak kalah populer dan menantang bila dibandingkan dengan profesi […]

  • Resahkan Warga di Magelang, Pelaku Bersajam Warga NTT Ditangkap Satreskrim Polres Magelang Kota

    Resahkan Warga di Magelang, Pelaku Bersajam Warga NTT Ditangkap Satreskrim Polres Magelang Kota

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 548
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG, JARRAKPOS.COM – Seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Magelang terpaksa berurusan dengan hukum setelah dengan sengaja mengayun-ayunkan pedang di muka umum. Motif Pelaku ini sengaja menakut-nakuti (mengancam) kepada pengguna jalan saat berada di sekitar simpang empat traffic light, Kampung Sanden, Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Kasus tindak pidana tersebut dilakukan […]

expand_less