Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BATAM » Penertiban Reklame itu Sewenang-wenang dan Timbulkan Kerugian Ekonomi Banyak Pihak

Penertiban Reklame itu Sewenang-wenang dan Timbulkan Kerugian Ekonomi Banyak Pihak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, jarrakpos.com | Pemusnahan reklame di Kota Batam dengan dalih penertiban telah menimbulkan kerugian banyak pihak. Terutama bagi pengusaha advertising yang bangunan reklame sudah dipotong tim Pemko Batam. Kabarnya untuk melakukan penertiban wilayah Batam Kota saja Pemko harus merogoh anggaran lebih 500 juta. Sementara pemerintah pusat menyerukan efiensi anggaran di banyak sektor. Jika penertiban dilanjutkan dan dituntaskan seluruh wilayah Kota Batam, maka diperkirakan bisa menghabiskan anggaran lebih dari Rp. 2 miliar.

“Temen-temen pengusaha advertising mengatakan mereka mengalami kerugian dobel, selain aset investasi bangunan reklame, juga harus mengembalikan dana tenan yang sedang kontrak penggunaan papa reklame, bahkan ada beberapa yang terkena pinalti alias bayar denda,” kata Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari SS kepada media Rabu (9/7).

Menurut Cak Ta’in, tidak jarang pengusaha juga telah membayar pajak atau retribusi reklame ke Dispenda Batam, maka itu juga harus dikembalikan. Karena pengusaha harus mengembalikan dana kepada tenan bahkan ada yang harus ganti rugi atau terkena penalti.

“Kebijakan itu jadi perbuatan sewenang-wenang, main potong semua. Saya yakin, semua pengusaha advertising mendukung program pemerintah untuk menata kota lebih rapi dan indah, tapi seharusnya tetap memperhatikan keberlangsungan ekonomi, terutama bagi reklame yang masih terikat dengan tenan, setidaknya ditunggu sampai habis kontraknya lah,” jelasnya.

Cak Ta’in menduga Pemko Batam asal bertindak atas kebijakan menertibkan reklame termasuk. Seharusnya pemerintah membuat master plant terlebih dahulu melalui kajian secara komprehensif, tidak asal-asalan, baru melakukan penertiban. Namun yang terjadi sekarang sebaliknya, pemko langsung main bongkar semua, baru dikatakan ajak menyusun master plant.

“Menurutku sih ini kebijakan ngacau. Apa mereka sudah hitung sebelumnya kerugian yang bakal dialami para pengusaha, apa mereka hitung berapa ribu orang yang bakal kehilangan pekerjaan, dan sektor lain yang bakal terpengaruh akibat pembongkaran reklame tersebut,” ucapnya.

Bukan hanya pengusaha advertising yang mengalami kerugian, lanjut Cak Ta’in, sektor kelistrikan PLN Batam juga bakal kehilangan ribuan pelanggan dan kehilangan pendapatan miliaran dari penggunaan daya untuk reklame tersebut. “Berapa banyak PLN Batam kehilangan pendapatan dari sektor reklame ini? Saya yakin miliaran karena satu titik mereka dikenakan tarif sekitar Rp. 2,5 juta, jadi tinggal dikali jumlah bangunan reklame yang ada,” ujarnya.

Cak Ta’in menilai, Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad dan Li Claudia Chandra tidak memiliki perencanaan yang baik dalam melaksanakan tugasnya. Seperti tidak paham akan skala prioritas yang harus dibereskan dalam pemerintahan, terutama menyangkut soal kemasyarakatan. Penanganan sampah yang masih amburadul, jalan di tempat. Pengelolaan air bersih yang masih sering gangguan dan kualitas rendah. Terutama penanganan soal banjir yang terjadi setiap kali turun hujan deras.

Sebelumnya Cak Ta’in juga menyoroti kebijakan Pemko dan BP Batam yang mau mengubah lahan timbunan terhadap Sungai Baloi di Perumahan Kezia menjadi taman kota sebagai kebijakan yang ngawur. Menurutnya, penimbunan DAS sungai itu ada unsur pidana harusnya diproses hukum, dan lahan hasil timbunan dibongkar kembali, sebab itu ke depan dapat menimbulkan bahaya banjir yang lebih besar karena terjadi penyempitan DAS. “Kita pengen lihat saja apa skala prioritas mereka sebenarnya, termasuk soal penertiban reklame itu, kalau nanti ujungnya dipasang seperti yang ada sekarang, ya apa artinya penataan. Kalau isu bakal dibuat kebijakan semua reklame harus videotron, apa pengusaha advertising punya kemampuan investasi. Faktanya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya reklame masih menjadi pemandangan di sepanjang jalan dan tempat strategis. Kalau dipaksakan pakai videotron, cahayanya mengganggu pengguna jalan tak. Ini kajiannya harus matang.” pungkasnya. ***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Tembus Kebun Bawang Putih Kokbaun, Temukan Potensi Lokal untuk Dukung Swasembada Nasional

    Usman Husin Tembus Kebun Bawang Putih Kokbaun, Temukan Potensi Lokal untuk Dukung Swasembada Nasional

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 44
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Langkah Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, tak berhenti di lokasi reses. Seusai bertatap muka dan menyerap aspirasi ratusan masyarakat di Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (8/8/2026), Usman langsung bergerak menuju kebun bawang putih yang menjadi salah satu potensi pertanian masyarakat setempat. Tanpa […]

  • SMKN 3 Kuningan Sabet Gelar Juara Proton Super Cup Qualifier 2026 Usai Drama Adu Penalti

    SMKN 3 Kuningan Sabet Gelar Juara Proton Super Cup Qualifier 2026 Usai Drama Adu Penalti

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Tim futsal SMKN 3 Kuningan sukses merengkuh gelar juara dalam ajang Proton Super Cup Qualifier 2026. Keberhasilan ini dipastikan usai menumbangkan tim kuat SMK Pertiwi Kuningan melalui drama adu penalti yang sengit dalam laga final di GOR Ewangga Kuningan, Selasa malam (18/8/2026). ​Turnamen yang berlangsung sejak 5 Agustus 2026 ini menyajikan partai […]

  • Soal Psywar Jelang Lawan PSMS, Rachmad Hidayat: Itu Hal Biasa dalam Sepak Bola

    Soal Psywar Jelang Lawan PSMS, Rachmad Hidayat: Itu Hal Biasa dalam Sepak Bola

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DELI SERDANG – Kapten Sumsel United, Rachmad Hidayat, menegaskan kesiapan penuh timnya jelang laga menghadapi PSMS Medan pada pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara itu dinilai krusial bagi kedua tim dalam perebutan posisi klasemen. Rachmad memastikan seluruh pemain dalam kondisi optimal dan siap menjalankan instruksi pelatih. Ia menyebut persiapan […]

  • Prancis vs Maroko, Ardi Nusri:  Les Blues Lebih Konsisten

    Prancis vs Maroko, Ardi Nusri: Les Blues Lebih Konsisten

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Medan – Perempat final (babak 8 besar) Piala Dunia 2026 akan menyajikan laga akbar sarat gengsi dan emosi di Gillette Stadium, Foxborough. Maroko dan Prancis, kembali bentrok demi mengamankan tiket menuju semifinal. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung Kamis (9/7) atau Jumat dinihari Wib 10 Juli 2026. Bagi pencinta sepak bola, duel ini memicu kembali memori […]

  • Diduga Lemah Penegakan Perda Kota Batam,Akses Pejalan Kaki ditutup Pagar Oleh Pengusaha

    Diduga Lemah Penegakan Perda Kota Batam,Akses Pejalan Kaki ditutup Pagar Oleh Pengusaha

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Akses badan jalan penghijauan di kawasan simpang Nato Kecamatan Sagulung diduga dialih pungsikan oleh oknum pengusaha tanpa surat izin dari Pemerintah Kota Batam. Adapun akses jalan tersebut biasa digunakan masyarakat jalan kaki,sekarang tertutup oleh pagar seolah – olah tanah tersebut milik mereka.Lahan yang seharusnya menjadi aset daerah untuk menjaga keindahan lingkungan kenyamanan […]

  • Diduga Kerusakan Mesin, Mobil Terbakar di Jalan Magelang-Kopeng

    Diduga Kerusakan Mesin, Mobil Terbakar di Jalan Magelang-Kopeng

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS COM  – Polda Jateng | Sebuah mobil terbakar di ruas Jalan Magelang-Kopeng, tepatnya di Dusun Banaran, Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kendaraan hangus terbakar. Kapolsek Pakis AKP I Wayan Sukadana, SH, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dan langsung […]

expand_less