Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Rem Darurat Mutasi PNS, Walikota Dedy Wahyudi Berlakukan Moratorium Pindah Masuk ke Kota Bengkulu

Rem Darurat Mutasi PNS, Walikota Dedy Wahyudi Berlakukan Moratorium Pindah Masuk ke Kota Bengkulu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memberlakukan penghentian sementara (moratorium) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin pindah atau mutasi masuk ke Kota Bengkulu. Kebijakan ini akan diterapkan Walikota hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Saya baru menjabat 2 bulan, sudah ada sekitar 20-an total yang pindah ke kota Bengkulu. Jika kita biarkan ini bisa ratusan nanti yang masuk dan memberatkan keuangan daerah, makanya kita stop dulu,” ujar Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi baru-baru ini.

Saat ditelaah, alasan atau motif banyaknya ASN ingin pindah di Kota Bengkulu karena tunjangan pegawai atau TPP di Kota Bengkulu berbeda dengan daerah lain.

Namun, banyak disampaikan yang hendak pindah dengan alasan berbeda seperti agar dekat dengan orang tua, ingin mengurus orang tua dan alasan lainnya.

Melihat hal ini, kata Walikota, jika dibukakan pintu lebar-lebar akan berdampak pada keuangan daerah yang saat ini masih berjuang menjalani aturan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Tapi saya telisik juga kalau dari kebupaten kota ini mau ke kota Bengkulu, karena TPP kita tinggi. Sebagai gambaran, level Eselon 3 sini, itu sama dengan tunjangannya Eselon 2 di kabupaten. Mungkin ini juga yang membuat banyak yang ingin masuk. Maka saya akan buat moratorium, tidak menerima PNS pindahan sampai kondisi ekonomi APBD kita aman,” jelas Dedy,

Tentu banyaknya tambahan ASN dari luar akan sangat membebani APBD melalui belanja pegawai mengingat baru ini Pemkot Bengkulu sudah menerima 183 PNS baru hasil seleksi penerimaan.

Belum lagi dalam waktu dekat sudah ada pegawai PPPK yang dinyatakan lulus dari tahap I dan tahap II yang penggajiannya juga menggunakan APBD Kota Bengkulu.

“Kita sudah mengangkat PPPK kurang lebih 2 ribu. Kemudian kemarin CPNS kita juga terima. Berat kan APBD? Maka kecuali dokter, kemudian tenaga yang ahli, ataupun Eselon 2 yang punya kapasitas, kita masih buka ruang,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Rampasan Senilai Rp11,4 Triliun untuk Dukung Program di Dalam Negeri

    Uang Rampasan Senilai Rp11,4 Triliun untuk Dukung Program di Dalam Negeri

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan uang perolehan rampasan senilai Rp11,4 triliun ke kas negara yang diserahkan oleh Kejaksaan Agung rencananya akan dimanfaatkan untuk mendukung beberapa program prioritas di dalam negeri. Mulai dari pembangunan sekolah hingga pendanaan pendidikan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). “Kita bisa pakai untuk mungkin sebagian besar untuk program […]

  • BYD Dekatkan Teknologi EV dan Hybrid kepada Masyarakat Medan

    BYD Dekatkan Teknologi EV dan Hybrid kepada Masyarakat Medan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Medan – Setelah sukses digelar di Jakarta, PT BYD Motor Indonesia melanjutkan rangkaian roadshow nasional BYD Tech Culture Fest 2026 ke Kota Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendekatkan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat Indonesia. Medan dipilih sebagai lokasi berikutnya karena dinilai memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Sumatera. […]

  • Komisi II DPR RI Respon Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Tanah Rumah Ibadah

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf merespon baik Program Jaksa Peduli Penyertifikatan Rumah Ibadah yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau dan BPN Kalimantan Barat. Karena kata Dede, masih banyak rumah-rumah ibadah yang tidak memiliki berkas-berkas legal atau seritikat. “Sangat bagus penyerahan sertifikat tanah 15 rumah ibadah oleh Kejari Sanggau yang […]

  • Sakral sebentar Lagi ” Grebeg Suro Gunung Tidar ” Digelar

    Sakral sebentar Lagi ” Grebeg Suro Gunung Tidar ” Digelar

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Warga Magelang bersiap menyambut kembalinya pusaran daya magis di “Paku Tanah Jawa”. Pasalnya, tradisi tahunan nan sakral Grebeg Suro Gunung Tidar dipastikan kembali menghentak mulai Minggu, 14 hingga 15 Juni 2026. Tahun ini, ritus budaya yang merekatkan ratusan pelaku seni, budayawan, hingga masyarakat umum itu mengusung tema agung, Cakra Manggilingan. Roda kehidupan […]

  • Truk Tronton Tabrak 5 Kendaraan Bermotor di Lampu Merah Blabak Diduga Rem Blong

    Truk Tronton Tabrak 5 Kendaraan Bermotor di Lampu Merah Blabak Diduga Rem Blong

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Umum Magelang–Yogyakarta, tepatnya di depan Kantor Balai Desa Mungkid, Dusun Mungkid I, Desa Mungkid, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima petugas, semula Kbm Honda Mobilio Nopol B 2586 FYM, Kbm Truck Isuzu Nopol AB […]

  • Kabar Gembira, Kuota Khusus Percepatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Bekasi – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi saat ini telah mengimplementasikan penerbitan Paspor Elektronik 100 presen. Dalam keteranganya di Instagram Imigrasi menjelaskan bahwa bagi pemphon paspor non-elektronik di aplikasi M-paspor, maka secara otomatis kuota tidak tersedia. Selanjutnya, bagi masyarakat yang paspor nya rusak atau hilang. Saat ini tidak perlu lagi untuk daftar […]

expand_less