Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » KPK Jangan Tutup Mata, KAMAKSI Desak Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Ria Norsan Dalam Pusaran Korupsi BP2TD Mempawah

KPK Jangan Tutup Mata, KAMAKSI Desak Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Ria Norsan Dalam Pusaran Korupsi BP2TD Mempawah

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, jarrakpos.com – Kasus korupsi proyek Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) di Mempawah, Kalimantan Barat, terus menuai sorotan.

Kali ini, Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam skandal yang merugikan negara hingga Rp 32 miliar lebih.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 10/Pid.Sus-TPK/2023/PT PTK menyebut keterlibatan Erry Iriansyah—mantan anggota DPRD Kalbar dan eks anak buah Ria Norsan—yang dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.

Dalam fakta persidangan, Erry mengaku mendapatkan proyek berdasarkan informasi dari Ria Norsan, yang kala itu menjabat sebagai Bupati Mempawah.

Bahkan, setelah proyek dimenangkan, komunikasi antar keduanya masih terjalin.

“Perusahaan yang kita pakai sudah menang, Pak,” ujar Erry.
“Silakan diatur pekerjaannya di lapangan,” jawab Norsan.
Fakta ini menjadi bukti bahwa dugaan keterlibatan Ria Norsan bukan isapan jempol.

Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski, menegaskan bahwa tidak boleh ada pejabat yang kebal hukum karena semua warga Negara sama di mata hukum.

“KPK harus segera mendalami dugaan keterlibatan Ria Norsan. Jangan ada tebang pilih. Hukum harus ditegakkan, tanpa pandang bulu,” tegas Joko.

*Rincian Kerugian Negara: Rp32 Miliar Lebih*

Proyek BP2TD Mempawah dikerjakan dalam empat paket sejak 2014 saat Ria Norsan menjabat Bupati. Berikut rincian kerugian negara:

Paket 1: Rp2 miliar

Paket 2: Rp881 juta

Paket 3: Rp10 miliar

Paket 4: Rp3 miliar

Infrastruktur dan lanskap: Rp15 miliar+

Total kerugian negara mencapai Rp32 miliar lebih.

*Pinjaman Rp18 Miliar: Gratifikasi Terselubung?*

Hal yang mengejutkan adalah pengakuan Ria Norsan sendiri yang menyebut pernah meminjamkan dana pribadi sebesar Rp 18 miliar kepada Erry Iriansyah yang saat itu sedang kekurangan modal dalam pengerjaan proyek.

Meski mengaku pinjaman itu bersifat pribadi, publik bertanya-tanya: mungkinkah seorang kepala daerah meminjamkan dana sebesar itu tanpa motif tertentu?

“Kalau hakim jeli, LHKPN Erry dan Ria Norsan tidak mencantumkan hutang piutang sebesar itu. Jadi, siapa yang berbohong di persidangan?” sindir Jojo, Koordinator Nasional Kaukus Eksponen Aktivis 98 (KEA ’98).

Jojo menegaskan, transaksi pengembalian dana ke rekening Ria Norsan kini menjadi sorotan.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menemukan kejanggalan dalam proyek BP2TD, terutama terkait aliran dana tersebut.

*Gubernur Pesta di Tengah Krisis: Tabrak Arahan Presiden?*

KAMAKSI Akan Geruduk KPK dan Kemendagri
Sebagai bentuk keseriusan, KAMAKSI berencana menggelar aksi unjuk rasa di:
Tak hanya soal kasus korupsi, KAMAKSI juga menyoroti gaya hidup Ria Norsan yang dinilai tidak peka terhadap kondisi rakyat

Perayaan Idul Fitri 1446 H di Pendopo Gubernur Kalbar justru menuai kritik karena lebih terasa seperti “pesta relawan 02” dibandingkan agenda untuk publik.

Padahal, Kalbar sedang menghadapi tantangan berat seperti turunnya transfer dana pusat, rendahnya PAD, dan ketimpangan pembangunan. KAMAKSI mempertanyakan: dari mana dana pesta tersebut berasal?

“Gubernur jangan euforia dengan kemewahan di tengah penderitaan rakyat. Ini jelas bertentangan dengan instruksi Presiden Prabowo untuk efisiensi anggaran,” kata Jojo.

*KAMAKSI Akan Geruduk KPK dan Kemendagri*

Sebagai bentuk keseriusan, KAMAKSI berencana menggelar aksi unjuk rasa di:

– Gedung KPK Jakarta, mendesak pemeriksaan Ria Norsan
– Kantor Kemendagri, mendesak sanksi hingga pemberhentian sementara Gubernur Kalbar

“Kami juga akan mengirim surat resmi kepada Mendagri Tito Karnavian agar mempertimbangkan sanksi pemberhentian sementara terhadap Ria Norsan,” tegas Joko.

*Ria Norsan Bantah: Proyek Pusat, Bukan Daerah*

Dikutip media online Kalbar, Ria Norsan berdalih bahwa proyek BP2TD merupakan kewenangan pusat.

Ia mengklaim tidak ikut dalam proses tender, dan hanya “menerima jadi”.

“Kegiatan di Mempawah, tapi tender dan kebijakannya dari pusat, dari Kemenhub. Kami di daerah hanya menerima saja,” ujarnya.

Namun publik tetap bertanya: jika Norsan tidak terlibat, mengapa ada komunikasi langsung dengan Erry, dan mengapa ada pinjaman Rp 18 miliar? (Red/Hms)

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Pencurian Uang di SPBU Sidodadi Prima Magelang Berhasil Ditangkap

    Pelaku Pencurian Uang di SPBU Sidodadi Prima Magelang Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MAGELANG JARRAKPOS.COM – Satuan Reserse Kriminal Polresta Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian uang hasil penjualan BBM di SPBU Sidodadi Prima, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Dalam waktu kurang dari satu minggu sejak kejadian pada 4 September 2026, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua pelaku berinisial BR (45) dan DCW (47) di wilayah Kabupaten Wonosobo. […]

  • 2025, Percasi Sumut Pertajam Pembinaan Atlet

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    Medan – Catur merupakan salah satu kegiatan yang populer di tengah masyarakat yang dapat dilakukan oleh siapa pun dari segala usia, dimana saja, kapan saja, tanpa membutuhkan modal yang besar. Bagi sebagian orang, catur menjadi salah satu pilihan olahraga yang mampu memberikan prestasi yang membanggakan baik tingkat nasional maupun internasional. Di Sumatera Utara, olahraga catur […]

  • Safari Ramadhan Ke-6 Pemkab Rohul, Wabup Syafaruddin Poti Ajak Perkuat Silaturahmi.

    Safari Ramadhan Ke-6 Pemkab Rohul, Wabup Syafaruddin Poti Ajak Perkuat Silaturahmi.

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jarrakpos.Com Rohul – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Masjid Al-Ihsan Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Senin (09/03/2026), saat Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan Safari Ramadhan ke-6 tahun 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu setiap bulan suci Ramadhan ini dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin […]

  • Pesan Menkomdigi Di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah Oleh Algoritma

    Pesan Menkomdigi Di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah Oleh Algoritma

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 247
    • 0Komentar

      JAKARTA, JARRAKPOS.COM — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah, ekosistem pers, dan platform digital adalah kunci untuk menjawab tantangan era transformasi digital, termasuk disinformasi dan dampak kecerdasan artifisial (AI). Hal itu disampaikan Menkomdigi pada Konvensi Nasional Media Massa bertema “Pers, AI dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk […]

  • Gus Yusuf Santer Disebut Calon Kuat Ketua Umum PBNU

    Gus Yusuf Santer Disebut Calon Kuat Ketua Umum PBNU

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Nama KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, belakangan santer disebut sebagai calon kuat Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar mendatang. Namun, di tengah sorotan publik, Gus Yusuf menegaskan langkahnya bukan manuver politik, melainkan amanah dari para masyayikh untuk merajut kembali kebersamaan di tubuh NU. Jumat,(19/6/2026) Dalam beberapa bulan […]

  • Pemkab Kuningan Dapatkan CSR 1 Unit Mobil Bak Sampah dari BRI Cabang Kuningan

    Pemkab Kuningan Dapatkan CSR 1 Unit Mobil Bak Sampah dari BRI Cabang Kuningan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Kuningan berupa satu unit mobil angkut sampah yang diserahkan pada apel pagi di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Senin (29/6/2026). Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh pimpinan BRI Cabang Kuningan kepada Bupati Kuningan dan […]

expand_less