Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Serap 20 Ton Hasil Panen Sehari, Rumah Sayur PDAU Kuningan siap Dukung Ketahanan Pangan

Serap 20 Ton Hasil Panen Sehari, Rumah Sayur PDAU Kuningan siap Dukung Ketahanan Pangan

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi meluncurkan Rumah Sayur Kabupaten Kuningan di Perumda Aneka Usaha Daerah (PDAU) Kuningan, Jalan Siliwangi No. 9, Cirendang, Kamis, (23/7/2026). Kehadiran Rumah Sayur menjadi langkah strategis memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, Perumda Aneka Usaha, dan Rumah Tani Nusantara.

Peluncuran tersebut dihadiri langsung Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar , didampingi Wakil Bupati Tuti Andriani , Sekretaris Daerah U. Kusmana, unsur Forkopimda, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Fikri Widyanugraha, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RR. Yuli Sri Wilanti, serta jajaran perangkat daerah dan para mitra strategis.

Bupati Dian menegaskan, Rumah Sayur bukan sekadar tempat transaksi jual beli hasil pertanian, melainkan simbol keberpihakan pemerintah terhadap petani agar memperoleh harga yang layak sekaligus memberi akses kepada masyarakat terhadap produk hortikultura berkualitas dengan harga terjangkau.

“Keberadaan Rumah Sayur ini bukan hanya sekadar tempat jual beli, tetapi bentuk komitmen pemerintah hadir di tengah petani dan masyarakat. Kita ingin memotong rantai distribusi yang selama ini merugikan petani sehingga mereka mendapatkan harga terbaik, sementara masyarakat memperoleh sayuran segar dengan kualitas terbaik,” ujar Dian.

Menurutnya, Kabupaten Kuningan memiliki modal besar berupa lahan yang subur dan sumber air yang melimpah. Tantangan yang harus dijawab adalah memastikan potensi tersebut benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Ia berharap Rumah Sayur menjadi awal lahirnya pusat-pusat distribusi hasil pertanian lainnya di Kabupaten Kuningan apabila konsep yang dijalankan terbukti berhasil.

“Kita ingin masyarakat tidak perlu lagi membeli sayuran ke luar daerah. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Sayuran yang ditanam petani Kuningan harus menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan sendiri,” katanya.

Bupati juga mengajak pelaku usaha, restoran, swalayan, hingga katering untuk mengutamakan penggunaan hasil pertanian lokal melalui kemitraan dengan PDAU sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Fikri Widyanugraha, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Rumah Sayur sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang tidak hanya berorientasi menjaga stabilitas harga, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, tekanan inflasi bahan pangan mulai meningkat akibat dinamika global sehingga diperlukan langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperkuat rantai pasok pangan.

“Kami menyambut baik hadirnya Rumah Sayur karena pengendalian inflasi harus dilakukan secara terintegrasi, menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan petani tetap sejahtera,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, RR. Yuli Sri Wilanti. Ia menilai Rumah Sayur menjadi langkah penting menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu pusat distribusi komoditas pertanian di Jawa Barat bahkan nasional.

Menurutnya, sinergi antara Rumah Tani Nusantara, Perumda, pemerintah daerah, dan dukungan jaringan logistik BUMN akan memperkuat distribusi hasil pertanian antardaerah.

“Rumah Sayur tidak hanya menjadi ikon baru Kabupaten Kuningan, tetapi juga menjadi inspirasi bagaimana membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir yang mampu menjaga ketersediaan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Mitra Strategis PDAU Kuningan yang terdiri dari berbagai unsur, yakni kelompok tani dan gapoktan, komunitas, koperasi, BUMDes, serta pelaku UMKM sebagai bagian dari penguatan ekosistem agribisnis daerah.

Direktur Rumah Sayur sekaligus CEO Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menegaskan pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Kuningan untuk memasok hasil panennya.

Ia mengatakan Rumah Sayur telah menyiapkan gudang penyimpanan berkapasitas besar di kawasan Ciloa sebagai pusat pengumpulan hasil panen sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.

“Semua petani dan KWT di Kabupaten Kuningan bisa memasok hasil panennya kepada kami. Rumah Sayur akan menjadi hub distribusi, apalagi bulan depan kami akan membuka 100 titik Rumah Sayur di Jakarta,” katanya.

Pada tahap awal, Rumah Sayur menargetkan mampu menyerap 15 hingga 20 ton hasil pertanian asal Kuningan setiap hari. Angka tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring bertambahnya kapasitas produksi petani.

Bahtiar mengungkapkan, perusahaannya selama ini telah menjadi pemasok berbagai kebutuhan pangan bagi perusahaan nasional, termasuk jaringan restoran Mie Gacoan, Indofood, dan Sasa. Karena itu, peluang pasar bagi komoditas pertanian asal Kuningan dinilai sangat terbuka selama mampu memenuhi standar kualitas dan harga yang kompetitif.

“Kami tidak hanya membeli hasil panen, tetapi juga akan mendampingi petani agar kapasitas produksinya terus meningkat. Harapan kami, Rumah Sayur menjadi rumah bersama bagi petani Kuningan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Serahkan Arah Baru Tata Ruang, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Kupang yang Lebih Sejahtera

    Wali Kota Serahkan Arah Baru Tata Ruang, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Kupang yang Lebih Sejahtera

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 329
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan langkah besar Pemerintah Kota Kupang dalam menata kembali wajah ibu kota NTT dengan memaparkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kupang Tahun 2025–2044. Paparan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) yang digelar Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN […]

  • Legislator Demokrat Ungkap Penyebab KPU Dipanggil Besok, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.384
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyebut akan memanggil penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu, Kamis, 27 Februari 2025 besok. Dalam rapat besok, kata Dede Yusuf akan membahas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan pemungutan suara ulang (PSU) di 24 daerah. Politisi dari partai berlambang mercy […]

  • Tiga Puluh Satu Ribu Lima Ratus Ekor Ayam Milik PT. Ciomas Adisaywa ludes Di Lalap Sijago Merah.

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Telah terjadi kebakaran hebat yang menimpa peternakan ayam milik PT. Ciomas Adisatwa yang beralamat di Gang Gondrong Desa Kubang Deleg Kecamatan Karang Wareng Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Rabu 15/1/25. Menurut informasi yang didapat, api pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan pada pukul 05.15 WIB sudah dalam keadaan membesar di lantai dua […]

  • 15 Tahun Menanti, Sertifikat Tanah Hibah BNN Kota Kupang Akhirnya Diserahkan

    15 Tahun Menanti, Sertifikat Tanah Hibah BNN Kota Kupang Akhirnya Diserahkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 263
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Setelah menempuh proses panjang yang berlangsung hampir 15 tahun, Pemerintah Kota Kupang akhirnya menuntaskan penyerahan sertifikat tanah hibah untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang. Kepastian hukum atas aset strategis tersebut resmi terealisasi pada masa kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc. Penyerahan […]

  • BPJS Kesehatan Tegaskan 21 Layanan yang Tidak Ditanggung Sesuai Perpres Nomor 59 Tahun 2024

    BPJS Kesehatan Tegaskan 21 Layanan yang Tidak Ditanggung Sesuai Perpres Nomor 59 Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 741
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com Kepala BPJS Cabang Kupang, Ario Trisaksono, dalam keterangan pers yang digelar di Aula BPJS Cabang Kupang, Rabu (4/6), menyampaikan penjelasan terkait layanan kesehatan yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024. Ario menjelaskan bahwa meskipun BPJS Kesehatan memberikan jaminan layanan kesehatan yang luas bagi peserta Jaminan […]

  • Petani Sawit Sepakat, Rasumin Pohan Pimpin APKASINDO Subulussalam

    Petani Sawit Sepakat, Rasumin Pohan Pimpin APKASINDO Subulussalam

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com – Rasumin Pohan resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kota Subulussalam. Ia terpilih melalui musyawarah yang berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan bersama para petani sawit dari berbagai kecamatan. Terpilihnya Rasumin Pohan disambut positif oleh para anggota. Sosoknya dinilai dekat dengan petani dan memahami langsung persoalan […]

expand_less