Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Gebyar Langen Tayub Pacitan Bidik Rekor MURI, Bupati Aji: Budaya Harus Tetap Hidup dan Menyejahterakan Masyarakat

Gebyar Langen Tayub Pacitan Bidik Rekor MURI, Bupati Aji: Budaya Harus Tetap Hidup dan Menyejahterakan Masyarakat

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos-Gemuruh gamelan dan semangat pelestarian tradisi mewarnai Gebyar Langen Tayub Pacitan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10) malam.

Tak sekadar menjadi panggung ekspresi seni tradisional, perhelatan ini juga menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Pacitan melalui upaya pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pagelaran Langen Tayub terbanyak.

Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, menyambut penuh apresiasi gelaran tersebut. Menurutnya, Langen Tayub bukan sekadar pertunjukan kesenian tradisional, melainkan bagian penting dari identitas, kekayaan budaya, dan jati diri masyarakat Pacitan yang harus terus dijaga lintas generasi.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan kepada Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Com., M.Sc. atau yang akrab disapa Mas Ibas, selaku pemrakarsa Gebyar Langen Tayub Pacitan, beserta Ibu Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono dan seluruh tim penyelenggara. Apresiasi juga diberikan kepada para peserta yang telah menunjukkan antusiasme dan partisipasi luar biasa dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Bupati berharap, ikhtiar pencatatan rekor MURI ini tidak berhenti sebagai pencapaian seremonial, tetapi menjadi pintu pembuka bagi semakin luasnya pengenalan seni budaya Pacitan kepada masyarakat nasional maupun dunia.

“Langen Tayub bukan sekadar pertunjukan kesenian tradisional, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya Pacitan. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, kerukunan, gotong royong, serta warisan tradisi yang patut kita jaga dan teruskan lintas generasi,” pesan Bupati Indrata.

Berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gebyar Langen Tayub Pacitan menghadirkan pesan penting tentang peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan daerah.

Bupati menegaskan, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perkembangan seni tradisional. Sebaliknya, generasi muda perlu mengambil bagian sebagai pelaku, penggerak, sekaligus pelestari kebudayaan.

Menurutnya, kemajuan zaman dan kreativitas generasi muda harus berjalan beriringan dengan kecintaan terhadap akar budaya. Dengan demikian, tradisi tidak hanya bertahan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup, berkembang, dan memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat modern.

Semangat tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa peringatan Sumpah Pemuda bukan hanya tentang mengenang sejarah perjuangan bangsa, melainkan juga memperkuat komitmen generasi penerus dalam merawat keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia.

Lebih jauh, Bupati melihat Langen Tayub sebagai salah satu potensi strategis untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Pacitan.

Selama ini, Pacitan dikenal luas berkat keindahan alam dan destinasi wisatanya. Namun, di balik pesona pantai, gua, dan bentang alamnya, Pacitan juga menyimpan kekayaan seni serta tradisi yang berpeluang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Langen Tayub, dengan kekhasan gerak tari, iringan gamelan, tembang sinden, dan keterlibatan komunitas seni, dinilai memiliki ruang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman wisata budaya.

Potensi tersebut sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para penari, sinden, pengrawit, kelompok seni, dan masyarakat yang terlibat dalam ekosistem pertunjukan tradisional.

Karena itu, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas seni, pelaku pariwisata, dan masyarakat. Perluasan ruang pertunjukan, penguatan promosi kesenian lokal, serta keterhubungan dengan destinasi wisata Pacitan menjadi langkah yang dapat ditempuh agar manfaat pelestarian budaya semakin dirasakan secara nyata.

Meski demikian, pengembangan tersebut harus tetap berpijak pada nilai, sejarah, dan jati diri Langen Tayub. Orientasi ekonomi, menurutnya, tidak boleh menggeser esensi kebudayaan yang menjadi akar identitas masyarakat.

Pencatatan Rekor MURI dalam Gebyar Langen Tayub Pacitan menjadi momentum kebanggaan sekaligus kesempatan untuk membawa kesenian daerah ke panggung yang lebih luas.

Gebyar Langen Tayub pecahkan rekor MURI 2026.

Gebyar Langen Tayub pecahkan rekor MURI 2026.


Namun, bagi Bupati Indrata, capaian rekor bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Ukuran yang lebih mendasar adalah kemampuan masyarakat untuk terus menghidupkan kesenian tersebut, menumbuhkan kecintaan generasi muda, meningkatkan kesejahteraan para pelakunya, serta menjaga keluhuran nilai yang diwariskan para pendahulu.

“Rekor adalah sebuah pencapaian, tetapi keberhasilan sejati adalah ketika kesenian ini terus hidup, dicintai generasi muda, meningkatkan kesejahteraan para pelakunya, dan tetap terjaga keluhuran nilainya,” tegas Bupati berlatar Partai Demokrat ini.

Pesan itu menempatkan kebudayaan bukan semata-mata sebagai warisan yang dipelihara, melainkan juga sebagai kekuatan pembangunan yang mampu menyatukan masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat karakter daerah.

Bupati berharap momentum Gebyar Langen Tayub Pacitan dapat menumbuhkan semangat bersama untuk membangun daerah yang semakin maju tanpa kehilangan jati diri, sekaligus menjadikan kebudayaan sebagai salah satu fondasi menuju masyarakat yang semakin sejahtera dan bahagia.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Mas Ibas beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga memanjatkan doa agar keluarga besar Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, senantiasa dianugerahi kesehatan, keberkahan, dan umur panjang, sehingga dapat terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Pacitan dan Indonesia.

Gebyar Langen Tayub Pacitan membawa pesan yang lebih dalam daripada sekadar perhelatan seni dan pencatatan rekor. Di tengah perubahan zaman, tradisi tetap memiliki tempat penting sebagai penanda identitas, perekat kebersamaan, sekaligus sumber daya yang dapat mengantarkan Pacitan menuju masa depan tanpa tercerabut dari akar budayanya.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Briptu Irvan. J. Sipahutar Bersama Petani Laksanakan Giat Cek Tanaman Alpukat

    Briptu Irvan. J. Sipahutar Bersama Petani Laksanakan Giat Cek Tanaman Alpukat

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 129
    • 0Komentar

      DUMAI, JARRAKPOS. COM – Berlokasi di Jalan Bukit Datuk Lama belakang SMKN2 RT 01 Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan kota Dumai, Personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Datuk Briptu Irvan .J.Sipahutar bersama Rizal laksanakan giat pengecekan Pakarangan Pangan Bergizi berupa perkebunan alpukat jenis Mentega. Giat di laksanakan ‎pada hari Selasa tanggal 09 Juni 2026 sekira […]

  • Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Magelang Akhirnya Tertangkap

    Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Magelang Akhirnya Tertangkap

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Satreskrim Polres Magelang Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang meresahkan masyarakat dengan modus berpura-pura menanyakan alamat lokasi KKN. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release bersama rekan media. Kasus ini menjadi perhatian karena pelaku menggunakan cara mengelabui korban. Jumat, (17/04/2026). Dua pelaku berhasil diamankan masing-masing berinisial Z dan R. Penangkapan […]

  • Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Di era digital yang serba cepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, terdapat tantangan yang perlu diwaspadai. Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu, Samsir, mengajak pemuda untuk menjadi “maestro” media sosial, bukan sekadar pengguna pasif. “Media sosial itu seperti […]

  • Zaki Ubaidillah Hentikan Ming Hong Lim

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 3.079
    • 0Komentar

    Medan – Ketika raket itu melayang dan shuttle menari di atas net, lahirlah kisah yang menegangkan. Pemuda dari Pulau Garam, Moh Zaki Ubaidillah, atau disapa Ubaid, melangkah ke gelanggang dengan tekad membara dalam ajang wondr by BNI Indonesia Masters 2025 di Medan. Dihadapan nya berdiri lawan Ming Hong Lim (Malaysia) dan apa yang terjadi adalah duel dua […]

  • Disdik Klarifikasi Langsung BKPSDM, Pastikan Surat Yang Beredar Hoaks

    Disdik Klarifikasi Langsung BKPSDM, Pastikan Surat Yang Beredar Hoaks

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, Jarrakpos.com – Surat yang beredar di kalangan tenaga pendidik terkait permintaan koordinasi mutasi ASN dipastikan hoaks. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam menegaskan dokumen tersebut bukan keluaran resmi pemerintah. Kepala Dinas Pendidikan, Nasrullah Padang, S.Pd.,SD, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan BKPSDM Kota Subulussalam. Hasil klarifikasi memastikan surat tersebut tidak sah. “Sudah kami cek […]

  • Program Seribu Jalan Mulus Dirasakan Warga, Walikota Dedy – Wawali Ronny Banjir Ucapan Terima Kasih

    Program Seribu Jalan Mulus Dirasakan Warga, Walikota Dedy – Wawali Ronny Banjir Ucapan Terima Kasih

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Warga Kota Bengkulu mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasih yang mendalam kepada Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing setelah sejumlah ruas jalan di berbagai kelurahan telah mulus diaspal. Program Seribu Jalan Mulus yang dicanangkan Pemkot dinilai telah memberikan manfaat nyata dan kemudahan akses bagi masyarakat. Faisal, warga Kelurahan Kandang […]

expand_less