Tak Hanya Urus Informasi Publik, Kadiskominfo Pacitan Dodik Sumarsono Siap Adu Racik Kopi di Festival Kopi
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan, Dodik Sumarsono.
Pacitan,JarrakPos.com-Festival Kopi Pacitan tak sekadar menjadi ruang untuk merayakan cita rasa dan aroma kopi lokal. Ajang ini juga menghadirkan keseruan tersendiri melalui lomba meracik kopi atau barista yang mempertemukan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan.
Salah satu pejabat yang akan turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan, Dodik Sumarsono. Ia dijadwalkan mengikuti lomba meracik kopi antar kepala OPD pada Jumat (9/10) malam.
Bagi Dodik, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menikmati suasana berbeda di luar rutinitas kedinasan. Jika sehari-hari berkutat dengan urusan komunikasi dan informasi publik, kali ini ia akan menjajal kreativitas di balik meja racik, beradu keterampilan dalam menyajikan secangkir kopi.
“Bagi saya, ini bukan sekadar lomba meracik kopi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjalin kebersamaan dan menikmati potensi kopi Pacitan. Yang terpenting adalah ikut memeriahkan festival dan mendukung kopi lokal agar semakin dikenal luas,”kata Dodik, Jum’at (9/10).
Lomba tersebut juga menjadi momentum bagi para kepala OPD untuk membangun kebersamaan dalam suasana yang lebih santai dan akrab. Di balik aroma kopi yang menguar, tersimpan semangat kolaborasi sekaligus upaya mendekatkan jajaran pemerintahan dengan potensi lokal yang patut dibanggakan.
Festival Kopi Pacitan diharapkan tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan budaya ngopi, mendorong kreativitas, serta mengangkat potensi kopi daerah agar semakin dikenal masyarakat luas.
Pada Jumat malam nanti, perhatian pengunjung pun tak hanya tertuju pada secangkir kopi yang tersaji, tetapi juga pada aksi para pejabat daerah yang mencoba menunjukkan kepiawaian mereka dalam meracik kopi.
Sebab, di festival ini, secangkir kopi bukan semata soal rasa. Ada kreativitas, kebersamaan, dan semangat untuk merayakan potensi daerah dalam setiap racikannya.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar