Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Status Terpidana Melekat, PN Bengkulu Tegaskan Berlaku di Seluruh Indonesia

Status Terpidana Melekat, PN Bengkulu Tegaskan Berlaku di Seluruh Indonesia

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menegaskan bahwa status terpidana melekat seumur hidup pada seseorang, kecuali ada putusan pengadilan yang membatalkannya. Dengan demikian, meski berada di wilayah manapun di Indonesia, status hukum tersebut tetap berlaku.

Hal ini disampaikan oleh Bidang Hukum dan Humas PN Bengkulu, Evi Wulandari, pada Selasa (19/8/2025). Menurutnya, surat keterangan tidak pernah terpidana hanya bisa diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat, disertai dengan kejujuran dari pemohon.

“Selama seseorang pernah dipidana dan menjalani pidananya, maka statusnya tetap pernah terpidana, di mana pun ia berada di Indonesia,” tegas Evi.

Ia menjelaskan, untuk mengajukan surat keterangan tidak pernah terpidana, pemohon wajib melampirkan SKCK dari kepolisian, pasfoto, dan mengisi blangko khusus yang disediakan PN. “Blangko tersebut harus diisi dengan jujur sesuai identitas pada KTP,” tambahnya.

Lebih lanjut, Evi menekankan pentingnya kejujuran dalam pengisian data. Jika seorang pemohon pernah terpidana, maka ia harus menjelaskan di mana pernah menjalani pidana dan berapa lama hukumannya.

“Kalau tidak diberitahu, maka kita akan cek melalui sistem e-Terang,” jelasnya.

Evi juga memaparkan bahwa e-Terang merupakan sistem yang dapat memverifikasi apakah seseorang pernah terpidana atau tidak. Oleh karena itu, data identitas yang digunakan harus benar-benar sesuai dengan KTP asli. “Perbedaan satu huruf atau angka saja bisa memengaruhi hasilnya,” tutup Evi. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Anna Fitri Hindriana Perempuan Pertama yang Menjadi Rektor “UNIKU”

    Dr. Anna Fitri Hindriana Perempuan Pertama yang Menjadi Rektor “UNIKU”

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Masa Jabatan 2026-2030. Pelantikan Rektor Universitas Kuningan Masa Jabatan 2026-2030 ini digelar Senin pagi (05/01/2026) bertempat di Gedung Student Center Iman Hidayat. Rektor Uniku Masa Jabatan 2021-2025, Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si., dalam sambutannya, jabatan rektor bukanlah simbol kehormatan […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

    BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho mendorong para pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) memanfaatkan keringanan iuran 50% program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang berlaku hingga Desember 2026 mendatang. Agung menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya […]

  • BPBD Pastikan Kuningan Masih Aman dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

    BPBD Pastikan Kuningan Masih Aman dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sebaran abu vulkanik. Meski demikian, hingga Senin, 7 September 2026, Kabupaten Kuningan masih dalam kondisi aman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan memastikan belum menerima laporan adanya wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. […]

  • SMK Negeri 2 Kota Kupang Hadirkan Tiga Program Inovasi Cerdas, Muhammad Tey: Spirit Positif Terus Dipertahankan

    SMK Negeri 2 Kota Kupang Hadirkan Tiga Program Inovasi Cerdas, Muhammad Tey: Spirit Positif Terus Dipertahankan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 1.725
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Kupang terus berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang siap pakai di dunia kerja. Komitmen SMKN 2 Kota Kupang diwujudkan melalui berbagai hal, misalnya dengan melakukan berbagai pembenahan hingga inovasi-inovasi yang berdampak positif dalam proses pembelajaran. Pelaksana tugas […]

  • Warga Lae Ikan Protes, Persoalkan Surat Kades Tanjung Mulia yang Jadi Dasar Usulan Pencoretan DPT

    Warga Lae Ikan Protes, Persoalkan Surat Kades Tanjung Mulia yang Jadi Dasar Usulan Pencoretan DPT

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS — Polemik pemilihan kepala kampong (Pilkades) Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, memanas. Sebanyak 35 warga mempersoalkan surat keterangan yang dikeluarkan Kepala Desa Tanjung Mulia, Pos Manik, terkait status domisili mereka. Surat bernomor 400.12.2.1/165/12.15 01 2002/VI/2026 tertanggal 25 Juni 2026 itu menyatakan bahwa 35 warga tersebut tidak berdomisili di Kampong Lae Ikan. Surat […]

  • Dua Rumah Milik Warga Cirebon Terbakar. Ini Penyebabnya.

    Dua Rumah Milik Warga Cirebon Terbakar. Ini Penyebabnya.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 183
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kebakaran dua buah rumah milik warga bernama Kunena dan Anasi yang beralamat di Blok Soka Rt. 002/002, Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon , Kabupatrn Cirebon. Minggu, 19 April 2026. Menurut keterangan Anasi tetangga Korban bahwa api terlihat sudah membesar di atas rumah bagian belakang, dan saat kejadian Kunena pemilik rumah sedang […]

expand_less