Rapat Sinkronisasi Data MBG Sekupang: Pastikan Ketepatan Sasaran Makanan Bergizi Gratis
- account_circle Habil
- calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

BATAM, jarrakpos.com | Dalam upaya memastikan ketepatan sasaran dan optimalisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Penerima Manfaat MBG. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/11/2025) di Ballroom Hotel Planet Holiday, Batam.
Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini mempertemukan berbagai unsur lintas sektor di Kecamatan Sekupang.
Daftar Kehadiran dan Pejabat Penting
Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci dan perwakilan instansi, antara lain:
- Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam: Hendri, S.Pd., M.Si.
- Koordinator SPPG Wilayah Kota Batam: Defri Renaldi
- Camat Sekupang: Erzan, SKM
- Kapolsek Sekupang: Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H.
- Koordinator SPPG Kecamatan Sekupang: Risa Mustika
- Bhabinkamtibmas dan seluruh Bhabinsa se-Kecamatan Sekupang
- Para Lurah se-Kecamatan Sekupang
- Perwakilan Puskesmas Sekupang
Arahan Program dan Standarisasi SPPG
Acara dibuka dengan sambutan dari Defri Renaldi, Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam. Defri menekankan bahwa sinkronisasi data ini vital untuk menjamin penyaluran MBG tepat sasaran dan lancar. Ia juga menyampaikan beberapa pembaruan dan evaluasi penting:
- Insentif SPPG: Setiap Sentra Pelayanan Pemberi Gizi (SPPG) akan diberikan insentif sebesar Rp6 juta per hari, tanpa ada batasan jumlah makanan yang disiapkan.
- Batasan Penerima Manfaat: Jumlah penerima maksimal adalah 2.000 orang per SPPG. Angka ini bisa bertambah hingga 500 melalui kegiatan Posyandu, dan bahkan mencapai 3.000 jika juru masaknya memiliki sertifikat resmi (chef).
- Akreditasi: Standarisasi SPPG di seluruh Batam dianggap sama, dan rencananya akan dilakukan akreditasi oleh Badan Gizi Nasional pada awal tahun depan.
- Operasional: Saat ini, Kecamatan Sekupang memiliki 16 SPPG, dengan sebagian besar sudah aktif beroperasi. SPPG yang baru diminta untuk menyesuaikan jumlah produksi demi menjaga kualitas makanan.
Manfaat MBG Dirasakan Siswa
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri, kemudian menyampaikan laporan dan arahan. Beliau mengonfirmasi bahwa dari 16 dapur SPPG di Sekupang, 15 di antaranya aktif dan melayani total 44.000 penerima manfaat di wilayah tersebut.
Hendri mengakui adanya kendala di lapangan, seperti beberapa yayasan yang enggan masuk ke sekolah-sekolah kecil karena jumlah penerima manfaat yang sedikit.
Namun, ia menegaskan dampak positif program ini jauh lebih besar:
“Anak-anak terlihat sangat senang saat menerima makanan bergizi gratis. Banyak orang tua yang bekerja tidak sempat menyiapkan makanan, sehingga program ini sangat membantu. Selain itu, anak-anak juga jadi bisa menabung karena uang jajannya berkurang,” ujar Hendri.
Rangkaian acara ditutup pada pukul 16.40 WIB setelah sesi pembahasan sinkronisasi data, diskusi, penandatanganan berita acara, sesi foto bersama, dan ISHOMA. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.(hbl)
- Penulis: Habil




Saat ini belum ada komentar